
Sedangkan di dalam kamar Kiara sedang tertidur pulas hingga Ayah Kiara dan juga ibu Aina berfikir untuk mendubrak pintu kamar Kiara.
"Mas, apa kita dubrak saja pintu kamar Kiara mas?"(Pertanyaan Ibu Aina kepada suami)
"Ia ma, lebih baik kita dubrak saja pintu kamar ya supaya kita bisa melihat apakah ada Kiara di kamar atau tidak ma"(Jawab Ayah Kiara dengan wajah cemas ya)
"Cepat mas"(Gesak ibu Aina kepada sang suami nya)
"Baik ma" (ayah)
ayah pun mendubrak hingga pintu kamar Kiara terbuka lebar,
dgub dgub dgub balaaaakkkk
(Anggap aja gitu ya bunyinya ya Thor, soalnya ini karya pertama ku thor)..
hingga penghuni kamar pun terkejut mendengar suara dubrak kan tersebut, sampai ia membuka matanya dan sekita mata nya membulat sempurna, dan ternyata penglihatan ya tertuju kepada sang ibu dan ayahnya tersebut,
hingga ia ingin mengeluarkan suara ya namun ia kalah cepat dengan ibu dan ayahnya tersebut.
kedua orang tuanya begitu sangat cemas selagi tadi namun seketika menghilang saat keduanya melihat keberadaan sang putri semata wayang nya tersebut.
"Ra Kamu udah bikin kami kewatir saja Ra"(Kata ibu Aina)
__ADS_1
"ia sayang,kamu kenapa mengurung diri di kamar?"(Kata ayah)
"Kiara gak ngurangin diri di kamar ya ma"(Sahut Kiara)
"tapi kok kamu gak jawab panggilan ayah Ama mama sayang?"(Kembali pertanyaan yang diajukan kepada Kiara)
"Tadi Kiara tertidur pulas ma yah mungkin Kiara tidur ya sangat pulas ma yah"(Lagi lagi terjawab pertanyaan ibunya Kiara)
"Ya mungkin kali ma"(kata ayah kepada sang istri tercinta)
"Mama kewatir saja sayang Ama Kiara"(ibu Aina)
"ia ma Kiara ngerti kan aku akan mama"(Sahut Kiara kepada sang ibu namun ia tak menyadari akan kecemburuan sang ayah kepada ibunya)
hingga Kiara dan juga ibu Aina tersenyum manis dan saling pandang satu sama lainnya hingga membuat sang ayah bingung menatap ke dua wanita di hadapan ya tersebut sampai ayah pun bertanya kepada keduanya.
"Hhey kenapa kalian senyum senyum gitu kepada ku?"(Kata ayah Kiara)
"tidak Mas aku tidak tersenyum hanya saja aku berdiam diri"(goda sang istri)
"Ra"( panggil ayah Kiara kepada sang anak tersayang ya)
"Ia yah"(jawab Kiara)
__ADS_1
"kamu kenapa senyum?"(pertanyaan ayah pada Putrinya)
"Ayah gimana sih?, ayah bertanya kepada Kiara kalau Kiara ini cuma anak mama bukan anak ayah?, ayah lupa atau gimana aku kan juga anak ayah , seluruh dunia pun juga tau kalau aku anak ayah juga anak mama!
(jawaban Kiara yang sudah pusing menanggapi kedua orang tua nya tersebut)
"Oo ia ia"(kata ayah)
"Udah udah ayo kita makan malam sayang kita kan belum makan malam sayang"(ajak mama Kiara kepada anak dan suami nya tersebut)
"ia itukan gara gara Kiara ma"(kata ayah)
"Maaf yah ma"(Sahut Kiara dengan nada Sedih)
"Gak apa sayang ayah cuman canda aja kok, ia kan ayah?" (kata mama Kiara)
"Ia sayang ayah hanya ingin bercanda saja kok Ra"(ayah Kiara)
"ia yah"(Kiara)
"ayo"(Kata mereka bertiga)
__ADS_1