Istri ku putri seorang bangsawan

Istri ku putri seorang bangsawan
EPS 21


__ADS_3

Di kediaman Anushka


"Nanda itu..... hanya menghilang hilang saja kerja nya..... untung saja Jodi sudah jadi lebih baik kepada nya..... jika tidak mungkin dia akan menjadi santapan hewan buas di Dubai.....!!!" gerutu Anushka sambil membereskan kamar nya yang berantakan seperti kapal pecah


"Dan lihat...... dia suka sekali membuat kamar ku seperti kapal pecah......!!!!" sambung nya lagi ngedumel


Tok..... tok..... tok....


"siapa lagi...... di jam segini bertamu ke rumah ku..... padahal sepertinya aku tidak punya janji dengan siapa pun.....!!!"


TOK....... tok.... tok.....


suara pintu di ketuk lagi dengan agak keras


"iya...... iya...... tunggu sebentar.....!!!!" teriak Anushka sambil menuju pintu


Anushka pun langsung membuka pengunci pintu dua kali, setelah itu langsung seseorang memeluk nya, siapa lagi kalo bukan teman nya itu.


"ladoo..... aku kangen pada mu.....!!" kata nya sambil mengeratkan pelukan nya


"Nanda...... kau memeluk diriku terlalu erat..... aku tidak bisa bernafas....." kata Anushka menepuk pundak Nanda


Nanda pun langsung melepas pelukan nya dan langsung menerobos masuk ke dalam rumah, seperti layak nya tuan rumah.


"kau tidak ingin masuk Jod......!!!" tanya Anushka


"tidak..... aku masih banyak tugas di perusahaan.... jadi aku akan ke kembali hari ini, untuk itu aku membawa Nanda kesini untuk menitipkan nya pada mu !!" kata Jodi


"oh..... ya sudah kalo begitu, untuk Nanda kau bisa percaya kan pada diriku !!!" ucap Anushka


"ya sudah, kalo begitu aku pergi dulu !!!" kata Jodi lagi sambil menatap Nanda yang sudah ada di depan ruang keluarga


"ya..... hati hati di jalan !!!" ucap Anushka


Jodi pun pergi meninggalkan pekarangan rumah megah Anushka, Anushka pun langsung menghampiri teman nya itu yang sudah tidak bertemu dua hari dua malam.


"are misej jalebee, tum to aur kha rahee ho !!" (hei nyonya jalebi kau ini semakin lama semakin suka makan ya !!) kata Anushka sambil duduk di samping Nanda yang sedang memakan beberapa makanan ringan

__ADS_1


"isamen galat kya hai?" (memang nya kenapa ?) kata Nanda terus mengunyah makanan nya


"are .... kya aap mote hone se nahin darate? ya aapake pati kabhee khaana nahin khilaate hain taaki aap mera khaana khatm karane ke lie mere ghar aa jaen" (hai.... apa kau tidak takut gemuk ? atau suami mu itu tidak pernah memberi makan sehingga kau datang ke rumah ku untuk menghabiskan makanan ku) kata Anushka dengan nada agak kesal karena kebiasaan buruk teman nya itu


"aap hamesha kahate hain ki, vaise bhee main us jhatake kee jagah bahut kuchh nahin khaana chaahata" (kau ini selalu saja berkata seperti itu, lagi pula aku tidak ingin makan banyak banyak di tempat pria b*****k itu) kata Nanda mengunyah makanan nya dengan sedikit kesal


"kya, aap apane pati ko ek jhataka kahate hain ??" (apa, kau menyebut suami mu itu pria b*****k ??) kata Anushka terkejut bukan main mendengar perkataan Nanda memanggil Jodi dengan sebutan pria brengsek


"kenapa memang..... lagi pula dia menyebalkan dan brengsek !!!" kata Nanda lagi


Plakzzz


Nanda sangat terkejut kenapa Anushka menampar nya begitu saja


"kya va?" (kenapa?) kata Nanda sambil memegang pipi nya yang di tampar Anushka barusan


"apa itu sebutan yang pantas untuk seseorang yang telah menolong mu....??" kata Anushka kesal


"kenapa.... memang nya dia memang pria yang seperti itu !!!" kata Nanda


"apa kau tau..... jika Jodi tidak menolong mu dari paman dan bibi mu itu kau tidak akan mungkin masih menikmati kekayaan ayah mu !!" kata Anushka masih kesal


"apa kau belum tau tentang perusahaan ayah mu ??" kata Anushka


"setau diriku perusahaan ayah sudah bangkrut satu tahun yang lalu !!" kata Nanda


"apa ???? siapa yang bilang perusahaan ayah mu telah bangkrut Nanda ????" kata Anushka kesal dengan sedikit rasa penasaran


"ayah ku sendiri yang telah memberitahu diriku pada waktu itu !!!" kata Nanda


"apa benar om Lucas berbicara seperti itu tentang perusahaan nya sendiri Nanda ????" kata Anushka tidak percaya


"iya !!!!" kata Nanda


"pantas saja selama satu tahun belakangan ini ayah dan ibu ku tidak ingin membicarakan grup GL teryata om Lucas memberi tau Nanda dan media bahwa perusahaan nya telah bangkrut, dan itu semua demi melindungi perusahaan dan pewaris perusahaan tersebut" batin Anushka


"kya va?" kata Nanda

__ADS_1


"nahin, yah kuchh nahin hai nanda, kshama karen, mujhe aapako pahale thappad nahin maarana chaahie tha" (tidak, tidak ada apa apa Nanda, maaf seharusnya aku tidak menampar mu tadi) kata Anushka merasa bersalah pada Nanda


"haan, theek hai, yah theek hai, aisa kyon lagata hai ki aap itane naaraaj hain?" (ya baik itu tidak masalah, memang nya kenapa seperti kau sangat kesal) kata Nanda penasaran


"ab is par charcha karane kee aavashyakata nahin hai, yah behatar hai ki ham abhee kamare mein aaraam karen, kaise?" (sudah tidak usah di bahas lagi, lebih baik sekarang kita istirahat saja di kamar, bagaimana ?) kata Anushka mengalihkan pembicaraan


"haan, haan, yah vaastav mein behatar hai, ab ham bas aaraam karate hain, vaise bhee main bhee aadamee ke ghar ke dauraan thaka hua mahasoos karata hoon. main aaraam se nahin rah sakata." (ya ya benar sekali lebih baik sekarang kita istirahat saja, lagi pula aku juga merasa lelah selama di rumah pria itu aku tidak bisa istirahat dengan tenang) kata Nanda sambil merangkul tangan Anushka mengajak nya untuk ke kamarnya


"kya? is baar aap us aadamee kee jagah par shaanti se nahin rah sakate" (apa ? selama ini kau tidak bisa beristirahat dengan tenang di tempat pria itu) kata Anushka heran


"haan, is baar mujhe dar tha ki jab vah aaraam kar raha tha to vah mujh par jhapatega, isalie main shaant nahin ho saka." (ya selama ini aku takut dia akan menerkam diriku saat sedang beristirahat, jadi aku tidak bisa tenang) kata Nanda agak kesal


"theek hai, mere paas ek raasta hai taaki aap us aadamee kee jagah par shaanti se aaraam kar saken." (baiklah aku punya cara supaya kau bisa istirahat dengan tenang saat di tempat pria itu) kata Anushka dengan senyum jahil


"kya va?" tanya Nanda heran


"mere saath aao" (Ayo ikut aku) Anushka menarik tangan Nanda


sesaat kemudian Nanda heran ketika Anushka memberi nya pisau


"tumane mujhe chaakoo kyon diya" (kenapa kau memberi ku pisau)


"aap kahate hain, aap aadamee ke ghar par shaanti se aaraam karate hain, isalie aapako pahale khud ko maarana hoga, isalie aap shaanti se aaraam kar sakate hain." (kau bilang, kau istirahat dengan tenang di rumah pria itu, jadi kau harus membunuh dirimu terlebih dahulu, supaya kau bisa beristirahat dengan tenang) kata Anushka menaruh pisau itu di samping nya dan tersenyum jahil


"aap bahut pareshaan hain, mera matalab us bevakooph laado mahila kee tarah nahin hai"


(kau ini menyebalkan sekali, maksud ku bukan seperti itu nyonya ladoo yang bodoh) kata Nanda agak kesal dan melemparkan buah anggur yang ada di samping dirinya ke arah Anushka


Anushka tertawa girang karena berhasil membuat Nanda kesal lagi, Anushka berlari ke kamar agar menghindari lemparan buah anggur


"dasar Anushka bodoh dia pikir aku ingin istirahat dengan tenang di rumah Jodi bukan seperti itu" gerutu Nanda kesal.


HAI readers kali ini gimana episode nya


terus ikutin episode kelanjutan nya ya


makasih

__ADS_1


💖🤗


__ADS_2