Istri Rahasia CEO Tampan

Istri Rahasia CEO Tampan
58//Gosip


__ADS_3

saat sedang asyik berciuman , tiba-tiba tanpa Alex dan El sadari pintu lift terbuka dan di sana sedang berdiri Siska .


Siska yang melihat kejadian barusan pun terlihat sangat syok.


tidak berapa lama Alex pun menyadari keberadaan Siska di sana dan cepat cepat melepaskan pagutan nya dari bibir El.


El yang menyadari situasi tersebut pun tidak bisa berbuat apa-apa ,selain cepat-cepat keluar dari dalam lift dan langsung berlalu begitu saja menuju ruang kerjanya.


Siska yang melihat tingkah El pun di buat jengah ,namun sebisa mungkin dia menahan rasa kesalnya di hadapan Alex.


tidak ingin memperpanjang kejadian barusan, Alex bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.


"aku tidak akan membiarkan perempuan itu merebut pak Alex dari ku"ucap siska membatin.


*****


sampai di meja kerjanya El merutuki kebodohannya karena telah ketahuan berciuman di dalam lift bersama Alex.


walaupun Alex adalah suaminya tapi El merasa seperti orang yang sedang tertangkap basah mesum dengan atasan sendiri.


melihat tingkah el membuat Lilian penasaran , kemudian menghampiri meja kerja El.


"El ada apa , seperti ada yang kamu pikirkan???"ucap lilian.


"ah tidak ada Mungkin itu hanya perasaanmu saja!!!"jawab El.


"ouh iya bagaimana dengan leo???apa dia mengajak berkencan???"tanya Lilian penasaran.


mendengar pertanyaan dari Lilian membuat El tersadar dari ucapan nya tadi saat menerima ajakan leo untuk pergi bersama lain kali.


"el...!!!"panggil Lilian.


"iya ,tadi Leo mengajak aku untuk makan malam"ucap El.


"terus kamu setuju???"tanya Lilian semakin penasaran.


"tidak".


"kenapa???Leo kan ganteng dia juga dikenal sangat baik oleh karyawan lain!!!"tutur Lilian.


"nanti malam aku ada acara keluarga ,jadi ngga bisa"ucap El berbohong.


mendengar jawaban El Lilian pun kembali lagi kemeja kerjanya.


mereka pun melanjutkan pekerjaannya masing-masing.


*****


keesokan paginya saat El memasuki kantor, beberapa karyawan terlihat sangat sinis dan memandang jiji kepadanya.


El pun tidak begitu mempedulikan mereka semua dan berjalan begitu saja.

__ADS_1


namun saat memasuki lift beberapa karyawan juga terlihat memandang sinis kepadanya.


mereka bahkan mengatakan bahwa El adalah wanita penggoda.


El sedikit terkejut mendengar perkataan tersebut.


tidak ingin berlama-lama berada dalam lift bersama mereka,El pun memutuskan untuk turun dari lift tersebut walaupun ruangan yang El tempati masih dua lantai dari tempat saat ini dia berada.


"ada apa dengan mereka ??? sepertinya mereka sangat tidak menyukai ku"ucap El membatin.


akhirnya El pun memutuskan untuk naik lift berikutnya.


El cukup senang berada dalam lift yang saat ini dia naiki,sebab hanya ada dirinya di dalam lift tersebut.


tidak berapa lama akhirnya El pun sampai di lantai tempat dirinya bekerja.


saat memasuki ruangan divisi marketing beberapa teman satu divisinya pun sama melihat El dengan pandangan tidak suka.


El pun berjalan menuju meja kerjanya.


tiba tiba Ashley dan Lilian menghampiri El.


"El apa benar berita itu???"tanya Ashley penasaran.


El yang bingung dengan perkataan temannya itu pun kembali bertanya.


"berita apa ???aku tidak mengerti yang kalian katakan!!!ucap El.


El juga membaca dalam percakapan grup kantor tersebut bahwa dirinya adalah karyawan yang tidak tahu malu karena sudah menggoda atasannya.


mereka juga berkomentar bahwa El sengaja menggoda Alex untuk mendapatkan jabatan tinggi.


membaca percakapan Tersebut membuat hati El sangat sakit dan tanpa El sadari air mata pun menetes di pipinya.


"apa kalian percaya berita itu???"tanya El.


Ashley dan Lilian terdiam untuk beberapa saat.


"kamu jawab saja apa benar berita itu???"tanya Lilian.


El terdiam sejenak sampai dia kembali menjawab.


"jika kalian ingin tahu semuanya ,besok kalian mampir ke rumah saja akan aku ceritakan semuanya!!!"ucap El.


"baiklah ,besok kita akan main kerumah kamu "ucap Ashley.


kemudian Ashley dan Lilian kembali ke meja kerjanya.


akhirnya El tahu kenapa karyawan lain melihat dirinya sinis .


tapi El tidak ingin memberitahu soal ini kepada Alex,El takut dirinya tidak di ijinkan lagi untuk bekerja oleh Alex.

__ADS_1


El akan merahasiakan hal ini ,El juga akan mencoba untuk bertahan dengan sikap para karyawan itu.


memikirkan hal itu membuat kepala El berdenyut.


tidak ingin terus-menerus memikirkan hal itu El pun kembali fokus pada pekerjaannya.


sampai jam istirahat pun tiba, seperti biasa Ashley dan lilian pun mengajak El untuk makan siang bersama.


tapi kali ini Lilian mengajak untuk makan siang di kantin kantor.


awalnya Ashley menolak saran Lilian untuk makan di kantin kantor mengingat rumor tentang El dan Alex pastinya karyawan yang berada di kantin akan membuat El tidak nyaman.


namun El malah menyetujui permintaan Lilian untuk makan di sana.


mereka pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke kantin kantor.


sepanjang perjalanan menuju kantin semua karyawan terlihat jelas memandang El dengan sinis dan tidak suka.


namun sebisa mungkin El bersikap biasa saja.


saat El dan yang lainnya sudah duduk di salah satu meja kantin , terdengar jelas kasak kusuk para karyawan yang membicarakan dirinya.


"lihat wanita itu sungguh tidak tahu malu berani-beraninya menggoda pak Alexander"ucap salah satu karyawan wanita.


"mungkin saja dia sudah melemparkan tubuhnya kepada pak Alex"ucap wanita lainnya.


mendengar ucapan para karyawan wanita tersebut hati El sangat sakit.


meskipun yang mereka bicarakan adalah suaminya sendiri tapi tetap saja El merasa sedikit terganggu, apalagi mereka sampai menyebut El wanita tak tahu malu.


"sudah jangan dengarkan mereka"ucap Ashley memberi semangat.


Lilian pun mengusap pundak El beberapa kali untuk menenangkan nya.


yang membuat El kesal adalah ucapan mereka yang menyebutkan bahwa El wanita penggoda.


jelas-jelas dirinya adalah istrinya Alexander bukan wanita penggoda seperti yang mereka sebutkan tadi.


andai mereka tahu bahwa El adalah istri Alex atasannya mereka mungkin mereka tidak akan berani bersikap seperti itu terhadap El.


tidak ingin menggubris omongan mereka El pun bersikap bodo amat, walaupun pada kenyataannya el merasa sedikit kesal.


"sudah lah El jangan terlalu memperdulikan omongan mereka,kita tahu ko kamu tidak seperti yang mereka bicarakan"ucap Ashley.


"iya kita yakin kamu tidak seperti itu El"timpal Lilian.


El yang mendengar ucapan Ashley dan Lilian pun senang, pasalnya mereka masih mempercayai El .


"iya terimakasih karena kalian sudah mau percaya kepada ku"ucap El.


El sadar semua ini terjadi karena dirinya sendiri yang menutupi kebenaran siapa sebenarnya dirinya tapi itu semua El lakukan hanya untuk bisa tenang bekerja di perusahaan ini.

__ADS_1


******


__ADS_2