Istri ku putri seorang bangsawan

Istri ku putri seorang bangsawan
EPS 13


__ADS_3

Esok hari nya Nanda sudah menyiapkan diri untuk melamar pekerjaan di sebuah perusahaan ternama di Dubai, dia berpikir karena sebentar lagi dia akan lulus dari sekolah nya dan tidak mau jadi pengangguran di rumah teman nya itu akhirnya dari jauh jauh hari dia mencoba mencari di internet perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.


"hai nyonya jalebi..... mau kemana kau buru buru sekali.....!!" kata Anushka dari meja makan sambil bertolak pinggang memanggil Nanda yang tampak tergesa gesa


"maaf nyonya ladoo..... aku tidak melihat mu disini, jadi aku tidak menegur mu......." Nanda mengikuti gaya gadis keturunan India itu


"huh..... dasar kau, orang secantik ini juga tidak kau lihat....." sungut Anushka


"hah...... apa apa.... aku tidak salah dengar !!!


bukannya kau bilang aku yang sangat cantik......!!" gurau Nanda tersenyum


Anushka kesal dengan sikap teman nya itu langsung melempar buah anggur kepada nya.


"o maidam ... ye dres baad mein gandee ho jaegee .... !! kya hoga agar main gande kapade kee vajah se kampanee mein sveekaar nahin kiya jaata..... !!!" Nanda menghadang lemparan Anushka dengan tas nya


Anushka pun berhenti melempari Nanda dengan masih sedikit kesal


"sejak kapan kau bisa bahasa ku......?? dan kau ingin bekerja dimana ??"


"kau tidak perlu tau tentang itu..... lagi pula aku hanya asal bicara.....!!" Nanda pun meninggalkan Anushka yang masih kesal


"hai.... setidaknya kau beri tau aku, kau akan bekerja dimana ???" teriak Anushka tapi tidak di dengar oleh Nanda karena dia sudah keluar


"dasar gadis payah......!! bahkan dia saja belum sarapan....!!" gerutu Anushka dan dia duduk untuk sarapan.


Di perjalanan Nanda merutuki dirinya sendiri kenapa dia bodoh sekali untuk langsung pergi padahal dia belum sarapan bagaimana jika pulang nya kesiangan bisa bisa pingsan duluan dia belum di terima kerja malahan buat onar, dia melirik arloji nya sebentar lagi waktu untuk interview dia tidak mungkin pergi cari sarapan dulu kan.


Sampai masuk di perusahaan P sudah banyak yang mengantri untuk interview, padahal ini masih pagi tapi tampak dari mereka sedikit kelelahan seperti sudah datang dari semalam.


"permisi..... anda yang bernama Nanda Maharani.....??" kata seorang petugas wanita yang menghampiri Nanda


"ya benar.....!!"


"anda ditunggu oleh CEO di ruangan nya.....!!"


"hah..... saya !!" sahut Nanda seperti bodoh


"iya benar.......!!"


"baiklah kalo begitu nona terima kasih......!!"


Nanda langsung berjalan


"apa anda tau dimana ruangan CEO nyonya......??"


Nanda berhenti mendengar perkataan petugas itu dia menepuk jidat nya bodoh, apa ini karena efek belum sarapan jadi dia seperti orang bodoh


"Mari nyonya saya antar......!!" kata petugas itu tersenyum dan mengarahkan Nanda untuk mengikuti nya.


Nanda pun mengekori wanita tersebut, dia berpikir kenapa dia di panggil ke ruang CEO padahal dia mau interview sebentar lagi sudah mau mulai, Nanda mengikuti petugas itu dengan keadaan waswas, mereka sampai di depan ruangan yang di depan nya tergantung tulisan Chief Executive Officer berlapis emas.


"silahkan nyonya tunggu di dalam, sebentar lagi tuan akan datang......." kata petugas itu mempersilahkan Nanda masuk

__ADS_1


"tapi sebentar lagi saya mau interview nona.....!!!" kata Nanda memberi penjelasan


"panggil saya Selvi saja nyonya..... dan untuk interview anda langsung menemui CEO disini....!!!" kata nya sambil menyuruh Nanda untuk masuk


Nanda pun langsung masuk menunggu di dalam, jantung nya dag dig dug serasa habis olahraga sangking gugup nya,


"kenapa harus sama CEO sih.....!!! kenapa gak interview biasa aja.....!! mana cacing udah demo lagi !!!" kata Nanda bicara sendiri mengusap perut nya yang lapar.


Dari kejauhan seorang pria tampan menatap Nanda dengan senyum gembira, sangking asyik tersenyum melihat Nanda dia tidak sadar sekertaris nya menatap nya dengan tanda tanya, pasal nya karena baru kali ini dia melihat atasan nya itu tersenyum, karena sering beberapa kali CEO itu datang ke negara ini tapi tidak pernah tersenyum.



"ehemmm....... tuan dia sudah menunggu di dalam dari tadi....!!!" kata Selvi membuyarkan si bos


"oh ya.... Selvi, tolong kamu belikan saya sarapan.....!!"


"loh..... tuan, bukan nya tadi anda sudah sarapan...?"


Selvi bingung karena seingat nya tadi dia sudah membeli sarapan untuk atasan nya


"memang kenapa.......!!!!" pria itu menatap sinis sekertaris nya


"iya...... iya...... baik tuan....!!" Selvi pun langsung pergi karena tidak mau kena omel atasan nya lagi


"sebelum kamu masuk ke ruangan saya, ketuk pintu dulu....."


"baik tuan.....!!!"


"Siapa gadis cantik itu..... seperti nya dia bisa membuat tuan tersenyum.....!! kalo seperti itu aku akan membuat dia lebih dekat dengan tuan, supaya aku tidak di bentak bentak tuan lagi...... bisa bisa aku punya penyakit jantung kalo tuan seperti itu terus padaku..... semoga rencana ku berhasil, kikikkikkik......" Selvi cekikikan.


"hai sayang....... sudah berapa lama tidak ketemu......"


Nanda kenal dengan suara itu, suara pria yang ingin dia lupakan tapi kenapa dia bisa ada disini, Nanda pun langsung menengok ke sumber suara


"Jodi....... kau sedang apa disini.....??"


"aku sedang menemui mu disini sayang.....!!"


Jodi mendekati Nanda, Nanda mundur supaya Jodi tidak mendekati nya, tapi apalah daya dia malah jatuh di sofa


"Jodi kamu sudah mendapat apa yang kamu mau bukan......!!" Nanda menghindar


"iya aku sudah mendapat semu apa yang aku mau......"


"kalo begitu biarkan aku pergi......!!"


"hai istriku...... sudah hampir satu tahun kita tidak bertemu apa kau tidak merindukan diriku......!!"


"aku bukan istri mu.......!!!" teriak Nanda


"lalu jika kau bukan istriku apa maksud semua ini.....!!" Jodi melempar buku nikah ke depan Nanda


"itu hanya alat supaya kau bisa mendapat perusahaan ayahmu..... tapi tidak dengan diriku !!!" Nanda gemetar tapi dia berpura pura kuat

__ADS_1


Jodi yang melihat Nanda gemetaran tidak peduli "aku ingin memiliki semuanya........ tidak setengah setengah seperti ini Nia !!!" Jodi mengguncang tubuh Nanda


Nanda yang merasa sangat pusing terkejut dengan panggilan Jodi "siapa Nia......!!"


"kau...... kau adalah Nia...... kau adalah kekasih masa kecil ku.....!!" Jodi tetap mengguncang tubuh Nanda


"tidak mungkin.......!!" Nanda yang benar benar pusing dari tadi tidak sadarkan diri


TOK...TOK.... TOK...


"masuk...." teriak Jodi dari dalam


"kenapa kau lama sekali hah......."


"maaf tuan....."


"apa kau sudah bosan bekerja......"


"tidak..... tuan, maaf saya salah"


"lalu kenapa masih disitu.... cepat keluar sana......"


Selvi pun meninggalkan CEO nya itu,


"si bos..... baru tadi senyum, sekarang sudah kesetanan lagi......" umpat Selvi


"eh.... tunggu, tadi kok gadis itu ketiduran sih.... apa jangan jangan......."


"hahahaha....... hahahaha......" Selvi tertawa keras


"Selvi kamu kenapa......??" kata Dino asisten pria Jodi


"engga.... engga.... papa....!!"


"oh.... iya, Vi aku mau kasih ini buat tuan, apa tuan ada di dalam....??"


"Ada sih.... cuman nanti aja kasih nya, soalnya dia lagi ngamuk....!!"


"oh yaudah deh....." Dino pun langsung pergi.


Jodi masih terus mengusap ngusap telapak tangan Nanda supaya dia tersadar


"kak Liam, Nia takut kak...." Nanda mengigau


"tenang Nia sayang kamu gak usah takut, aku ada di sini....!!" Jodi mengusap tangan Nanda lalu mencium kening nya,


"Seperti nya aku harus mencari tau lebih dalam tentang Nanda, dan aku akan terus melindungi nya" gumam Jodi.


para readers gimana nih kondisi nya diam diam bae sih


like sama komen nya....


dan jangan lupa follow

__ADS_1


IG @fitri_yanisha25


ya ok👌👌👌


__ADS_2