
...makasih udah mau lanjut part๐ฅฐ...
...jangan lupa follow akun ku & vote nya ya......
...HAPPY READING ๐...
...___________________...
Arya dengan mobil kesayangan nya berhenti tepat didepan gedung mewah yang tak lain tempat zyla foto shot...
disana banyak sekali wartawan jadi terpaksa Arya harus menutup plat mobil dan menggunakan penyamaran...
diluar sana sudah ada Erik yang menunggu zyla turun dari mobil, Arya sebenarnya tidak suka dengan prilaku Erik tapi saat ini dia tidak bisa berbuat apa-apa...
setelah zyla turun dari mobilnya Arya langsung melajukan mobil nya meninggalkan area gedung itu.
"zyl yok masuk" ajak Erik sambil menggandeng tangan zyla
foto shot Erik dan zyla kali ini tidak seperti foto shot biasanya, karena di acara foto shot mereka dihadiri beberapa awak media yang ingin meliput kegiatan mereka
"zyla, Erik, kali ini kalian menerima banyak orderan barang-barang brend ternama. jadi waktu istirahat kalian terpaksa di ulur hingga selesai. saya harap kalian mengerti" ucap Mr Roy
"tapi Mr, zyla baru sembuh!! " ujar khawatir Erik
"gak papa rik" zyla berusaha meyakinkan Erik
"baik Mr kami mengerti" tegas mereka berdua
๐ผ๐ผ๐ผ
zyla dan Erik melakukan foto shot yang sudah diinstruksikan oleh foto grafer. semua awak media sibuk masing-masing dengan jurnalis mereka sendiri sendiri...
1 jam kemudian
zyla tampak sangat pucat, Erik yang menyadari itu langsung menegur zyla
"zyl!! lho gak papa? " tanya Erik
"kepala gue pusing, Rik" keluhnya
"zyla Erik kalian tolong bertahan, sebentar lagi selesai" ujar Mr Roy
disaat foto shot terakhir zyla sudah sudah tidak kuat lagi menahan keseimbangan tubuh nya, Erik yang melihat zyla hampir terjatuh langsung menangkapnya. tapi karena posisi mereka sama-sama capek mengakibatkan Erik tidak bisa menahan keseimbangannya dan ikut terjatuh juga.
Brukkk
wartawan yang awalnya sedang meliput mereka sontak kaget dan langsung buru-buru mengabadikan momen Erik dan zyla itu...
__ADS_1
"zyl, lho gak papa? " tanya cemas Erik
"kepala ku sakit, Rik" ucapnya sambil bersandar di dada Erik
"heh... kalian ngapain malah bengong disitu!! cepat bantu mereka!! " ucap kesal Mr. roy kepada asisten asistennya.
sebagian bodyguard menghalau wartawan sebagian lagi mengamankan lokasi. sedangkan zyla dan Erik sudah dibawa ke ruangan untuk diobati.
"zyla, kamu tidak papa? " tanya cemas Mr Roy
"tidak Mr, kepala ku hanya sakit biasa" ucapnya dengan memegang kepala nya
"zyl, udah kamu minum obat mu? " tanya Erik yang berada disamping nya
"hmm... barusan" jawab zyla sambil memejamkan matanya
"apa perlu ke RS? aku khawatir sama keadaan mu! " lanjut erik
"tidak perlu!! aku udah biasa kayak gini" tolak nya
๐ผ๐ผ
sedangkan disisi lain seseorang tengah fokus melihat siaran TV bersama seorang wanita, yah... laki-laki itu tidak lain adalah Arya dan shelin
"sayang udah lama banget ya kita gak kayak gini? keinget dulu kita waktu masih di Amerika kita sering ngabisin waktu bareng" ucap shelin sambil memeluk tubuh Arya
"hmm... aku juga " jawab Arya antusias
"sayang kamu kenapa? " tanya shelin bingung
shelin meniti mata Arya yang fokus pada berita di TV itu...
"tenang sayang! itu hanya berita biasa, kamu tidak perlu cemas! idol memang sering melakukan itu, apakah kamu salah satu fens berat mereka? " tanya santai shelin
bukannya menjawab Arya malah langsung pergi, shelin yang ditinggal merasa bingung dengan sikap Arya yang menurutnya terlalu berlebihan kepada seorang Idola
"apa sebegitu ngfens nya dia, sampai dia semarah itu? "gumamnya setelah kepergian Arya
๐ผ๐ผ
mobil Arya mmelaju begitu kencang dijalan raya, fikiran nya terfokus pada emosi nya...
" brani sekali dia menghianati saya!! "ucapnya penuh penekan
sesampainya dilokasi Arya langsung masuk tanpa memikirkan kondisi saat ini sedang banyak wartawan, wartawan yang melihat kehadiran Arya sontak langsung menghampirinya...
Arya yang dibakar oleh api cemburu, langsung meluapkan pada wartawan yang ada disana!!
mengambil salah satu kamera jurnalis dan menghantam kan ke kamera jurnalis yang lain, hingga mengakibatkan kamera mereka rusak parah...
__ADS_1
setelah melakukan aksinya Arya langsung masuk kedalam menghampiri zyla...
BRUKK... BRUKK... BRUKK
Arya menghajar Arya habis habisan hingga babak belur hingga membuat staf serta zyla berteriak spontan
"Om Arya!! hentikan om!! " cegah zyla yang membuat Arya membatalkan sebuah pukulan lagi mendarat ditubuh Erik
menghempas tubuh Erik lalu menghampiri zyla dengan tatapan mematikan!!
PLAKK
satu tamparan keras mendarat dipipi zyla yang membuat nya hingga terjatuh
"DASAR ISTRI KURANG AJAR!! " ucapan Arya sontak membuat semua staf kaget
"APA MAKSUD KAMU BERMESRA MESRAAN DI DEPAN AWAK MEDIA HA!! KAMU ANGGAP SAYA APA!! FIGURAN IYA!!"
"JADI TUJUAN MU NGOTOT TIAP HARI KE LOKASI SHOT INI!! " Arya sudah tidak sanggup lagi menahan air matanya
zyla sangat kaget dengan sikap Arya, ini adalah kali pertama Arya benar-benar marah kepada nya. hingga tidak memikirkan kondisi dan situasi.
dengan sisa tenaga yang masih ia miliki zyla berusaha bangkit....
"Om!! Om ini cuma salah faham!! ini tidak seperti yang om fikir kan!! itu semua hanya kecelakaan om" jelas zyla dengan air mata yang sudah membasahi seluruh wajah nya
"SALAH FAHAM? KECELAKAAN KAMU BILANG? SAYA PUNYA MATA!! SAYA PUNYA OTAK!! SAYA BUKAN ANAK KECIL YANG BISA KAMU KIBULIN!! " SENTAK NYA SEKALI LAGI
"Oomm!! hiks... zyla gak ngibul, zyla gak bohong!! kalo om tidak percaya tanya aja sama staf atau om Roy!! om jangan marah zyla takut Om" ucapnya dengan nada terisak
"TAKUT!! APA YANG KAMU TAKUTI DARI SAYA HA!! "
"om kok nyomot gitu"
"KENYATAANNYA MEMANG BEGITU KAN!! "
"tuan Arya___" panggil Mr Roy terpotong
"DIAM!! URUSAN SAYA DENGAN DIA BUKAN ANDA!! " SENTAK NYA MENUNJUK TAJAM MR ROY
"saya benar-benar kecewa sama kamu!! ucapnya dengan nada rendah namun penuh penekanan lalu melenggang pergi
" Om Arya... om... sttt... ah"ucapnya sambil memegang kepala nya
para staf langsung menangkap tubuh zyla yang hampir jatuh. zyla pingsan dengan darah keluar hebat dari hidungnya, mereka yang khawatir dengan kondisi zyla langsung membawanya ke RS...
sedangkan disisi lain, Arya sudah berada di gang sempit langsung membogem tembok yang menghimpit gang itu bertubi-tubi hingga darah bercucuran dari tanganya.
setelah meluapkan emosinya Arya bersandar di tembok itu dengan perasaan kacau
__ADS_1
......JANGAN LUPA VOTENYA YA๐......
...LANJUT PART YA๐ฅฐ...