Istri Rahasia CEO Tampan

Istri Rahasia CEO Tampan
56//hari pertama bekerja


__ADS_3

pagi ini El dan Alex terlihat berbeda dan


tadi malam adalah malam penyatuan bagi mereka berdua, Mungkin itu sebabnya mereka tampak sangat terlihat berbeda.


saat ini El sedang menikmati sarapan pagi seperti biasa.


namun bedanya hari ini El berpenampilan sangat rapi.


hari ini adalah hari pertama El bekerja di perusahaan A.G grup.


"sayang apa kamu ingin berangkat bersama???"tanya Alex.


El berpikir sejenak , kalau dirinya berangkat bersama dengan Alex dan terlihat oleh karyawan lain bisa-bisa rencananya akan gagal total.


"tidak perlu mas ,biar aku naik taksi saja!!!"ucap El.


"kenapa apa kamu malu satu mobil dengan aku!!!"tutur Alex.


"bukan begitu mas, mas kan tahu kalau aku ingin bekerja disana seperti yang lain tanpa mereka membedakan siapa aku sebenarnya"ucap El.


"baiklah terserah kamu saja,tapi ingat jika ada orang yang bersikap tidak sopan atau menyulitkan kamu ,kamu langsung bilang pada mas"ucap Alex.


"siap bos"ucap El sambil tersenyum .


"sayang cepat selesaikan sarapan mu,nanti terlambat ke sekolah"ucap El mengingatkan.


"iya mom"ucap mikayla patuh.


"kamu berangkat bersama dad saya ya"ucap Alex.


Mikha yang mendengar ucapan Alex pun senang bukan main.


"iya dad Mikha mau berangkat bareng dad saja"ucap mikayla girang.


"baiklah ayok"ajak Alex.


mikayla dan Alex pun beranjak dari tempat duduknya masing-masing.


" sayang apa kamu tidak ingin berangkat bersama???"tanya Alex lagi.


"tidak mas, kalian berangkat saja duluan"ucap El.


Alex dan mikayla pun akhirnya berangkat bersama.


*****


pukul 07:45 pagi El sudah sampai di depan lobby.


saat akan memasuki kantor, ternyata Lilian juga baru datang.


"pagi El kamu juga baru datang???"ucap Lilian.


El yang merasa namanya di panggil pun menoleh keasal suara.


"eh kamu li,iya aku baru datang juga nih"jawab El.


"iya sudah ayok kita bareng saja, bukankah kemarin kita disuruh menemui kepala divisi dulu sebelum bekerja"tutur Lilian.


"ah ya hampir saja aku lupa "jawab El.


Lilian dan El pun memutuskan untuk menemui kepala divisi terlebih dahulu sebelum memulai bekerja.


di dalam lift El mendengar para karyawan wanita membicarakan tentang suaminya Alex.


terdengar jelas bahwa mereka sangat mengagumi sosok Alexander.

__ADS_1


"kalian tahu kan pak Alexander itu selain tampan dia juga sangat kaya raya "ucap salah satu karyawan.


"iya pak Alex itu calon suami idaman kan!!!"tutur wanita disebelahnya.


mendengar percakapan tersebut membuat hati El sedikit memanas.


"bisa-bisanya mereka memuji suami orang lain di depan istrinya sendiri"ucap El membatin.


berada di dalam lift bersama karyawan seperti mereka membuat El sangat kesal.


tidak berapa lama pintu lift pun terbuka.


El dan Lilian pun keluar dari lift dan langsung menuju ruangan kepala divisi.


"selamat pagi pak"sapa Lilian dan El bersamaan.


"pagi , silahkan masuk"titah pak Yuda kepala divisi marketing.


pak Yuda sendiri adalah kepala divisi di bagian marketing ,dia bekerja di perusahaan A.G Graham cukup lama, walaupun umurnya sudah tidak muda lagi tapi perusahaan tersebut masih mempekerjakan pak Yuda .


salah satu alasan kenapa pak Yuda masih dipekerjakan disana adalah Karna beliau memiliki dedikasi yang tinggi terhadap perusahaan.


"silahkan duduk!!!"perintah pak Yuda.


El dan Lilian pun kemudian duduk di hadapan pak Yuda.


kemudian El memperkenalkan dirinya kepada pak Yuda sebagai karyawan baru yang kemarin baru saja di terima di perusahaan ini.


"perkenalkan pak saya elmeira Annastasia dan teman saya Lilian ,kami karyawan baru yang kemarin baru saja di terima di kantor ini"ucap El memperkenalkan diri.


"iya saya sudah membaca data kalian berdua, dan perkenalkan juga saya adalah Yuda kepala dibagian divisi marketing, saya harap kita bisa bekerjasama dengan baik "ucap pak Yuda.


mendengar ucapan pak Yuda Lilian dan El pun mengangguk tanda mengerti.


"kalau begitu mari saya antar kalian ke ruang divisi marketing"ucap pak Yuda sambil beranjak dari tempat duduknya.


tidak berapa lama mereka pun sampai di sebuah ruangan ,disana berjejer meja serta komputer .


terlihat juga sudah ada beberapa orang yang duduk di tempat duduknya masing-masing.


melihat kedatangan pak Yuda , mereka pun beranjak dari tempat duduknya.


"selamat pagi pak"ucap serentak karyawan di bagian divisi marketing.


"pagi juga...saya cuma mengantarkan Lilian dan elmeira untuk bergabung di divisi kalian ,saya harap kalian bisa saling bekerjasama"ucap pak Yuda.


"mohon bantuannya"ucap El dan Lilian bersamaan.


"kalau begitu silahkan kalian duduk di bangku yang kosong"perintah pak Yuda.


"terimakasih pak"ucap El kemudian berjalan menuju meja kerjanya.


setelah kepergian pak Yuda El dan Lilian pun memperkenalkan dirinya kepada teman satu divisinya tersebut.


setelah acara berkenalan dirasa cukup , mereka pun sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.


bekerja di bagian divisi marketing tak lantas membuat El kesusahan,sebab saat bekerja di perusahaan dirgantara grup El juga bekerja di bagian yang sama.


********


lain halnya dengan Alex, saat ini dia sedang di sibukkan dengan banyaknya dokumen yang harus dia periksa.


menjadi seorang CEO di A.G grup sekaligus pemilik perusahaan besar tersebut membuat Alex harus bekerja ekstra , apalagi perusahaan A.G Grup bukanlah Perusahaan kecil.


di usianya yang masih muda Alex dipaksa untuk menanggung jawab semua hal yang berhubungan dengan keluarga Graham, termasuk perusahaan A.G grup.

__ADS_1


saat Alex sedang sibuk dengan pekerjaannya, tiba-tiba terdengar suara pintu diketuk dari luar.


tok ...tok...tok ..


"masuk"perintah Alex.


"maap mengganggu pak,saya ingin mengantarkan beberapa dokumen yang harus bapak tandatangani"ucap siska sekertaris Alex kemudian berjalan menghampiri meja kerja Alex sambil menyodorkan beberapa dokumen keatas meja kerja Alex.


Alex pun menghentikan aktivitasnya sebentar , kemudian mengambil dokumen yang barusan Siska berikan.


saat Alex sedang memeriksa dan menandatangani dokumen yang dibawa Siska,tanpa Alex sadari ternyata Siska sedang memperhatikannya.


Siska sengaja membuat 2 kancing bajunya yang dengan jelas akan memperlihatkan 2 gundukan kenyal miliknya.


namun tindakan Siska tersebut tidak mendapat respon Sama sekali dari Alex.


Alex sendiri hanya fokus pada dokumen yang sedang di pegang nya.


"ini sudah "ucap Alex sambil menyodorkan dokumen tersebut kepada sekretaris nya.


merasa tidak mendapat respon Siska pun menghentikan niatannya untuk menggoda sang atasan.


"kalau begitu saya permisi pak "ucap siska kemudian berlalu dari ruangan Alex.


Alex sendiri kembali terhanyut dalam pekerjaannya tanpa memperdulikan Siska.


*******


tak terasa jam istirahat pun tiba El dan Lilian pun keluar dari ruangan nya untuk mencari makan siang.


"Li kita makan siang dimana ya???"tanya El bingung sebab dia belum tahu tempat makan di perusahaan tersebut.


sebelum Lilian menjawab, Tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri mereka.


"hai salam kenal aku Ashley satu divisi juga ko dengan kalian"ucap Ashley memperkenalkan diri .


elpun menjabat tangan Ashley.


"aku elmeira,panggil saja El"ucap El


"dan aku Lilian "ucap kemudian Lilian memperkenalkan diri.


"aku tahu kalian pasti bingung kan untuk makan siang dimana!!!"tutur Ashley.


"kamu ko tahu"jawab Lilian.


"aku juga pernah menjadi karyawan baru di sini dan mengalami hal yang sama seperti kalian, kalau begitu mau tidak kita makan di kantin kantor saja !!!disana makanan nya tidak kalah enaklah dengan makanan restoran"ucap Ashley.


"baiklah ayok "jawab El.


mereka pun akhirnya memutuskan untuk makan siang bersama di kantin kantor.


saat tiba di kantin, ternyata sudah banyak karyawan yang makan siang di sana.


El dan yang lainnya pun mencari tempat duduk dan memesan beberapa makanan dan minuman.


beberapa karyawan laki-laki juga terlihat memperhatikan El .


walaupun El berpenampilan sederhana tapi tetap saja kecantikannya tidak bisa di tutupi,ell begitu berbeda dengan yang lainnya dan itu yang membuat El terlihat begitu menarik dari pandangan karyawan laki-laki di sana.


tidak hanya itu kecantikan El juga membuat karyawan wanita di perusahaan tersebut menjadi iri sekaligus terasa tersaingi.


itu semua terlihat jelas dari pandangan sinis beberapa karyawan wanita yang sedang makan siang dekat dengan meja yang El tempati.


namun El tidak menyadari itu sama sekali.

__ADS_1


*****


__ADS_2