
Sesampai di rumah Anushka, Nanda langsung pergi ke kamar dan membersihkan diri nya
"ya ampun kenapa aku hari ini harus bertemu dengan makhluk sialan itu...... dan sial nya dia mengambil ciuman pertama ku...." gerutu Nanda kesal sekali
"dasar brengsekkkkkkkkkk..........." teriak Nanda kencang di dalam kamar mandi
"Nanda ada apa.........??" kata Anushka saat mendengar teriakan Nanda yang begitu melengking di kamar mandi
"tidak ada apa apa ladoo......!!" jawab Nanda keluar dari kamar mandi yang telah selesai membersihkan diri sembari memasang wajah kesal.
Anushka yang melihat ekspresi wajah teman nya langsung berpikir jika dia tidak diterima di perusahaan yang dia lamar dan langsung menepuk pundak Nanda sambil berkata,
"Yang sabar ya Nanda......."
Nanda bingung dengan ucapan Anushka langsung menatap teman nya dan berkata
"maksudnya.......???"
"iya.... kau harus sabar jika tidak di terima di perusahaan itu, mungkin masih ada perusahaan lain yang lebih baik bisa menerima dirimu.....!!!" ucap Anushka
"sok tau banget sih kamu......!!" ucap Nanda duduk di tepi ranjang
"itu keliatan kok..... dari wajah mu yang kesal, berarti menandakan kalo dirimu tidak di terima di sana....." ucap Anushka
"aku lebih baik tidak diterima bekerja di sana dari pada aku harus bekerja disana......!!!" ucap Nanda kesal
Anushka berpikir sejenak apa yang terjadi pada teman nya itu, "memang nya kamu melamar kerja dimana....??" tanya Anushka
"di perusahaan X sebagai sekertaris pribadi CEO" ucap Nanda sungkan
"what...... kau bekerja di perusahaan ternama di Dubai, Nanda.....!!!" kata Anushka tercengang
"aku tidak ingin bekerja di sana......!!!" ucap Nanda lesu
"entah apa yang merasuki mu........
hingga kau tega sekali....!!! tidak ingin bekerja di sana...." kata Anushka sambil menyanyikan lirik lagu t** t** yang sedang popular di Indonesia
__ADS_1
Nanda yang sangat kesal dengan sikap teman nya langsung melempar bantal ke arah Anushka sampai teman nya itu menjungkal ke belakang
"kau ini bisa bisa nya seperti itu bocah....." kata Nanda yang masih melempar bantal
"maaf Nona jalebi..... umur ku beda dua tahun dari mu, jadi siapa yang kau panggil bocah disini.....!! Dan awas di belakang mu ada kecoa...." ucap Anushka meledek teman nya
"uwaaaaa........" teriak Nanda
Martin dan Sania POV
Martin dan Sania sedang sibuk sibuk nya mempersiapkan acara untuk kelulusan mereka
"Aku sangat merindukan Nanda akhir akhir ini, bagaimana kabar gadis itu ya......!!! kenapa dia pindah sekolah tanpa bicara dulu pada kita.....!!" rutuk Sania
"iya mungkin dia punya alasan tersendiri jadi tidak mengabari kita......!!" Martin menimpali sambil melirik Sania dan tersenyum
"hai kau, jangan selalu tersenyum seperti itu bisa bisa kau jatuh cinta pada ku.....!!" ucap Sania membuang muka
"bukan kah aku memang sudah jatuh cinta pada mu....!!!" ucap Martin menggoda Sania
Martin dan Sania sudah menjadi sepasang kekasih selama lima bulan lama nya, itu terjadi karena kesibukan yang selalu mereka jalani berdua saja setiap salah satu dari mereka tidak hadir setengah jam saja mereka akan merasa kehilangan, dan ditambah lagi waktu itu Martin menemukan diary Sania yang selalu mengagumi dirinya, Martin merasa bahagia jika Sania sudah lama mempuyai perasaan terhadap nya tapi selalu dia sembuyikan.
Iya dulu Martin sempat jatuh cinta pada Nanda saat pertama kali melihat Nanda dan ingin sekali langsung membuat Nanda menjadi milik nya, tapi niat itu dia urungkan saat melihat Nanda selalu menatap Jodi yang sedang berpacaran dengan Amelia.
"hai..... pangeran berkuda putih, kenapa kau tidak pernah membuang kebiasaan buruk mu itu, selalu saja melamun setiap sedang mengobrol !!!" Sania cemberut sembari memanyunkan bibir nya
"tidak Cinderella ku...... aku hanya sedang berpikir bagaimana jika nanti aku akan mengajak mu bertemu keluarga ku.....!!" kata Martin mencubit pipi kekasih nya
"benar kah.......!!!!" ucap Sania kegirangan
"heemmmm......"
Nanda POV
Di dalam rumah Nanda berpikir mondar mandir dengan otak cantik nya bagaimana cara nya mengundurkan diri dari perusahaan X, iya mungkin orang lain akan berpikir Nanda adalah orang bodoh tingkat dewa karena tidak ingin bekerja di perusahaan ternama itu, tapi bagi Nanda bekerja di perusahaan X itu adalah kesialan yang mengancam nya sekarang, apalagi dia bertemu Jodi saat ini entah permainan apa yang telah direncanakan oleh pria itu.
__ADS_1
Anushka yang melihat Nanda mondar mandir seperti itu merasa pusing melihat nya
"hai Nona jalebi....... bisakah kau berhenti sejenak, kau itu merusak pemandangan ku saja sehingga aku pusing melihat dirimu dari tadi....!!" ucap Anushka
Nanda besungut kesal kenapa teman nya itu tidak mengetahui kondisi nya sekarang, Nanda masih mondar mandir tak jelas
"hai Nona berhenti lah sebentar..... kau membuat ku tambah pusing.....!!" seru Anushka lagi
Nanda pun berhenti dan duduk di sofa sambil terus berpikir.
Keesokan hari nya
Di ruang kebesaraan nya Jodi terus melirik ke arloji mahal nya dan terus menatap ke luar jendela menunggu kehadiran seseorang sedangkan yang ditunggu masih tidur pulas di ranjang nya
"apakah Nanda belum datang.....!!" ucap nya dengan nada dingin kepada Selvi
"belum tuan...." Selvi gemetaran takut tuan nya bertindak seperti biasanya mengamuk
Jodi pun langsung pergi tanpa kata kata yang harus di ucap kan, Selvi merasa lega tuan nya langsung pergi dan kembali melakukan pekerjaan nya
"tapi kenapa Nyonya Nanda belum datang jam segini, bukan kah dia seharusnya dia sudah datang setengah jam yang lalu.....!!" batin Selvi
"oh ayolah Nyonya......... jangan kabur lagi, bisa bisa tuan membuat ku punya penyakit jantung kalo dia terus terusan seperti itu padaku......!!" kata Selvi menangisi nasib nya
tiba tiba tiba Jodi kembali lagi ke hadapan Selvi sehingga membuat dia tegang
"aku minta data tentang Nanda saat dia melamar pekerjaan disini......!!" ucap Jodi tegas
"baik tuan...." Selvi langsung mengambil data Nanda yang dia sengaja taruh di bagian laporan private sehingga dia mudah mencari nya, setelah itu dia memberikan nya pada atasan nya.
Jodi langsung mengambil data profil Nanda dan langsung pergi lagi
"rupanya tuan mengambil data profil Nyonya......, dan rupanya tuan sudah benar benar berubah 99% semoga tuan berhasil mengejar cinta Nyonya Nanda......." batin Selvi cekikikan.
Jodi menyusuri semua jalan di Dubai dalam hati nya berdoa semoga dia bisa menemukan tempat tinggal Nanda, sudah hampir setengah jam Jodi mencari alamat tempat tinggal Nanda tapi hasil nya nihil sama sekali,
"sial kenapa aku sangat bodoh sebagai seorang CEO......" ucap nya merutuki dirinya sendiri dan langsung mengambil ponsel nya mengetikan alamat pencarian pada GPS
__ADS_1
"Aku akan menemukan mu gadis ku, setelah ini kau benar benar tidak akan bisa kabur lagi dari ku......!!!" ucap Jodi lagi dan langsung menancap gas mengikuti arah GPS.