
hari ini El bangun pagi sekali .
El berniat untuk pergi ke kantor lebih pagi dari biasanya.
El ingin sedikit menghindar dari suaminya.
El sedang tidak ingin bertemu Rayendra ,El masih sakit hati soal yang terjadi di cafe kemarin.
"aku harap dengan tidak bertemu dengan mas Rayendra,akan sedikit mengurangi rasa sakit ku,!!!" ucap El kemudian berlalu Menuju kantor.
*****
setelah El pergi, tidak lama kemudian Rayendra bangun.
Rayendra meraba-raba tempat tidur,tapi tidak ditemukan El di sana.
kemudian Rayendra beranjak menuju kamar mandi untuk bersih-bersih.
setelah selesai bersiap siap, Rayendra turun menuju meja makan.
namun di meja makan tidak terlihat El sama sekali.
"bi...!!! panggil Rayendra
salah satu pelayan pun datang...
"iya tuan,ada yang bisa saya bantu???"ucap pelayan.
"di mana nyonya ??? tolong panggil dia untuk sarapan" tanya Rayendra.
"tapi tuan ,nyonya El sudah berangkat ke kantor tadi pagi-pagi sekali"ucap pelayan tersebut.
Rayendra yang mendengar penuturan dari pelayanan nya tersebut sedikit heran, pasalnya istri nya itu tidak seperti biasanya.
"ada apa dengan El???" pikir Rayendra.
tidak ingin berpikir aneh , Rayendra pun cepat cepat menyelesaikan sarapan nya kemudian beranjak dari tempat duduknya dan berangkat ke kantor.
*****
tiba di kantor El melihat jam tangannya, Masih ada waktu untuk sarapan .
elpun memutuskan untuk sarapan di kantin kantor.
di kantin El hanya memesan nasi goreng dan teh manis.
saat baru beberapa suapan,El merasa mual dan ingin memuntahkan kembali makanan yang sudah masuk ke mulutnya.
entah kenapa belakang an ini El sering sekali pusing ,lemas dan mual.
el sendiri tidak tahu kenapa ???
15 menit berada di kantin El pun segera masuk ke kantor dan menuju lift .
di dalam lift ternyata ada sisil , mereka pun
mengobrol segala hal yang seperti nya tidak penting jika orang mendengar nya.
tidak lama kemudian lift yang mereka naiki sampai di bagian divisi marketing . mereka pun menuju meja kerja masing-masing dan terhanyut dalam tumpukan berkas pekerjaan .
__ADS_1
******
lain hal nya dengan Rayendra , saat ini Rayendra sedang berada di lobby kantor , seperti biasa banyak pasang mata yang memandang takjub kepada nya.
"selamat pagi pak!!!!"ucap para karyawan.
namun Rayendra tidak membalas sapaan mereka seperti biasanya.
Rayendra berjalan menuju lift .
sampai di ruangan CEO, Rayendra terlihat dalam keadaan tidak baik .
pasalnya tadi pagi saat dia akan berangkat ke kantor, tiba-tiba saja Clara datang ke rumah.
Untung saja saat itu El sudah berangkat ke kantor.
entah bagaimana jadinya jika saat Clara datang El ada di rumah.
Clara datang untuk meminta Rayendra menemani nya bertemu ayah nya.
Clara berbicara bahwa orang tua nya sudah tahu semuanya dan mereka meminta Rayendra untuk segera menemui mereka.
betapa Rayendra terkejut mendengar nya.
dia sudah menikah dan apa jadinya nanti jika ketika bertemu keluarga Clara ,dia di suruh cepat cepat menikahi Clara dan bertanggung jawab atas anak yang Clara kandungan.
Rayendra pun di buat pusing dengan persoalan ini.
Rayendra sedang duduk di kursi kerja nya.
tiba tiba Clara datang .
Rayendra pun terkejut ,pasalnya tadi pagi Clara sudah menemuinya di rumah dan sekarang dia datang ke kantor .
sebenarnya Rayendra sedikit terpesona dengan penampilan Clara, bagaimana pun merasa pernah saling mencintai dan menjalin hubungan cukup lama.
"sayang !!!"ucap Clara
"ada apa lagi kamu kesini???bukankah sudah ku bilang jangan datang ke kantor .jika el melihat bagaimana ???" ucap Rayendra.
"aku cuma ingin memastikan bahwa besok malam ,kamu benar benar akan menemui orang tuaku kan!!!" ucap Clara.
"iya,aku akan datang !!!kamu tenang saja,aku tidak akan lari dari tanggung jawab " ucap Rayendra.
betapa senangnya Clara mendengar jawaban Rayendra.
tanpa aba-aba kemudian Clara duduk di pangkuan Rayendra.
Rayendra terkejut bukan main.
"jaga sikap mu Clara !!!" ucap Rayendra
bukan nya merasa takut dengan bentakan Rayendra, Clara malah semakin mendekatkan wajahnya dan dengan cepat menempelkan bibirnya di bibir Rayendra.
Rayendra terdiam beberapa saat.
bayangkan masa lalu dirinya dan Clara terngiang ngiang di kepala nya.
masa masa mereka saling mencintai , menghabiskan waktu bersama.
__ADS_1
entah setan dari mana , kemudian Rayendra membalas ciuman Clara.
mendapat balasan dari Rayendra Clara senang bukan main, kemudian Clara memperdalam ciuman nya.
Rayendra yang kehilangan akal sehatnya pun semakin memperdalam ciuman mereka.
kemudian Clara mengalungkan tangannya di leher Rayendra.
siapa pun laki laki yang melihat penampilan Clara saat ini , jelas akan terpesona .
tubuh putih mulus, bibir menggoda dan apa lagi dengan wajah cantik nya,yang siapa pun yang melihat , seakan ingin memiliki nya.
Rayendra yang di liputi gairah ,tiba tiba satu tangan nya melingkar di pinggang Clara.
tanpa melepas ciuman diantara mereka .
Clara hanyut dalam sentuhan yang di berikan Rayendra.
Rayendra yang melihat Clara menggeliat pun semakin menjadi.
tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, Clara kemudian berkata...
"sayang,, sekarang kamu mau kan kembali lagi bersama ku, mengawali semua dari awal seperti dulu??? "ucap Clara.
rayendra berpikir sejenak tidak langsung menjawab.
"iya aku mau...tapi ku harap kita merahasiakan semua ini dari istri ku ,apa kamu bisa???" ucap Rayendra.
bagai gayung bersambut , Clara pun menyetujui permintaan Rayendra tersebut.
kemudian mereka pun kembali berciuman....
cukup lama mereka bermesraan.
tiba tiba suara ponsel menghentikan kegiatan mereka,
ternyata handphone Clara yang berbunyi dan menampilkan sebuah panggilan di sana .
Clara pun turun dari pangkuan Rayendra.
sedikit menjauh dan kemudian mengangkat panggilan tersebut.
setelah percakapan nya di telepon , Clara mendekat ke arah Rayendra.
"sayang seperti nya aku harus pulang,barusan papah menyuruh ku untuk pulang"ucap nya berbohong.
padahal jelas terdengar suara laki laki yang menelepon nya bukan lah papah nya .
laki laki yang menelepon tersebut meminta Clara untuk datang ke hotel menemui nya.
tanpa curiga Rayendra pun membiarkan Clara pergi.
sebelum pergi Clara mencium bibir Rayendra terlebih dahulu.
setelah ke pergian Clara , Rayendra termenung dengan kejadian barusan dengan Clara.
tapi karena sudah tidak bisa berpikir dengan akal sehat, Rayendra malah tersenyum penuh makna .
kemudian termenung kembali mengingat kejadian bersama Clara.
__ADS_1
******