Istri Kecil Sang Pria Dingin

Istri Kecil Sang Pria Dingin
BELUM PERNAH


__ADS_3

...πŸ‘‘***makasih ya udah mau lanjut partπŸ‘‘...


...maaf ya upnya lama readrs...


...🌸🌸🌸 happy Reading 🌸🌸🌸...


...πŸ‘‘πŸ‘‘______________πŸ‘‘πŸ‘‘***...


dokter mengerutkan dahinya, dia tidak bisa berfikir lagi , bagaimana bisa dia menganggap hal sepele penyakit darah rendah kronis istrinya. ohh...ternyata cuma darah rendah😌


baru saja dokter ingin membuka mulut nya untuk mengeluarkan unek-unek nya tetapi hal itu tercegah lantaran zyla memanggil Arya dari dalam...


"mas Arya!! " panggil zyla


"kalau begitu saya kedalam dulu! istri saya memanggil" Arya langsung melangkah masuk


sesampainya didalam Arya melihat zyla tengah terbaring pucat. sebenarnya dia ingin meluapkan emosi nya tetapi dia urungkan karena tidak tega melihat kondisi zyla sekarang ini.


"kenapa kamu tidak memberitahu saya hmm?" tanya lembut


"aku malu!! " jawabnya polos


"malu? kenapa? saya suamimu bukan? lantas kenapa kamu harus malu? " tanya bingung


"apa perutmu masih sakit? " lanjutnya yang dijawab dengan gelengan oleh zyla


"bibirmu pucat sekali !! kamu harus makan biar tenaga mu pulih"titahnya sambil mengambil makanan di samping nya.


" aku tidak lapar! perutku masih terasa tidak enak! "zyla dengan nada lemah


" lihat nada bicaramu saja lemah, jika kamu tidak memberi asupan pada tubuh mu maka,akan sulit tubuh mu segera sehat "


"tapi___" terpotong


"sudah cepet bukan mulut mu, aku akan menyuapi mu" ucapnya sambil menyodorkan makan yang siap meluncur kemulut.


zyla pun akhirnya pasrah, Arya sangat susah untuk ditentang. zyla terpaksa memakannya hingga habis ya walau sebenarnya perutnya sangat terasa mual saat makan itu mendarat di perutnya.


memerlukan waktu yang sangat lama untuk zyla menghabiskan makanannya, Arya hanya bisa sabar menghadapi zyla agar zyla mau menghabiskan makanannya


"huh... akhirnya " ucap lega zyla saat makan di mangkuk itu sudah habis.


"sekarang kamu istirahat, sebenar lagi pagi. " Titah Arya yang dianggukin zyla


tak butuh waktu lama untuk zyla masuk ke alam mimpi, ya itu lantaran dia memang dari semalam belum tidur karena perutnya yang sangat sakit ditambah lagi perutnya kini dalam kondisi kenyang.

__ADS_1


🌼🌼🌼🌼


tepat pukul 8 dokter memeriksa kembali keadaan zyla.


"kondisi anda sudah membaik, anda sudah boleh pulang" dokter


"beneran dok" ucap zyla dengan mata berbinar


mengangguk "kalau begitu saya permisi" dokter pun pergi


Arya yang sedari tadi di samping zyla hanya diam tanpa ada niatan berkonsultasi dengan dokter.


"aku akan mengemasi barang-barang mu, kamu istirahat saja dulu sembari menunggu suster mencabut selang infus mu" ucap Arya sambil berkemas-kemas


tak berselang lama pun suster datang untuk mencabut jarum suntik zyla, setelah jarum suntik itu dilepas seketika tubuh zyla mendadak lemas.


"mas ayo pulang" zyla hendak turun dari bangkar nya


"berhenti!! "titah Arya membuat zyla tidak jadi turun.


" ada apa mas"zyla bingung


Arya langsung menghampiri zyla dan membopong tubuhnya. zyla sangat terkejut dengan tingkah Arya barusan, lantaran pria dewasa yang ia kenal sebagai sosok yang super dingin dan cuek bisa bersikap romantis.


sesampainya diluar, semua mata tertuju pada Arya yang tengah menggendong zyla. zyla yang berada di gendongan Arya lansung menyelipkan wajah nya didada bidang suaminya, sedangkan Arya hanya cuek saja.


🌼🌼🌼🌼


sesampainya di mansion, Arya menggendong zyla kembali menuju kamar mereka.


"kamu harus istirahat, saya akan menyuruh bibi membuatkan mu bubur. " titah Arya


"aku gak laper, aku pengen istirahat saja" ucap zyla dengan nada lemah.


"kamu baru saja lepas infus, badan kamu butuh nutrisi agar tidak lemas" tutur nya kembali


"hmm... " zyla pasrah


"saya mau kekantor, saya harap kamu tidak membangkang ucapan saya! " Arya yang langsung berlalu.


sepergian Arya, zyla langsung mencari HP nya. ia melihat bayak notifikasi whatsapp dari Erik.


...____CHAT____...


__ADS_1



setelah 20 menit, Erik sampai di mashion Arya.


Erik masuk ke kamar zyla di kawal oleh bodyguard suruhan Arya, sebelum mengizinkan Erik kesini zyla terlebih dahulu meminta izin kepada suaminya.


sebenarnya Arya tidak suka jika zyla bertemu dengan Erik tetapi dia untuk menjaga image nya didepan zyla agar tidak terlihat terlalu posesif akhirnya ia mengizinkan nya.


"zyl, lho gak papa? apanya yang sakit? kenapa kamu bisa masuk ke RS lagi" tanya Erik yang sudah seperti trek gandeng karena sangking khawatir nya.


"Erik!! kamu tu ya, dateng dateng bukannya ngibur gue malah bikin kepala ku pusing" ucap zyla


"iya iya maaf" Erik


"kenapa kamu bisa sampe dibawa ke RS?" tanyanya kembali


"aku datang bulan. aku lupa beli obat, jadinya aku kekurangan darah deh" jelas zyla


"kamu gak minta om Arya beliin apa? " emosi Erik


"aku malu Rik, jadi aku sembunyi agar mas Arya gak ngeliat aku sakit, tapi untung nya mas Arya peka dan langsung bawa aku ke RS"jelasnya kembali


" kenapa kamu pakek malu sih zyl, dia kan suamimu. lho belum pernah di grape-grape om Arya apa? "tanyanya Nyeplos


" belum"Jawab zyla polos


"what!! jadi lho belum malam pertama dong sama om Arya " tanyanya kembali penuh penasaran


"maksudnya anu anu" zyla memperjelas


mengangguk "lho belum pernah? " tanyanya kembali


"belum, jugaan kan gue belum siap. mana belum cinta lagi" ucap nya


"widih... salut gue sama om Arya, bisa nahan diri sekuat itu dia. kalo gue jadi om Arya, bukan gue grape-grape lagi zyll, udah gue eksekusi lho" Arya dengan ekspresi tk percaya.


"dih... dasar mesum" zyla memukul Erik dengan bantal guling nya.


🌼🌼🌼🌼


...πŸ‘‘**jangan lupa volt nya ya...


...πŸ‘‘komen agar cerita ku bisa lebih baik lagi......


...WAJIB TINGGAL KAN JEJAK...

__ADS_1


...jangan bosen dukung aku ya**......


...🐼🐼🐼 LANJUT PART 🐼🐼🐼...


__ADS_2