Istri Rahasia CEO Tampan

Istri Rahasia CEO Tampan
60//keributan di kantor A.G grup


__ADS_3

pagi ini pukul 07.45 El sudah berada di lobby kantor.


seperti hari biasanya karyawan lain masih bersikap sinis kepada El.


namun El tidak ingin terlalu menanggapi sikap mereka tersebut dan berlalu begitu saja menuju meja kerjanya berada.


sampai di divisi marketing pun teman satu divisi El sama saja seperti yang lain yang terlihat tidak suka kepada El.


berbeda dengan Ashley dan Lilian yang sudah mengetahui kebenaran tentang siapa El sebenarnya.


tidak ingin terlalu memikirkan hal tersebut El pun berjalan menuju meja kerjanya untuk memulai aktivitas bekerja.


"El materi untuk rapat sudah siap???"ucap Ashley.


"sudah kamu tenang saja"jawab El.


"Yaudah ayok jangan sampai yang lain nunggu"ucap Ashley.


El dan Ashley pun menuju ruang rapat untuk menghadiri meeting dengan pak Alexander dan karyawan lainnya.


saat sudah sampai di ruang meeting, ternyata sudah banyak karyawan yang datang dan melihat El dengan tatapan sinis mereka.


terdengar juga bisik bisik diantara mereka,El sendiri sudah tidak aneh lagi dengan sikap mereka.


El lebih memilih duduk manis tanpa memperdulikan mereka.


tidak lama kemudian pak Alex di dampingi sekertaris nya Siska datang bersama petinggi yang lain.


semua staf sontak berdiri memberi hormat kepada sang atasan.


ketika melihat El di pojok sana Siska tersenyum penuh arti.


sedangkan Alex sendiri memilih fokus pada meeting yang saat ini akan diadakan.


"kamu lihat kan pak Alex saja tidak mempedulikan wanita itu, berarti memang benar dia yang duluan menggoda atasan kita"ucap salah satu karyawan wanita.


"iya kamu benar ,mana mungkin pak Alex yang perfect mau sama karyawan biasa seperti dirinya"jawab teman yang lain nya.


namun masih terdengar jelas oleh orang-orang yang hadir di ruangan tersebut.


El yang mendengar nya pun merasa miris ,namun tidak ingin terpancing emosi dengan perkataan mereka.


"langsung saja kita mulai rapat nya!!!"ucap Alex tegas dan berwibawa.


rapat pun dimulai dan terlihat raut wajah para karyawan yang tegang dengan apa yang sedang mereka diskusikan tersebut.


pasalnya Alexander Graham atasannya itu tidak sama sekali menyukai kesalahan dalam sebuah proyek yang karyawan A.G Grup tangani.


Alex selalu ingin memberikan yang terbaik untuk perusahaan.


tidak jarang banyak karyawan yang dimarahi di depan karyawan lain karena kesalahan kecil yang mereka perbuat.


Alex terkenal sebagai atasan yang tegas dan berwibawa.


walaupun sikapnya yang dingin dan sedikit arogan,namun tidak membuat karyawan wanita tidak mengeluh-ngeluhkannya.


apalagi Alexander Graham mempunyai tubuh bak model serta wajah tampan bak dewa Yunani sekaligus pewaris dari keluarga Graham,mana mungkin wanita akan menolak nya.


terlepas dari semua itu mereka tidak tahu bahwa Alex sudah menikah .


******


meeting pun berjalan cukup lama sampai jam makan siang Alex pun akhirnya memutuskan untuk mengakhiri meeting tersebut.


semua karyawan yang menghadiri meeting terlihat bernafas lega,dan satu persatu berhamburan keluar dari ruang meeting.


"El mau makan siang di mana???"tanya Ashley.


"di kantin aja lah lagi males keluar kantor nih "ucap El.


"Yaudah ayok, lagian ngga ada lilian sepi kan"ucap Ashley.


"iya ngomong-ngomong dia kemana ko ngga masuk kantor???"tanya El penasaran.


"tadi malam dia telpon katanya ijin ada acara keluarga"ucap Ashley.


"ouh gituh Yaudah ayok jalan!!!"ajak El.


El dan Ashley pun menuju kantin untuk makan siang.


sepanjang perjalanan menuju kantin seperti biasa karyawan lain menatap sinis kepada El.


El sendiri sudah terbiasa dengan pandangan mereka, makanya dia bersikap biasa-biasa saja.


Sampai di kantin ternyata sudah banyak karyawan memenuhi meja.

__ADS_1


El dan Ashley mencari tempat yang kosong,dan mata El melihat ke pojok kantin ada kursi yang kosong di sana.


El dan Ashley pun berjalan menuju tempat kosong tersebut.


"kamu mau pesan apa El?"tanya Ashley.


"bakso ajja deh sama es jeruk"Jawab El.


Ashley pun kemudian memesankan apa yang El pesan .


"hey lihat deh wanita di pojok sana!!!"tunjuk salah satu karyawan.


"Emang kenapa dengan dia???"tanya teman di sebelahnya.


"emang kamu tidak tahu berita yang lagi heboh di grup kantor"ucap teman nya.


"ngga tahu emang apa???".


"wanita itu adalah wanita yang beberapa hari lalu ketahuan sedang menggoda pak Alexander di dalam lift"ucap teman nya .


"masa sih? tapi dia memang cantik sih!!!"jawab teman yang lain.


"iya cantik ,tapi kecantikan nya dia gunakan untuk menggoda petinggi di sini".


"ya sudah lah lagian bukan urusan kita ini"timpal teman nya.


Kasak kusuk pun terdengar jelas di telinga El.


El merasa tertohok dengan ucapan mereka namun sebisa mungkin El tidak mempedulikan kata-katanya lalu kembali fokus dengan makanan di meja .


entah kenapa beberapa hari terakhir ini El sedang menyukai makanan yang pedas, mood El pun juga berubah-ubah,


El sering kali pusing dan mual di pagi hari.


"El kamu yakin makan bakso pedas begitu???"tanya Ashley yang heran dengan temannya yang satu ini, pasalnya cabai yang El tambahan ke mangkuk bakso itu terlalu banyak menurut Ashley.


"ya ngga papah lagi pengen ajja"jawab El.


Ashley pun hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah El.


******


saat ini Alex sedang di sibukkan dengan berkas berkas di atas meja kerjanya.


Alex selalu saja sibuk dengan pekerjaannya.


Namun saat sedang memeriksa berkas, tiba tiba suara dering ponsel berbunyi, Alex pun mengambil handphone nya yang berada di atas meja.


ternyata sebuah pesan masuk dari El .


Alex pun membaca pesan tersebut.


"mas apa kamu sudah makan siang???"tanya El dalam pesan tersebut.


Alex pun langsung membalas.


"belum ,mas masih harus memeriksa beberapa dokumen penting !!!.


"makan dulu!!!nanti bisa di lanjutkan lagi kan ,aku tidak mau kalau mas nanti nya sakit!!".


"iya ...iya istriku sayang".


begitu percakapan mereka dalam pesan singkat.


setelah itu Alex pun meninggalkan ruangan untuk makan siang di luar.


******


tetapi berbeda dengan El , saat ini el dan Ashley sudah menyelesaikan makan siangnya dan mereka memutuskan untuk segera kembali keruang tempat mereka bekerja.


namun saat akan memasuki lift tiba El merasa mual dan ingin muntah .


elpun menyuruh Ashley untuk pergi duluan, awalnya Ashley menolak dan akan menemani El tapi El berkata dia akan ke toilet sebentar dan akan segera menyusul.


"aku ke toilet sebentar,kamu duluan saja ya!!!"ucap El.


"apa tidak apa-apa??? aku temani saja El!!!"ucap Ashley.


"tidak perlu kamu duluan saja!!!nanti aku menyusul"ucap El lagi.


"baiklah".


Ashley dan El pun berpisah di depan lift.


kemudian El berjalan menuju toilet terdekat di lantai tersebut.

__ADS_1


Di dalam toilet El memuntahkan cairan bening , kepala El terasa berdenyut namun tidak berapa lama datanglah beberapa karyawan wanita yang El kenali mereka adalah orang-orang yang sering mencemooh el.


awalnya El bersikap biasa biasa saja,tapi mereka semakin mendekat ke arah El.


"ternyata disini ada wanita penggoda !!!"ucap Salah satu karyawan.


"enaknya kita apakan dia???"tanya teman nya.


mereka semakin mendekat,El pun sedikit panik dengan beberapa karyawan wanita tersebut.


"hey ****** kamu jangan so cantik , kamu tahu kan pak Alexander itu atasan kita dan dia orang penting di negara ini !!! mana mungkin dia mau kepada wanita murahan seperti mu!!!"ucap siska sekertaris Alex.


mendengar ucapan Siska barusan air mata El pun tidak bisa tertahan lagi.


El terisak dengan tubuh yang gemetar.


tiba-tiba karyawan wanita tersebut semakin mendekat ke arah el, tangan El di pegang erat oleh beberapa karyawan lain kemudian tiba tiba Siska menjambak El lalu menampar El beberapa kali.


El pun meringis kesakitan,saking kerasnya tamparan Siska sudut bibir El pun mengeluarkan darah.


"ingat ini wanita ****** ini baru peringatan untuk kamu ,jika kamu masih menggoda pak Alexander aku akan melakukan hal yang lebih dari pada ini!!!"ancam Siska.


namun El tidak menjawab sama sekali ucap siska,sebab El sedang menahan rasa sakit di kepala nya.


karena El tidak merespon Siska pun kesal lalu mendorong El, kepala El pun terbentur ke dinding dan tidak sadarkan diri.


melihat keadaan El Siska dan karyawan lainnya pun panik kemudian memutuskan untuk keluar dari toilet tersebut sebelum ada karyawan lain yang melihat mereka.


sedangkan El terlihat tak sadarkan diri tergeletak di lantai toilet begitu saja.


******


berbeda dengan Ashley , saat ini dia terlihat khawatir sebab El belum juga datang.


Ashley mencoba menghubungi El beberapa kali namun tidak ada jawaban sama sekali.


karena khawatir Ashley pun memutuskan untuk menyusul El ke tempat tadi mereka berpisah.


saat tiba di depan lift Ashley celingak-celinguk mencari keberadaan El , kemudian matanya tertuju pada pintu toilet diujung .


Ashley pun berjalan mendekati toilet tersebut.


Ashley kemudian memanggil-manggil nama El namun tidak ada jawaban, Ashley pun membuka pintu toilet tersebut.


betapa terkejutnya Ashley disana terlihat El sedang tergeletak tak sadarkan diri.


Ashley pun mencoba menggoyang-goyangkan tubuh El namun nihil El tidak merespon sama sekali.


Ashley kemudian berteriak memanggil bantuan berharap ada karyawan lain yang mendengar.


namun saat Ashley berteriak kebetulan Alex sedang berada di lantai tersebut .


"tolong... tolong...."teriak Ashley.


Alex yang baru saja pulang makan siang dari restoran pun mendengar suara wanita minta tolong.


Alex kemudian berjalan mendekat kearah suara.


kaki terhenti saat melihat pintu toilet diujung kemudian melangkah menuju toilet tersebut.


saat sampai toilet betapa terkejutnya Alex melihat El tergeletak di sana.


"ada apa ini??? kenapa El bisa seperti ini???"ucap Alex.


mendengar suara yang dia kenal Ashley pun menengok kebelakang ternyata Alex sudah berdiri di belakang nya.


Ashley seketika gemetar dengan keberadaan Alex , pasalnya El adalah istri Alex dan dirinya akan kena semprot dengan kejadian ini.


"saya tidak tahu pak ,El sudah seperti ini semenjak saja datang"Jawab Ashley .


Alex pun segera masuk dan menggendong El ala bridal style.


Alex langsung membawa El ke ruangannya.


"kamu ikut saya!!!"ucap Alex dingin.


mendengar nada bicara Alex, Ashley semakin ketakutan.


mau tidak mau Ashley pun berjalan mengikuti Alex .


sepanjang perjalanan menuju ruangan Alex , terlihat beberapa karyawan memperhatikan mereka , apalagi saat ini Alex sang atasan mereka sedang menggendong El yang mereka ketahui adalah karyawan biasa di kantor ini dan mereka mengetahui rumor yang beredar bahwa El adalah wanita penggoda.


para karyawan pun semakin penasaran dengan apa yang terjadi namun melihat Alex mereka hanya bisa melirik.


********

__ADS_1


__ADS_2