
Lenka sarapan dengan kedua mertuanya dan tanpa adanya Nolan. "Nolan kemana, kenapa kamu tidak tahu dimana suamimu "tanya sang ibu.
"Nolan tidak mengirim pesan padaku ma, aku telpon tidak di jawab dan takutnya sedang istirahat "jawab Lenka.
"Ibu saranin kamu sering-sering masak untuk suamimu agar tidak di rebut wanita lain, dan Nolan betah dengan mu "
"Terima kasih atas saran nya ma "menahan kesal. Nolan melihat Rachel yang berjalan sedikit pincang, dan dengan mengenakan kemeja besar hitam miliknya.
Dan rambut hitam di gelung. Nolan berjalan ke arah Rachel dan menggendong nya, Rachel tersenyum dan mencium sekilas bibir Nolan.
Sang empu membalas ciuman tersebut dengan ******* dan mendudukkan nya di kursi sebelahnya. "Ini untukmu "memberikan paket.
"Apa ini "penasaran Rachel membuka paket tersebut. "Pasti kamu suka "melihat wajah Rachel. "Wah...laptop sungguh "kaget Rachel.
"Laptop lama ku sudah tidak bisa di pakai lagi. Terima kasih "memeluk erat leher Nolan dan menciumnya bertubi-tubi. Nolan hanya tersenyum dan memeluk pinggang Rachel yang asik dengan laptop barunya.
"Aku harus bekerja "ujar Rachel. "Libur saja kan *nu-mu masih sakit "ucap Nolan.
__ADS_1
"Aku bisa menahannya dan aneh jika aku libur, aku model baru udah bolos-bolos aja "berdiri dari duduknya. Nolan kembali menggendong membantu Rachel agar sampai ke kamar.
CLAYTON ENTERTAIMENT
"Rachel ada dengan mu, kenapa jalan mu pincang "tanya Samudra. "Am....aku kepleset "bohong Rachel.
"Apa kamu baik-baik saja untuk melakukan pemotretan "tanya fotografer. "Aku baik-baik saja "ujar Rachel.
Kini Rachel kembali pemotretan untuk majalah fashion lagi, dan sorenya Rachel pemotretan si outdoor. Sore hari Nolan diam-diam memperhatikan Rachel dari jauh tengah proses photo.
Rachel sedang makan mie cup dengan nikmat dan bercengkerama dengan pekerja lainnya. Selesai dengan acara makan sore bareng Rachel izin pulang dahulu dan menuggu taksi lewat.
Namun sebuah mobil berhenti di depan nya dan kaca mobil terbuka menampilkan wajah Nolan. Rachel masuk ke dalam mobil dan mengandeng tangan Nolan.
"Kamu sungguh menjaga ku, manis sekali "mendongak melihat Nolan. "Muach "mencium kening Rachel. "Kita mau kemana "tanya Rachel.
"Kamu tidak lelah habis bekerja "tanya balik Nolan. "Tidak asal bersama mu "Rachel tersenyum.
__ADS_1
"Bagaimana kabar menikah "
"Sungguh...tapi Lenka "ucap lirihnya. "Semuanya sudah di atur "senyum Nolan mencium tangan Rachel.
^^^Sebenar lagi....tunggulah aku ayah, dalam hati Rachel ^^^
Singkatnya pernikahan Nolan dan Rachel secara diam-diam, dan sekarang keduanya proses memasangkan cincin dan keduanya sudah menjadi suami-istri.
Nolan mencium bibir Rachel lembut yang di balas Rachel pula. Tentu saja ada saksi di pernikahan Nolan dan Rachel. "Kamu dimana sih, masa lembur dan tinggal di kantor, ibumu ngiranya aku gak urus kamu dengan baik "kesal Lenka di sebrang telp.
"Lenka dengar..., aku banyak sekali pekerjaan yang harus aku urus sendiri. Dan jangan dengarkan ucapan ibuku nantinya malah buat kamu stres "melihat Rachel berjalan ke arah nya dengan lingerie merahnya.
"Kamu cepat pulang "marah Lenka. "Iya-iya sabar ya, besok aku pulang sudah dulu ya aku banyak sekali pekerjaan "memegang tangan Rachel dan memangku nya.
"Ya sudah, aku tunggu "menutup telpon. Nolan mentransfer ke rekening Lenka agar tidak marah-marah padanya. "Kamu banyak pekerjaan, kalau begitu "ujar Rachel.
"Itu hanya alasan "ucap cepat Nolan. "Hari ini aku akan menghabiskan waktu dengan mu "mencium Rachel lembut.
__ADS_1