
...makasih udah mau lanjut part๐ฅฐ...
...readers jangan lupa follow akunku ya.......
...dan maaf kalo author telat terus update nya karena author lagi ada persiapan perpisahan habis ujian praktek.......
...oh iya, vote nya mana nih? vote kalian juga pendukung semangat author kalian ini untuk update lho ๐๐...
...HAPPY READING ๐...
...___________________...
Arya masih membeku ditempat, tidak bergeming sedikit pun, raut wajah syok masih tercetak di mukanya.
"iya sayang, ini aku. shelin! " ucap wanita itu yang masih memeluk Arya
raut wajah Arya kini berubah bahagia, senyum nya mengembang lebar.
"shelin aku sangat merindukan mu" ucap Arya membalas pelukan erat itu
"tapi bagaimana bisa? jika jika ini kamu lantas jenazah itu...? " Arya
"aku disekap ar! Tio sudah nyekap aku selama ini! dan soal jenazah itu, itu adalah akal-akalan anak buahnya Tio!! hiks... hiks" jelas shelin
"Tio!! " Arya mengepalkan kedua tangan nya, matanya memerah menahan amarah
"bangsat!! dimana dia sekarang!! " ucapnya penuh emosi
"dia sudah di eksekusi mati oleh polisi"
"akhhhh... " teriaknya memukul meja dengan sangat kencang
"sudah jangan pikirkan itu. sekarang yang penting adalah aku sudah kembali, dan kita buka lebaran baru bersama-sama seperti yang kita rencanakan dulu" ucap shelin kembali memeluk Arya
DEGGG
"shel!! " ucapnya melepaskan pelukan shelin
__ADS_1
"hmm... iya ada apa ar?" shelin
"shel, aku____" terpotong
"sstttt... aku tau!! kamu kangen kan!! " potong nya sambil menutup mulut Arya menggunakan jarinya
"sekarang tidak ada yang akan misahin kita lagi, aku sangat mencintaimu dan aku harap kamu juga begitu" ucapnya yang kembali memeluk Arya
DEGGG
jujur saja saat ini Arya masih mencintai shelin, mantan pacarnya. tapi walau bagaimana pun dia sudah mempunyai istri yang harus ia jaga hatinya...
"aku sangat merindukan nya! sepertinya ini bukan momen yang tepat untuk membicarakan soal hubungan ku dengan zyla" batinnya sambil membalas pelukan shelin
"aku seneng deh bisa jadi sekertaris pribadi kamu, jadi kita akan selalu menghabiskan waktu berdua terus deh" ucapnya girang
(membalas dengan senyuman)
๐ผ๐ผ๐ผ
Erik sangat bingung dengan sikap zyla dari tadi pagi, pasalnya zyla yang ia kenal always smile sejak tadi pagi hanya memasang wajah dingin.
bahkan saat melakukan foto shot wajah dewasalah yang ia tampakkan, ya walaupun Mr. roy sangat menyukai nya....
"zyl, lho ada masalah? " tanya Erik
menggeleng "i'm it's okay" jawab nya dengan senyuman
Erik sudah bertahun-tahun kenal zyla, Erik tau zyla sekarang tidak dalam keadaan baik baik saja. bahkan Erik tau senyum yang diberikan zyla bukan senyum kebahagiaan....
"emm... ayo kita beli es krim mau? " tawarnya dengan maksud membujuk
menggeleng " enggak, makasih"balasnya dengan tatapan fokus pada layar HP nya
menghembuskan nafas kasar, lalu menarik zyla agar menyerong menghadap ke arah nya
"zyl, lho kalo ada masalah cerita ke gue. gue sahabat lho, gue siap jadi Sandaran buat lho" ucap Erik penuh penekanan
__ADS_1
menatap fokus manik mata Erik, terlihat jelas tanda ketulusan dari sorot matanya. tapi zyla tidak semudah itu tergoyah, dia tetap pada pendiriannya. baginya masalah pribadinya ada privasi nya...
"makasih ya udah mau jadi sahabat gue, lho adalah orang yang sangat tulus nerima gue untuk saat ini di hidup gue. maaf ya kalo gue belum bisa jadi sahabat yang baik buat lho" ucapnya dengan tatapan dramatis
deggg
ucapan zyla barusan sungguh menyentuh hati Erik. bagaimana bisa, orang yang dianggap Erik selalu manja,bobrok dan ceroboh bisa mengucapkan kalimat sepuitis itu...
"huh... zyl...." Erik langsung memeluk zyla
"lho ada masalah apa hmm... " tanyanya sekali lagi sambil mengelus surai rambut zyla
menggeleng "gue pengen seperti ini Rik" ucapnya sambil memeluk Erik.
"Rik.... " panggilnya
"hmm... "
"lho kayak kak EL, aku rindu sama dia"
"kalo lho kangen sama kak EL, lho boleh kok meluk gue semau lho, untuk ngobati rasa rindu lho ke dia"
"makasih ya Rik" zyla mempererat pelukan nya...
"gue ikhlas zyl, lho anggep gue sekedar kakak asal gue bisa selalu deket sama lho. dan gue harap hati lho akan berpindah ke gue, bukan ke om sialan itu" batin Erik
zyla merasa sangat nyaman berada di dekapan Erik, zyla merasa kalo sekarang ada sosok pengganti EL.
zyla dulu sebelum menikah dengan Arya, EL selalu memperlakukannya seperti ini saat dirinya dalam keadaan tidak baik-baik saja
sedangkan disisi lain, disaat zyla dan Erik sedang berpelukan seorang juru kamera wartawan sedangkan memotret momen kebersamaan mereka, tanpa sepengetahuan mereka.
......JANGAN LUPA VOTE NYA YA... ......
...KOMEN-KOMEN DONG BIAR KELIATAN RAME, TAPI YANG SOPAN YA......
...LANJUT PART YA......
__ADS_1