
...makasih udah mau lanjut part๐ฅฐ...
...jangan lupa follow akun ku & vote nya ya......
...HAPPY READING ๐...
...___________________...
sesampainya Arya di ruangan zyla matanya langsung tertuju wanita yang dipasangi berbagai alat medis ditubuh nya. hati Arya semakin terasa hancur melihat itu semua...
meraih tangan zyla lalu mencium nya dengan sangat lama....
"maafkan saya!! " liriknya
"saya janji akan menjagamu sampai kamu sadar" ucapnya yang lalu menidurkan kepalanya diatas bangkar zyla.
๐ผ๐ผ๐ผ
PAGI HARI
tepat pukul 05:00 Arya mengerjakan matanya, dia melihat kondisi zyla yang masih sama belum ada perubahan...
"saya tinggal sebentar, saya mau ngambil air wudhu " Arya mengelus kepala zyla sekilas dan langsung berlalu...
skipp...
selesai sholat Arya mengambil Al-Quran entah dari mana dia dapat nya. Arya membacanya disamping zyla....
ayat yang dilantunkan Arya sangat merdu, yah wajar Arya adalah lulusan hafidz dulu. Arya sangat menikmati sering huruf yang ia baca, tetapi tiba-tiba berhenti membaca.....
tangan zyla bergerak, membuat mata Arya berbinar. Arya langsung memencet tombol nurse coll untuk memanggi dokter...
tak lama kemudian dokter datang dan langsung memeriksa keadaan zyla.....
"bagaimana keadaan istri saya dok" ucapnya cemas
tersenyum "ini sungguh sebuah mukjizat, istri anda sudah melewati masa kritisnya" dokter
Arya seketika langsung mengembangkan senyum nya dan langsung memeluk istrinya...
"suster tolong pindakan pasien ke ruang rawat" pinta dokter yang dianggukin oleh suster
"permisi tuan, kami ingin memindahkan istri anda ke ruang rawat" ucap perawat
(mengangguk)
๐ผ๐ผ๐ผ
Lokasi shot
Erik sudah Stanbeck di lokasi shot, seperti biasa ia selalu datang lebih awal Sebelum zyla...
"udah siap" tanya poto grafer
"udah" Erik
"yok!! udah ditunggu Mr Roy tuh"
"lah... zyla gimana? "
"udah gak usah mikirin zyla, cepet udah ditunggu Mr Roy "
"hmm... " jawabnya yang langsung berlalu
skipp...
"selamat pagi Mr"
"eh Rik, pagi!! "
"gimana udah siap? "
"always donk Mr" jawabnya sambil mengibaskan kerah jaketnya...
__ADS_1
"oke kalo begitu, ini adalah baju yang akan kamu shot kan nanti"
"hmm... oke, eh... Mr!! zyla kok belom dateng ada ngasih kabar gak ke mr"lanjutnya
" oh zyla, dia lagi izin. kata suaminya dia lagi sakit "
"SAKIT!! kok zyla gak ngasih kabar ke aku ya Mr? "
"emang kamu siapa? " tanyanya sambil tertawa terbahak-bahak
(mengerucutkan bibitnya)
"udah-udah sana cepat ganti bajumu" titah Mr Roy
selesai mengganti pakaiannya, Erik langsung ke tempat pemotretan...
*CEKREK
CEKREK
CEKREK*
"akhh... Rik, kok kamu gak fokus sama sekali sih. jelek semua ini fotonya!! " fotografer
Erik memang sadari tadi gak bisa fokus lantaran kepikiran terus dengan kondisi zyla, apalagi saat kemarin dia melihat zyla mimisan parah dilokasi shot yang membuat para rekan rekan jurnalis, editor, fotografer, bahkan Mr Roy sangat panik....
"sorry ,sorry"
"kita coba sekali lagi fokus!! "tegas fotografer
(meletakkan kamera dimatanya)
" fokus!! fokus!! yah tahan!! 1....2....CEKREEK"
๐ผ๐ผ๐ผ
Arya masih setia menunggu zyla di sampingnya, menggenggam tangan zyla berharap agar dia cepat sadar....
ke fokusan Arya membuat ia tak sadar suara pintu terbuka...
"permisi tuan! saya ingin memeriksa keadaan istri anda" ucap dokter yang tidak mendapat tanggapan dari Arya
"tuan!! " panggil dokter sambil memegang pundak Arya yang membuat si empu terjingkat kaget.
"eh.. iya dok, maaf... mau periksa zyla ya. silahkan " ucapnya yang lalu memundurkan diri
suster by like : "duh.. ganteng nya... pangeran atau manusia sih!!"
"gimana keadaan istri saya dok" ucapnya penasaran
"istri anda sudah membaik, mungkin sebentar lagi akan sadar" ucap dokter yang membuat Arya senang bukan main...
belum sempat Arya mengekspresikan kebahagiaan nya tiba-tiba...
"ssttt... akhhh... " suara desisan keluar dari mulut zyla
dokter pun langsung memeriksa keadaan zyla yang terpejam itu...
"akhh... sakit!! " zyla memegang erat kepalanya
"istri saya kenapa dok!! " tanya Arya panik
"saya juga tidak tau, mungkin ini efek dari minuman itu" ucap dokter heran
"suster beri pasien obat penenang!! "
tak membutuhkan waktu lama, zyla langsung kembali terpejam. kini perasaan Arya kembali cemas seperti semula, ia sangat menyesali perbuatan nya...
__ADS_1
"I'm sorry little wife" ucapnya mencium kening zyla
๐ผ๐ผ๐ผ
TINGTONG
"Erik!! ada apa? " bodyguard
"zyla ada Om"
"nona zyla dan tuan Arya tidak ada dirumah"
"kemana mereka? "
"privasi!! sudah sana pergi!! " usir kasar bodyguard
"dih Om!! orang tanya baik-baik malah nyolot!!" omelnya
" aku dapat kabar dari Mr Roy katanya zyla sakit, jadi aku kesini buat jenguk dia!! "
" yah nanti saja kalo mereka sudah pulang kamu jenguk nya, itupun kalo dibolehin sama tuan Arya hahaha!! "
"ya udah ni aku titip buat zyla!! " ucapnya sembari menyodorkan bingkisan
(berfikir sejenak)
"eh... gak jadi deh Om, entar Om malah Om makan lagi... " Erik menarik lagi bingkisan nya dan langsung melenggang pergi tanpa pamit
๐ผ๐ผ๐ผ
MALAM HARI
mata cantik itu mulai membuka sedikit demi sedikit, menangkap langit-langit yang berwarna putih...
Arya yang baru keluar kamar mandi langsung terkejut, dan langsung memeluk tubuh zyla...
"akhirnya kamu sadar!! " lirihnya
"maafin saya!! " ucapnya sambil mendekap pipi zyla...
"om kenapa? maksud om? maaf apa? " tanyanya bingung
"kamu gak inget? " tanya balik Arya
"inget apa? seharusnya aku yang bertanya kenapa aku bisa ada di sini? "
"apa? dia beneran lupa? aneh sekali!! " batin Arya
"emm... bukan apa-apa. kepala mu masih sakit"
"dikit!!. emang apa yang terjadi sih Om? "
"kamu kepleset terus jatoh" bohongnya
"emm... gitu"
Arya pun langsung memencet tombol nurse coll. tak berselang lama pun dokter datang dan langsung memeriksa zyla...
"gimana keadaan istri saya dok"
"dia sudah membaik, besok dia sudah boleh pulang"
"dok tapi dia lupa dengan kejadian sebelum dia pingsan" ucapnya frustasi
"tidak papa, istrimu biasa mengalami hal ini" ucap dokter santai
"maksudnya? " bingung
(menjelaskan)
......JANGAN LUPA VOTE NYA YA.......
...LANJUT PART YA......
__ADS_1