
mengetahui keadaan El tidak baik-baik saja Alex pun segera menghubungi salah satu dokter keluarga Graham untuk datang ke kantor A.G Grup untuk memeriksa keadaan El.
"cepat datang kemari ,saya tunggu dalam 5 menit !!!"ucap Alex pada orang di sebrang telepon.
tidak berapa lama seorang wanita cantik pun masuk ke ruang kerja Alex.
"cepat periksa dia!!!"tunjuk Alex kearah sopa.
Riana pun melirik kearah yang ditunjukkan oleh Alex.
disana sedang terbaring seorang wanita cantik dengan luka lebam di pipi,bibir serta dahinya.
Riana pun berjalan mendekat kearah sofa.
"siapa wanita cantik ini Lee???"tanya Riana.
"dia istri ku"jawab Alex singkat.
mendengar jawaban Alex sontak membuat Riana sangat terkejut, pasalnya temannya yang satu ini tidak terlihat sedang dekat dengan seorang wanita apalagi Lee adalah sosok pria yang dingin.
"sejak kapan kamu menikah??? Kenapa tidak memberitahu ku hah!!!"ucap Riana kesal.
"sudah jangan banyak bertanya, periksa saja dulu"ucap Alex kesal.
Riana pun memeriksa keadaan El yang sedang terbaring di sopa.
"dia cuma pingsan dan luka ringan,kamu tidak perlu khawatir"tutur Riana setelah memeriksa El.
"tapi..."ucap Riana terpotong.
"tapi apa cepat katakan!!!"ucap Alex penasaran.
"setelah aku periksa sepertinya istri mu ini sedang mengandung, tapi aku belum terlalu yakin lebih baik kamu memeriksakan dia ke dokter spesialis kandungan!!!"tutur Riana lagi.
mendengar ucapan dari sahabat kecilnya ini Alex sangat terkejut sekaligus bahagia,jika benar El hamil sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang ayah.
Alex tersenyum penuh makna dan semua tidak luput dari perhatian Riana serta Ashley.
ya Ashley menemani El saat tidak sadarkan diri, awalnya Ashley sedikit takut tapi karena khawatir dengan keadaan El , Ashley pun mengikuti kemana Alex membawa El pergi.
"kamu belum cerita semua ini, cepat ceritakan!!!"suruh Riana tak sabaran.
"aku akan ceritakan semua tapi tidak sekarang, sebaiknya kamu kembali saja!"ucap Alex tanpa bersalah.
"Lee kamu mengusir ku ya"ucap Riana kesal .
"itu kamu tahu"jawab Alex ketus.
"baiklah aku pergi tapi lain kali kamu harus menceritakan semuanya!!!"ucap Riana lalu berjalan keluar dari ruangan Alex.
Alex melirik kearah Ashley, Ashley yang merasa atasannya ini melihat kearahnya pun langsung menunduk takut.
tidak berapa lama akhirnya El pun membuka matanya.
Alex pun segera menghampiri sang istri.
"sayang kamu tidak apa-apa kan???"ucap Alex .
__ADS_1
"aku tidak apa-apa , mungkin aku hanya kecapean saja"ucap El berbohong.
"siapa yang melakukan semua ini???"tanya Alex.
"apa maksud kamu mas???"ucap El pura-pura tidak mengerti dengan pertanyaan suaminya.
"baiklah kalau kamu tidak mau berbicara,aku akan mencari tahu sendiri"ucap Alex kemudian menghubungi sebuah nomor.
sebuah notifikasi pun masuk ke handphone Alex.
disana ada sebuah video kejadian apa yang sebenarnya terjadi kepada El.
Alex yang melihat video tersebut pun sontak saja murka.
"dengan adanya kejadian ini , tidak ada yang perlu kamu tutup-tutupi lagi kepada semua karyawan"ucap Alex sambil menyodorkan video yang barusan dia tonton.
melihat apa yang barusan suaminya perlihatkan sontak saja membuat El terkejut dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Alex pun menghubungi HRD untuk mengumpulkan semua karyawan A.G grup saat ini juga.
******
lain halnya seluruh karyawan A.G grup, mereka saat ini sedang keheranan pasalnya bagian HRD menginstruksi untuk berkumpul di aula kantor.
seluruh karyawan pun berhamburan menuju aula.
"ada apa ya kenapa CEO menyusuh seluruh karyawan berkumpul di aula???"ucap salah satu karyawan penasaran.
"aku juga tidak tahu kita lihat saja nanti"ucap teman nya yang lain.
terdengar juga suara kasak kusuk para karyawan yang heran dengan di kumpulkannya mereka di sini.
tidak lama kemudian datanglah Alexander Graham dengan aura yang tidak bisa di gambarkan .
Alex langsung berdiri di podium dan menatap penuh arti seluruh karyawan yang hadir.
dari raut wajahnya tertera jelas bahwa saat ini Alex sedang dalam keadaan marah besar.
"pak Alexander terlihat sedang menahan marahkan???"ucap salah satu karyawan pria.
"iya benar ,apa kita ada yang melakukan kesalahan ya???"ucap orang di sebelahnya.
"kurasa begitu".
Alex kemudian berdehem untuk menetralisir suasana hatinya.
"kalian tahu kenapa saya mengumpulkan kalian semua di sini???"ucap Alex.
namun tidak ada yang berani menjawab pertanyaan Alex tersebut.
kemudian Alex kembali melanjutkan perkataannya.
"saya paling tidak suka dengan karyawan yang mempunyai sikap kriminal ,apa lagi melakukan kekerasan di kantor saya"ucap Alex.
beberapa karyawan keheranan dengan apa yang Alex bicarakan.
"saya mengetahui bahwa tadi siang telah terjadi kekerasan terhadap karyawan dari divisi marketing oleh beberapa karyawan di perusahaan ini, saya minta untuk orang yang merasa segera maju kedepan atau saya seret sendiri orangnya"ucap Alex penuh amarah.
__ADS_1
Siska dan karyawan yang merasa perbuatan nya tadi siang terhadap El ada hubungannya dengan ucapan atasannya pun sontak gelisah dan ketakutan.
"baiklah kalau kalian tidak mau maju,pengawal seret mereka sekarang juga!!!"perintah Alex tegas.
beberapa pengawal pun maju ke barisan karyawan dan menyeret Siska serta karyawan wanita lainnya.
Siska dan yang lainnya pun berontak tapi kekuatan yang mereka punya kalah besar dengan para pengawal.
karyawan yang melihat mereka di seret pun saling bisik-bisik.
saat ini Siska dan yang lainnya pun sudah berada di hadapan Alex.
mereka terlihat sangat ketakutan.
"kalian tahu apa salah kalian hah???"bentak Alex.
mendengar bentakan Alex mereka semua semakin gemetar .
Alex pun memutar sebuah video kekerasan yang di lakukan oleh Siska dan kawan-kawan , mereka pun sontak terkejut dengan tayangan yang memperlihatkan mereka yang melakukan kekerasan terhadap El.
karyawan lain pun awalnya tidak percaya tapi setelah melihat video tersebut mereka terlihat kesal .
tapi ada beberapa karyawan juga yang senang dengan tindakan yang dilakukan oleh Siska dan yang lain ,Karna mereka berpikir bahwa El memang wanita yang tidak baik.
saat video sedang diputar El dan Ashley pun terlihat memasuki aula.
seluruh karyawan pun fokus kepada El dan Ashley.
mereka menjadi pusat perhatian El hanya bisa menunduk.
kemudian Alex melanjutkan perkataannya.
"saya sangat kecewa dengan perlakuan yang kalian tunjukkan, apakah kalian tidak merasa bersalah sama sekali hah!!!"ucap Alex .
Siska pun kemudian memberanikan diri untuk berbicara.
"tapi semua itu memang pantas dia terima pak,dia adalah wanita ****** yang sedang menggoda pak Alex"ucap siska.
mendengar ucapan Siska barusan, Alex jelas sangat murka kemudian berjalan mendekati Siska dan melayangkan sebuah tamparan di pipi Siska.
seluruh karyawan yang melihat kejadian tersebut pun terkejut dan diam seribu bahasa.
"kamu tahu siapa yang kamu sebut sebagai wanita ****** itu hah???dia istri saya istri sah saya!!!"ucap Alex berteriak.
seluruh karyawan yang mendengar pertanyaan Alex barusan pun terkejut bukan main dengan kebenaran yang barusan mereka dengar.
apalagi Siska dan kawan-kawan mendengar kenyataan tersebut jantung mereka seakan berhenti berdetak.
"berani-beraninya kalian menyebut istri saya ****** dan memperlakukan dia seperti itu!!?"ucap Alex lagi penuh emosi.
"kamu ...kamu ...dan...kamu tunjuk Alex kepada Siska dan kawan-kawan,kalian saya pecat,dan jangan pernah muncul lagi di hadapan saya!!!"ucap Alex tegas.
"maapkan saya pak ,saya janji tidak akan melakukan hal seperti itu lagi dan saya mohon jangan pecat kami"ucap siska memohon.
"saya tidak ingin lagi mendengar apa-apa, keputusan saya sudah final dan saya tegaskan kepada kalian semua jika kalian berani mengusik keluarga saya , silahkan ajukan surat pengunduran diri kalian!!!"ucap Alex kemudian berjalan menuju El dan pergi begitu saja meninggalkan seluruh karyawan yang masih syok dengan kenyataan yang barusan mereka dengar.
******
__ADS_1