
...25.08.22...
^^^🌹🌹🌹^^^
Sampainya di sana Samudra melepas helm Charlotte. "Aku pulang "tanpa melihat Charlotte.
"Jangan pulang dulu, mampirlah sambil aku jelaskan semua pertanyaan mu "memegang tangan Samudra.
"Baiklah "turun dari motor. Charlotte tinggal sendiri di rumah susun tersebut ( kontrakan ) berlantai 5 tingkat.
Semua keluarga Charlotte ada di kampung, jadi Charlotte merantau di ibu kota. Charlotte menyiapkan makan malam dan menyalakan TV agar tidak sunyi di antara ia dan Samudra.
"Makanlah dulu, baru bisa kita ngobrol panjang "titah Charlotte. "Baiklah "mengambil makanan dan makan dengan lahap.
Setelahnya....
"Maaf aku casting tanpa sepengetahuan mu "ujarnya. "Itu hakmu, aku tidak bisa melarang keinginan mu karena di antara kita hanya sebatas pacaran, bukan suami istri "bersandar di kursi.
"Aku kaget kamu jadi lawan mainku "melihat Charlotte. "Begitu pun dengan ku "memegang tangan Samudra.
"Sebentar lagi kita akan punya kesibukan masing-masing, sebelum kamu terkenal kamu harus pindah takutnya nanti ada penguntit "duduk tegab.
"Ahh...hmm uangku belum terkumpul banyak apa lagi aku harus kirim ke ibuku "menunduk.
"Aku akan bantu, dan kita akan sering bertemu "melihat Charlotte. "Aku akan membantu mu, jangan pikirkan masalah uang oke "mengelus kedua pipi Charlotte.
__ADS_1
"Terima kasih "memeluk Samudra erat. Samudra mengelus punggung kekasih nya dan menciumi kepala Charlotte lembut.
Samudra dan Charlotte melepaskan pelukan mereka dan untuk sesaat saling pandang. "Istirahatlah, aku akan pulang "ujar Samudra.
"Tidak menginap "mencium sekilas Samudra. "Baiklah..."mencium lembut Charlotte dan menggendong nya ke dalam kamar.
Ceklek
"Hah "lelah Rachel menutup pintu.
Kring....
"Ah apa lagi "mengangkat telepon.
"...."
Rachel menyimpan tas dan masuk ke dalam kamar mandi karena gerah dan penuh keringat. "Bu...minum obatnya "ucap Mawar.
"Kakak mu tidak tinggal di rumah "ujar Helen. "Mm...itu kakak tinggal sendiri, karena lebih dekat dengan pekerjaan nya "jawab Mawar.
"Bu...aku bukan anak kecil lagi, kenapa hubungan ibu dan kak. Rachel tidak sehat begini "melihat ibunya.
"Hiks "meneteskan air mata. "Ini salah ibu..,seharusnya ibu tidak terbujuk rayu ayah Rachel hingga melahirkan Rachel dan ayahnya meniggalkan kami "
"Apa..."kaget Mawar. "Saat ini ibu belum mau mengingat nya. Jika ibu tenang baru akan ceritakan semuanya "memegang tangan Mawar.
__ADS_1
...Jadi kak. Rachel bukanlah putri kandung ayah Miles, pantas saja perlakuan ayahku pada kak. Rachel sangat berbeda. Dalam hati Mawar ...
Ting...
"Ada apa nak "tanya Helen. "Ini...kak. Rachel mengirimkan uang "jawab Mawar.
SEMENTARA ITU
"Hah..."puncak Rachel dan Nolan. Rachel mendorong pelan Nolan, dan langsung membalikkan badannya dari Nolan dan langsung menutup matanya.
"Ada apa...bicaralah padahal kamu marah, kesal padaku "berbaring di samping Rachel. "Ceritakan padaku, atau luapkan emosimu padaku "memegang bahu Rachel.
Rachel hanya diam dan meremas selimut dan menangis dalam diam. Nolan mendekat ke arah Rachel dan memeluknya dengan erat. "Kamu mau bulan madu atau liburan "tanya Nolan.
Rachel bangun dari tidurnya dan menghapus air mata. Nolan pun duduk di samping Rachel yang suasana hatinya berubah entah sebab apa.
"Tolong jangan menemui Lenka untuk saat ini, aku masih marah padanya tetaplah tinggal di sini bersama ku "memegang tangan Nolan.
"Apa yang di bicarakan Lenka padamu "mengelus pipi Rachel. "Aku sedang sangat marah padanya, tolong jangan tinggal bersamanya dulu ya "pinta Rachel memeluk erat Nolan.
Nolan mengelus bahu istrinya nya dan mencium puncak kepala Rachel. "Baiklah....mau sampai kapan aku tinggal disini "tanya Nolan. "Satu minggu cukup "ujarnya.
...Lihatlah Lenka, kamu akan tahu sendiri aku menikah dengan suami mu, dan hati Rachel ...
Nolan memeluk erat Rachel dan menenangkan suasana hati Rachel.
__ADS_1
...Aku berpura-pura marah saja Nolan terbawa akting ku, dalam hati Rachel ...
Rachel melepaskan pelukannya dan memakai kemeja milik Nolan, dan Nolan hanya memakai celana nya. Keduanya berjalan ke arah dapur karena perut mereka lapar.