Istri ku putri seorang bangsawan

Istri ku putri seorang bangsawan
EPS 8


__ADS_3

Ricky sangat sibuk diruangan dia sedang membaca berkas berkas dokumen yang harus dia tanda tangani


"pa.... hari ini aku akan pulang telat...?


"loh memang ada apa... tumben sekali kamu izin dengan papa biasanya juga kamu tidak pernah begitu....?" Ricky membalas pesan bingung karena tidak biasanya Jodi meminta izin pada nya


"hari ini aku akan menemani calon istriku..."


Ricky yang sedang menikmati kopi nya langsung tersedak saat menerima balasan dari Jodi


"anda baik baik saja tuan...??" kata asisten Ricky


"aku baik baik saja Li, tolong kamu tunggu di luar...."


Lison pun membungkukan badan dan keluar ruangan sesuai instruksi atasan nya


"Jodi apa maksud kamu tadi.....? calon istri yang mana yang dimaksud....?"


"ya ampun..... apa papa lupa bahwa dua hari lagi Nanda akan menjadi tunangan ku....?"


Ricky tersenyum bahagia teryata Jodi sudah menerima Nanda sebagai tunangan nya jadi dia tidak perlu repot repot untuk membujuk Jodi lagi.


Markas GL


"tuan baru baru ini nama perusahaan kita tidak ada di berita internet mana pun... jadi semuanya sudah yakin bahwa grup GL sudah benar benar bangkrut.....!!" kata Allan asisten Lucas yang paling lama bekerja dengan nya


"bagus kalo begitu..... aku ingin putri ku aman aman saja dan tidak diganggu lagi oleh Karina dan Agus....." Lucas menatap foto putri kecil nya


Allan semakin penasaran kenapa tuan nya akhir akhir ini ingin menyembunyikan identitas nya itu dan juga kenapa harus Nona muda yang mewarisi perusahaan nya bukankah seharusnya Joe yang mewarisi nya


"maaf tuan, bolehkah saya lancang untuk bertanya sesuatu kepada anda....??" Allan membungkukan badan nya


"silahkan Allan.... kau boleh bertanya apapun selagi aku bisa menjawab pertanyaan mu....!!"


kali ini Lucas menatap asisten nya itu dengan wajah sedikit tegas


"maaf tuan, kalo boleh saya tau kenapa anda ingin mewarisi perusahaan anda kepada Nona muda, bukankah sesuai prosedur perusahaan seharusnya tuan Joe yang mewarisi nya.....??" pertanyaan Allan membuat Lucas bingung memang seharusnya Joe yang berhak menerima nya

__ADS_1



"kau membuat papa ku terpojok Allan.....!!!"


Joe datang tepat pada waktu nya sehingga Lucas merasa tenang sekaligus bingung,


iya Lucas sangat bingung kenapa putra nya mengetahui markas nya padahal seingat Lucas dia belum memberi tau Joe tentang markas nya


"bagaimana aku bisa mewarisi perusahaan GL jika aku saja mempuyai perusahaan yang harus aku jalankan.... lebih baik kau tidak banyak bertanya tentang pribadi keluarga ku....!!" kata Joe sedikit menekan perkataan nya


"maaf tuan muda....." Allan membungkukan badan nya lagi


"Allan kamu tunggu di luar dulu, ada yang ingin aku bicarakan dengan papa ku...." kata Joe tersenyum walaupun dia tadi sempat kesal atas kelancangan Allan bertanya seperti itu pada ayah nya, Allan pun langsung pergi meninggalkan ayah dan anak itu


"hai, nak...... dari mana kamu bisa tau markas papa disini.... padahal seingat ku, papa belum pernah menceritakan pada dirimu....???" Lucas bertanya dengan penuh penasaran, Joe yang tau sifat ayahnya langsung menjelaskan semua nya tentang bagaimana dia datang kerumah sampai mencari tau dimana saja perusahaan ayahnya nya itu berkembang, bahkan sampai penyebab ayahnya yang ingin memberitahu media bahwa perusahaan nya bangkrut, sehingga menjalankan perusahaan nya itu diam diam tanpa ingin diketahui media mana pun dan sampai akhirnya dia menemui markas ayahnya.


Rumah sakit RVJ


Nanda membuka mata nya melihat langit langit yang terasa asing bagi nya dan juga bau ruangan yang tidak seperti kamar dia, Nanda melihat sekeliling ruangan mencari sesuatu dan akhirnya dia melihat Lily dan juga pria yang memakai pakaian seragam yang tidak lain adalah Jodi


"ibu......." panggil Nanda dengan suara yang masih lemas


"aku panggil dokter dulu ya tante....." kata Jodi melangkah ke arah pintu


"eh.... Jodi ga usah biar tante aja yang panggil dokter sekalian mau beli makanan buat cemilan Nanda, kamu jagain Nanda aja di sini ya...." kata Lily menghentikan langkah Jodi, Jodi pun menatap ke arah nanda dan langsung mengangguk, sedangkan ibu mengambil tas langsung pergi ke luar ruangan


"kamu udah agak mendingan Nan.....?" kata Jodi menatap Nanda, tapi Nanda tidak mau menanggapi Jodi dan memalingkan wajah nya ke arah lain, Nanda terkejut saat Jodi mencium pipi nya sekilas


"apa yang kau lakukan Jodi...." kata Nanda agak kesal


dokter masuk ke ruangan memeriksa denyut nadi Nanda dan mengatakan bahwa dia sudah agak pulih hanya perlu banyak beristirahat dan jangan terlalu lelah setelah itu dokter pun pergi Nanda langsung menatap ke arah lain lagi, Jodi merasa bahwa Nanda tidak mau melihat diri nya langsung membuka suara


"sampai kapan kau akan menyembunyikan identitas mu tunangan ku....."


aku yang mendengar perkataan Jodi sangat terkejut apa maksud dari perkataan nya itu


"apa maksud mu itu.... tu...nang..an.....!!!"

__ADS_1


"iya kau ingat besok kita akan bertunangan......" Jodi meraih tangan Nanda


"WHATTTTT.........!!!!!!!!!" Nanda benar benar terkejut sangat tidak percaya


Lily pun datang ke ruangan setelah beberapa menit sambil membawa sebuah makanan


"kenapa sayang...... kenapa kamu teriak-teriak....???" Lily menaruh beberapa bungkusan di meja dan menghampiri Nanda dan Jodi


"Mom, is it true that tomorrow I will be engaged to Jodi ... ??" Nanda menatap ibu nya menyakinkan supaya dia menjawab apa yang dikatakan Jodi tidak lah benar


"iya sayang...... besok kamu dan Jodi akan bertunangan...!!!!" Lily mengusap kepala Nanda lembut, Nanda sangat kesal sekali kenapa harus cepat sekali bertunangan dan juga kenapa Jodi bisa berubah pikiran ingin bertunangan dengan dirinya, Nanda hanya membuang nafas kasar kesal sekali rasa nya.


"little cubby brother, what are you doing....?" Joe mengahampiri Nanda sambil mencubit pipi nya


"kakak.. aku bukan anak kecil lagi...... yang harus kau cubit cubit pipi ku......!!!" kata Nanda kesal sambil mengusap pipinya yang di cubit oleh Joe


"oh ya...... aku lupa kalau kau besok akan tunangan jadi kau bukan adik kecil ku lagi.....!!!" Joe berpura pura melas


"kakakkkkk......." teriak Nanda


"sudah sudah jangan teriak-teriak di rumah sakit..... nanti pasien lain terganggu...!!" kata Lily mengusap rambut Nanda


"tante... aku pamit pulang dulu ya.... sudah malam nanti papa sama mama nyariin aku lagi...." pamit Jodi


" loh.... kamu tidak makan dulu bareng kita.....!!" kata Lily


"tidak tante.... nanti aku makan di rumah aja, lagian aku masih ada urusan....!!"


"baiklah kalo begitu..... hati hati di jalan ya....!!"


"iya tante....." mencium tangan Lily


"sweetheart aku pulang dulu ya......" Jodi berkata di telinga ku


Nanda benar benar terkejut bukan kepalang mendengar perkataan Jodi, kali ini wajah nya terasa panas


"ehmmmmm......" Joe berdeham

__ADS_1


Jodi pun keluar ruangan menuju parkiran mobil, di dalam mobil Jodi terus memandang cincin yang ingin dia berikan kepada Amelia dan mencium cincin itu sekilas.


__ADS_2