Istri Kecil 1milyar.

Istri Kecil 1milyar.
kesedihan keluarga..


__ADS_3

Azka menatap semua yang ada di dalam ruang itu. Seolah olah Azka meminta jawaban dari apa yang saat ini dia rasakan.


Azka menoleh ke hadapan istri nya dia melihat Tasya saat itu sedang menangis sesenggukan di dalam pelukan ayah nya.


" sayang" panggil Azka. Tasya pun menoleh menatap suami nya yang sudah mulai berkaca kaca..


Tasya langsung berlari memeluk tubuh suami nya, " tuan kau harus kuat, kata dokter kau masih bisa berjalan kembali asal kau harus rajin mengikuti terapi..


Tasya memegang kedua pipi Azka. Dan menghapus air mata nya." aku akan selalu berada di samping mu. Bagaimana pun keadaan mu aku akan setia bersama mu" lirih Tasya dan menumpahkan semua air mata nya. Bahkan Azka pun seperti itu.


Nyonya mariam dan tuan aditama pun ikut bersedih.


" aku sudah tidak bisa berjalan lagi. Sekarang aku adalah pria yang lumpuh" lirih Azka meneteskan air mata nya.


Tasya memeluk erat tubuh suami nya .


" tidak tuan. kau tidak lumpuh kau masih bisa berjalan. Jangan pernah berkata seperti itu..


Azka yang sudah mulai emosi melempar semua barang yang ada di meja nakas . Dan dengan tidak sengaja dia langsung mendorong Tasya..

__ADS_1


" Tasya" teriak nyonya mariam dan tuan aditama.


Tasya memegang perut nya yang begitu keram. " ahhkk.. Perut ku sakit ibu" lirih Tasya menahan sakit nya.


Azka yang sadar pun ingin turun tapi naas nya dia terjatuh dari atas brangkar nya..


" sayang" teriak Azka .dia khawatir terjadi sesuatu pada istri dan anak nya


" Azka . " teriak nyonya mariam saat melihat putra nya terjatuh.


tuan Aditama langsung menggendong menantu nya keluar dari ruangan itu . Tuan Aditama membawa Tasya ke ruangan pemeriksaan.


....


Sedang kan di ruangan Azka. Dia terus mengutuk diri nya Karena membuat Tasya kesakitan.


" nak . Nak Azka tenanglah" ucap nyonya mariam yang terus melihat Azka memukul diri nya.


" ibu ,aku adalah suami yang tidak berguna. Aku telah menyakiti istri ku. Aku bodh aku bodoh,bodoh" teriak Azka

__ADS_1


" Azka tenanglah nak. Tasya pasti baik baik saja" ucap nyonya mariam terus menenangkan Azka.


" ibu tolong bawa Azka di mana Tasya berada


Azka ingin menemani Tasya " ucap Azka.


" baiklah nak. Tunggu ibu panggil perawat untuk mengambil kan mu kursi roda " ucap nyonya mariam lalu berjalan keluar..


Tak lama datang seorang perawat sambil mendorong kursi roda. Dia memapah Azka untuk duduk di kursi itu . Setelah itu nyonya mariam lagi yang mendorong nya..


" ayah bagaimana keadaan Tasya" ucap Azka saat berada di belakang ayah nya.


Tuan Aditama melirik sekilas putra nya


" ayah harap ini adalah terkahir kali nya kau menyakiti nya. Jika suatu saat kau kembali menyakiti nya ayah akan membawa nya pergi dari hidup mu" ancam tuan Aditama yang membuat Azka terdiam.


" maafkan Azka ayah. Azka benar benar tidak sengaja. Azka begitu pusing memikirkan keadaan Azka saat ini yang tidak bisa berjalan." lirih Azka.


" tapi kau dengar sendiri kan bagaimana Tasya terus meyakinkanmu bahwa kau akan tetap bisa berjalan " geram tuan Aditama .

__ADS_1


Nyonya mariam memegang pundak suami nya . Menyuruh nya untuk tenang. . Mas tenang lah jangan seperti ini...


__ADS_2