
Matahari begitu cerah bersinar di pagi hari yang begitu indah,
Pagi ini Kiara duduk di kursi sambil membaca buku di kursi taman bersama ibunya Kiara yang BERNAMA ibu Aina dan mereka pun berbincang bincang tentang pendidikan anak nya yaitu Kiara.
"Ra, gimana dengan sekolah mu sayang"(Ibu Aina memulai pembicaraan dengan pertanyaan kepada Kiara)
"Baik ma"(Jawaban Kiara)
"Oh,dan masalah Pasangan hidup gimana sayang, apakah kau sekarang sudah memiliki nya"(Tanya Ibu Aina lagi)
"ah ibu ,,,belum Bu"(Jawab Kiara dengan wajah malu nya)
"Apakah benar sayang?"(lagi lagi ibu Aina bertanya kepada Kiara)
"Benar ibu Kiara gak pernah berbohong kepada ayah dan mama"(Kesal Kiara kepada ibunya)
"ia sayang"(sahut ibu Aina)
percakapan pun terhenti di saat itu hingga mereka gak sadar ada seorang lelaki paruh baya yang sedang memperhatikan kedua wanita yang sedang asyik berbincang bincang dengan suasana tegang.
hingga dengan sadar Kiara menolehkan kepalanya ke arah samping taman tersebut dan didapati nya ada seorang yang sedang tersenyum kepada nya dan juga ibu nya.
"Ayah"(Panggil Kiara kepada Ayah nya Kiara)
__ADS_1
"Masa"(Panggil ibu Aina kepada suami tercinta nya tersebut)
"hey putri ayah,hey istri Mas"(Kata ayah Kiara)
"Ada apa sayang?"(Ibu)
"Gak apa sayang,aku hanya ingin kumpul dengan anak juga istri mas
emang gak boleh ya sayang?(Ayah Kiara)
"oh , aku kira ayah rindu mama!"(gombal Kiara kepada Ayah nya Kiara)
"Apa sih Ra"(kata ibu Aina dengan wajah malu nya yang begitu merah seperti tomat).
"Ah nanti kamu juga gitu Ra"(kata ibu Aina)
"biarin"( Acuh tak acuh Kiara).
"udah udah ayo kita masuk ke dalam aja"(Ajak Ayah kepada Kiara dan juga ibu Aina)
"Ia mas"(Ibu Aina)
"Ia pa" (Kiara)
__ADS_1
Mereka pun masuk ke dalam rumah mereka dan Kiara pun langsung masuk ke dalam kamar nya untuk membersihkan badan nya kiara hingga ia terlelap tidur di kamar ya tersebut tanpa makan malam bersama ayah dan ibu ya tersebut.
Dan seperti biasa ayah Kiara bertanya kepada sang istri akan keberadaan sang putri semata wayang nya tersebut.
hingga demikian sang istri mencari sang putri kekamar nya tersebut
ia merasa sang putri sedang lupa kalau dia belum makan malam bersama ayah dan ibunya tersebut.
"Ma Kiara belum juga kemari ma?"(tanya ayah Kiara kepada ibunya Kiara)
"Entah lah mas, kenapa Kiara belum juga datang,biar mama cari Kiara dulu ya Mas"(sahut mama Kiara Kepada Ayah nya Kiara)
"ia ma"(Kata ayah Kiara kepada ibunya Kiara)
toktoktok bunyi pintu kamar Kiara sedang di ketok sang ibu Aina,namun tiada jawaban sama sakali didalam ruangan,hingga hati sang ibu berdegup kencang napas ya punya seAakaan mau copot atau bahkan lepas mungkin karena usia ayah serta ibu hanya disitu saja.
mama Kiara pun memanggil sang suami nya tersebut,lalu bertanya dengan nada Sedih derita sakit yang dirasakan tersebut sampai mama Kiara menahan nafasnya tersengal saja
"Ra ini mama sayang buka pintu ya dong sayang"(ibu Aina)
"Ra ini waktu ya makan malam sayang"(kata sang ayah kepada Kiara yang tertidur pulas di kamar Kiara)
tampak sepasang suami istri tersebut merasa cemas juga kewatir atas ketidak kunjungan ya kepada ayah dan ibunya tersebut.
__ADS_1