
Di sebuah ruangan yang bernuansa serba putih sedang terbaring seorang wanita cantik dengan keringat bercucuran.
Dia adalah elmeira,saat ini el sedang mempertaruhkan nyawa nya untuk melahirkan bayi yang sedang iya kandung.
selain para dokter yang membantu proses persalinan el, sosok laki-laki tampan sedang berdiri di samping brangkar sambil terus menggenggam wanita yang sangat dia cintai.
Iya dia adalah alexander.
Alex tak henti-hentinya menyamangati sang istri yang saat ini sedang berjuang melahirkan buah hati mereka.
"sayang kamu harus kuat ini demi anak kita,aku yakin kamu pasti bisa"ucap alex menyemangati.
Mendengar ucapan sang suami el merasa mendapatkan kekuatan.
Eeeeeeng...erang el .
Tidak berselang lama terdengar suara tangisan bayi mungil.
Ea...ea...ea....
Mendengar suara sang anak tak terasa air mata alex terjatuh.Meskipun alex terkenal sebagai pembisnis yang handal dan arogan,tapi menyaksikan kejadian di handapannya ini membuat dia tak kuasa menahan air matanya.
"selamat pak buk bayi kalian berjenis kelamin laki-laki dan tidak kurang suatu apapun,bayi nya juga sangat tampan".ucap dokter.
Mendengar penuturan sang dokter el tersenyum penuh haru.
Di tatapnya bayi mungil itu penuh cinta.
__ADS_1
Menyaksikan hal tersebut membuat alex semakin bahagia,apalagi saat ini dia sudah memiliki 2 orang anak.meskipun satu anak lain nya bukan anak kandungnya,tapi alex sudah mengganggap mikaela sebagai anak kandungnya sendiri.
"sayang kamu akan memberi nama anak kita apa?"tanya el penasaran.
Alex terdiam beberapa saat, sampai senyuman di bibirnya terbit dan menyucapkan sebuah nama .
"nama anak kita marsel sander graham"ucap alex penuh penekanan,bagaimana menurut kamu sayang?"tanya alex ingin mengetahui
Pendapat sang istri.
El mengangguk tanda setuju.
Alex pun mendekat kan dirinya pada el dan memeluk nya penuh cinta.
"terimakasih sayang".ucap alex sambil mengecup kening el.
"terimaksih karna kamu telah memberikan aku seorang putri serta pangeran yang tampan seperti aku"ucap alex percayadiri.
El hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah sang suami.
******
lain halnya dengan misel ,sàat ini dia sedang berselancar di media sosial.sampai mata nya terfokus pada satu artikel yang berjudul kelahiran bayi tampan sang bilioner alexander graham.
Misel pun mengklik artikel tersebut banyak komentar-komentar yang mengagumi bayi tampan mantan pacar nya tersebut.
Tidak ingin semakin sakit hati misel pun segera menutup artikel tersebut.
__ADS_1
Oek...oek...
"kenapa akhir-akhir ini aku sering merasa ingin muntah ya"ucap misel membatin.
"apa jangan-jangan aku???"cepat-cepat misel menepis pikiran nya.
tapi adegan panas bulan lalu masih terngiang jelas di pikiran misel.walau pun saat itu keadaan nya mabuk berat,tapi misel masih bisa mengingat dengan jelas adegan apa yang sudah dia lakukan dengan rayendra.
Saat itu pikiran nya sedang kacau sehingga misel memutuskan untuk mendatangi club malam di negara A dan akhirnya membuat dirinya melakukan sesuatu yang tidak seharusnya terjadi.
"aarrrrgh sial...gimana kalau aku bener hamil anak laki-laki menyebalkan itu,aku harus pastikan kalau ini hanya pikiran aku saja".
Misel pun memutuskan untuk membeli sebuah tespeck agar pemikiran nya saat ini hanya dugaannya saja.
Saat ini misel sedang memegang sebuah tespeck yang baru saja dia gunakan.
"semoga garis satu"ucap misel membatin.
Tapi saat melihat kembali hasil tespeck tersebut,misel terdiam terpaku.
misel ngengucek-ngucek kedua matanya guna memastikan bahwa apa yang dia lihat salah.
tapi sayang nya tindakannya tidak mengubah apa pun,karna terlihat jelas garis 2 dalam hasil tespeck tersebut.
"bagaimana ini?apa yang harus aku lakukan?apa aku harus menggugurkan bayi ini???"ucap misel di sela-sela tangisan nya.
*****
__ADS_1