
Kini waktu nya makan malam. Tasya yang sudah sedari tadi menunggu kedatangan Azka pun tak kunjung kelihatan.
Padahal malam ini Tasya memasak makanan spesial untuk suami nya. Entah dapat angin apa Tasya ingin memasakkan makanan untuk Azka. Apa mungkin itu karena permintaan calon anak nya.
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Tapi kedatangan Azka tak terlihat sama sekali , Tasya begitu gelisah dia terus memikirkan keadaan Azka.
" kemana dia. Kenapa belum pulang juga" batin Tasya..
" awas saja jika dia pulang nanti. Aku akan marah pada nya" ucap Tasya kembali mendudukkan pantat nya di sofa..
Deringan telfon mengalihkan pandangan Tasya. Tasya dengan cepat berdiri dan mengangkat telfon itu..
" hallo.. " ucap Tasya
" halo selamat malam nyonya.. Apa benar ini dengan keluarga bapak Azka" ucap seorang wanita di balik telfon itu..
Hati Tasya mulai tak karuan. Dia begitu takut terjadi sesuatu pada suami nya..
" iya benar. Saya istri nya" ucap Tasya pelan.
__ADS_1
" nyonya saat ini tuan Azka mengalami kecelakaan dan sekarang berada di rumah sakit Medika utama. Di mohon untuk nyonya segara datang ke sini...."
Seketika telefon yang di genggam Tasya terjatuh. Kegelisahan nya benar. Pasti terjadi suatu pada suami nya itu .
Bibi minu yang melihat itu langsung mendekat ke arah Tasya.
" nona ada apa" ucap bibi minu..
Dengan cepat bibi minu mengambil telfon itu " hallo ini dari mana"
" kami dari rumah sakit Medika utama. saat ini tuan Azka mengalami kecelakaan dan berada di rumah sakit . Kami meminta untuk keluarga segera ke sini..
" nona ayo kita ke rumah sakit sekarang. Tuan Azka membutuhkan kita di sana" ucap minu.
Tasya tersadar dari lamunan nya. Dia mengangguk dan segera berlari keluar ke arah mobil yang sudah di siap kan.
" nona jngan lari. Ingat anda sedang hamil..
" bibi tidak ada yang penting bagi ku sekarang kecuali keselamatan suami ku" ucap Tasya bercucuran air mata.
__ADS_1
........
Sesampai nya di rumah sakit Tasya kembali berlari untuk menuju ke ruang IGD.
"nona tunggu" ucap bibi minu..
Sedang dari arah kejauhan Tasya melihat ayah dan ibu mertua nya sedang menunggu di depan ruang di mana suami nya berada..
" nak Tasya" ucap nyonya mariam.
Tasya mendekat dengan langkah yang lambat. Air mata nya terus bercucuran membasahi pipi mulus nya itu .
" ibu. Bagaimana keadaan tuan Azka" lirih Tasya.
" nak dokter belum keluar kita tunggu saja yah sampai dokter nya keluar."
" ma kenapa ini terjadi " ucap Tasya..
" nak. Maafkan mama. Saat Azka masih di kantor mama menelfon nya untuk menjemput kami di sini. Karena supir pribadi papa saat ini sedang cuti. Kami mengabarkan Azka bahwa ayah sudah bisa pulang. Tapi naas nya saat di perjalanan Azka tidak melihat sebuah mobil trus yang melaju dengan kecepatan tinggi. Dan saat itu mobil yang Azka tumpangi terlempar begitu jauh. Syukur ada orang yang bisa mengeluarkan Azka dari mobil nya sebelum mobil itu meledak. Hiks hiks hiks" nyonya mariam terus menjelaskan kronologi kejadian itu pada menantu nya. Sedang kan Tasya yang mendengar itu tak kuasa menahan air mata nya..
__ADS_1