ISTRI SIMPANAN SANG CEO

ISTRI SIMPANAN SANG CEO
MERASA LUCU


__ADS_3

anya begitu senang karena kini ji sudah dibawah pengaruh nya dia merasakan kebahagiaan yang tidak akan pernah ia lupakan ini adalah awalan untuk kehancuran jesika karena ji yang tadinya begitu menyayangi nya berubah menjadi benci dirinya kepulangan jesika sudah diketahui oleh anya dan pasti orang yang paling jesika rindukan adalah ji putrinya sebelum meninggal Bandara jesika sudah menghubungi ji lewat telpon rumah namun tak ada jawaban dari ji hanya terdiam dan ia malah mematikan sambungan telepon tersebut jesika merasa bingung ada apa dengan ji kenapa ia menutup telpon tanpa bicara sepatah katapun jesika pun menjadi begitu penasaran ada apa dengan ji


#kediaman maxsim


terlihat mobil sport berwarna hitam berhenti didepan gerbang Jesika sudah kembali dan ia pun berlari begitu cepat dan ia membawa begitu banyak sekali oleh-oleh untuk ji seorang pelayan pun membuka pintu karena memang anya lah yang menyuruh nya untuk membukakan pintu untuk Jesika dan membawanya ke ruang tamu.


anya pun berjalan menuruni anak tangga terdengar suara langkah kaki


tak.... ttak.... takkk......


"selamat datang Jesika apa kabar mu apa kau mau minum teh bersama ku karena aku baru saja mendapatkan teh paling enak dari teman ku apa kau mau " ucap anya dengan mengeluarkan senyuman palsunya

__ADS_1


" ya... terimakasih tapi maaf yah aku kesini hanya ingin bertemu dengan ji apa kah dia makan dengan baik " sahut Jesika dengan memasang ekspresi wajah tidak suka


" baik tidak masalah ji sedang dikamar nya dia begitu senang tinggal disini dan dia tidur dengan baik dan sekarang ia mulai bersekolah dengan jihye mereka mulai akrab satu sama lain " ucap Anya


dan Jesika pun terdiam seketika mendengar perkataan dari Anya, Jesika pun mulai bergumam dalam batinnya ia begitu takut karena ia tahu bahwa jihye adalah anak dari chan dan pretty sahabat nya yang ia takutkan adalah jika ji tahu bahwa jihye dan ji adalah saudara satu ayah terdengar suara ji ia pun tersadar dari lamunan nya.


" ibu...... " ucap Ji


" iya.... " sahut jesika dan Anya bersamaan


" ji sayang ku ibu begitu merindukan putri ibu ini lihatlah ibu bawakan oleh-oleh untuk mu lihat ini " ucap Jesika yang memeluk ji dengan begitu penuh kerinduan

__ADS_1


" lepaskan aku cepat kau kesini mau apa aku sedang sibuk karena besok aku ada ujian jika tidak ada lagi kau bisa pergi kau tahu pintu keluar bukan silakan anda pergi " sahut ji pun melepaskan pelukan Jesika begitu tersentak bagaikan tersambar petir disiang bolong karena putri yang ia rindukan selama sebulan penuh tiba-tiba mengatakan hal yang belum pernah ia dengar sebelum nya terlihat jelas tatapan kebencian dari ji ketika melihat nya


" ji kenapa kau berbicara seperti itu kepada ibumu sendiri apa salah ibu sama kamu ji mengapa kau seperti ini apa wanita ****** itu yang mempengaruhi mu ji yang ku kenal tidak seperti ini ji ada apa sayang jika kau marah maafkan lah ibu begitu merindukan mu apa kau tahu ibu membawakan semua yang kau inginkan selama ini lihat lah " ucap Jesika pun mulai tidak bisa menahan air matanya lagi ia begitu sedih


" aku tidak butuh lagi buang saja dan ingat wanita yang kau sebut ****** itu dia ibu ku dia tidak pernah menyakiti siapapun aku bahagia menjadi anaknya dan aku tidak punya seorang ibu pembunuh seperti dirimu dan ini baik akan aku ambil dan jangan pernah datang lagi karena mulai hari ini kita tidak ada hubungan lagi mengerti dan aku sudah tahu semuanya bahwa tuan maxsim bukan ayah ku kan ayah ku dan ayah jihye orang yang sama benar bukan ku harap kau bisa membusuk dipenjara aku benci dengan mu " ji pun pergi meninggalkan Jesika yang sedang menangis tidak ada rasa perduli sedikit pun untuk Jesika saat ini karena ji telah membenci


Anya yang menyaksikan itu semua begitu merasa puas karena rencana nya sudah berhasil ia berjalan membawakan minuman dan memasang wajah seperti tidak terjadi apa-apa


" ini minum lah kemana ji apa yang terjadi sebenarnya " tanya Anya yang pura-pura tidak tahu


" sudahlah jangan tidak tahu apa-apa kau kan yang menghasut ji untuk membenci ku apa mau mu sebenarnya katakan kau lah yang telah merebut kebahagiaan ku kau merebut semuanya dari ku kau ingin apa lagi setelah suami ku kini kau mengambil putri ku mau apa kau sebenarnya " ucap Jesika

__ADS_1


" hahahaha prokkk..... prokkk..... prokkk.... wah.... wah.... wah.... aku tidak menginginkan apapun aku hanya ingin nyawa mu kau ingat bukan pretty yang suaminya kau rebut dan kau juga yang merencanakan pembunuhan kepada nya hahahaha apa kau lupa seorang wanita yang mengusir mu dan chan kau tak ingat itu aku jika kau macem-macem kepada ku, lihat saja aku tidak segan-segan untuk membunuh mu ini baru peringatan pertama untuk mu cepat atau lambat kau akan mati ingat itu aku sudah menemukan 5 orang yang juga ikut dengan mu untuk membunuh kakak ku orang yang pertama kau lah yang harus mati setelah itu mereka hahaha jadi jangan pernah mencari masalah dengan ku " ancam Anya Jesika pun tidak bisa berbuat apa-apa karena jika ia melawan ia kan mati Jesika begitu ketakutan tubuh nya tiba-tiba melemah ia pun berjalan dengan begitu pelan-pelan


" baik... aku harus pergi " ucap jesika pun berjalan dengan begitu pelan karena ia begitu lemas dengan ancaman Anya kepada nya


__ADS_2