
akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba pernikahan anya dan maxsim diadakan secara tertutup hanya rekan sesama bisnis saja yang diundang bagaimana dengan jesika ?jesika tidak hadir karena maxsim takut dia akan menghancurkan acara tersebut semua orang yang datang begitu kagum dengan kecantikan anya nana sahabat anya pun juga turut hadir keacara pernikahan sahabatnya itu nana membawa sebuah hadiah .sekarang anya sudah sah menjadi istri dari maxsim jovian bram dan kini nama belakang anya menjadi nyonya anya bram anya pun begitu bahagia karena ia akan bertemu dengan orang yang telah membunuh kakaknya itu ia tidak perlu mesti membayar orang untuk mencari karena wanita itu sudah ada didepan matanya tinggal membuat rencana agar bisa membuat nya jera
acara pun telah usai akhirnya mereka pun pergi meninggalkan aula hotel dan pergi menunggu kamar karena ini adalah malam pertama mereka
anya sedang berusaha untuk membuka gaun pernikahan nya namun tak bisa akhirnya ia meminta sedikit pertolongan kepada tuan maxsim sekarang adalah suaminya
" tuan bisakah kau menolongku " ucap anya yang sedang berusaha membuka resleting nya itu maxsim pun berjalan kearah anya ia pun berhasil membukanya karena ia tak sabar lagi ia pun mulai mencium bibir mungil anya dan tangannya pun mulai meremas dua bola kenyal milik anya pun mengeluarkan sedikit desahan .
__ADS_1
3kali mereka melakukan nya ketika sedang asik di tengah kegiatan mereka tiba-tiba ponsel milik maxsim berbunyi membuatnya kesal ketika ia melihat nama siapa yang menelpone ternyata jesika
" sayang kau tidak pulang lagi kau tahu ji menanyakan mu terus aku harus mengatakan apa padanya " ucap jesika di sebrang sana
" kau mengganggu malam pertama ku urus saja anak mu itu aku tidak mau tahu karena aku bukan ayah nya cari saja ayah kandung nya agar dia tidak mengganggu terus mengerti kau jesika jika kau sekali lagi menelphone ku lihat saja kau besok " teriak maxsim pun mematikan sambungan telphone nya itu
dilain tempat jesika begitu kesal ia mulai tidak bisa mengontrol dirinya lagi ia begitu penasaran siapa wanita yang menjadi saingannya itu maxsim mengabaikannya karena wanita itu ia pun menyuruh tanangan kanannya untuk mencari tahu tentang istri kedua suaminya itu ia tidak suka jika harus berbagi sesuatu miliknya itu ia sudah tidak sabar untuk memberi perhitungan pada wanita itu
__ADS_1
" sial...berani sekali ia mengancamku lihat saja maxsim kau yang membuat ku seperti ini dan kau harus rasakan akibatnya aku tidak akan terima jika kau lebih memperdulikan wanita itu dibandingkan aku lihat saja nanti silakan kau menghabiskan malam mu dengan nya jangan harap untuk besok kau akan menerima semuanya karena kau telah mengabaikan aku jangan panggil aku jesika jika aku tidak bisa membuat mu bertekuk lutut atas apa yang kau lakukan terhadapku " gumam jesika pun mulai meminum wine yang ada ditangannya itu ia pikir setelah ia mempunya anak maxsim akan mencintai nya lagi ternyata sebaliknya maxsim malah semakin membencinya lee jun ia tidak tahu kemana bak ditelan bumi begitu saja dan terdengar suara bocah berusia 9 tahun menangis melihat ibunya sedang mabuk dan melukai dirinya sendiri ji begitu takut karena hanya ibu nya lah yang ia punya ji tahu jika ayah nya itu tuan maxsim tidak pernah menyukai nya sama sekali
" ibu mengapa ibu melakukan ini kepada ku ibu jangan seperti ini kau membuat ku takut ibu bangun ibu bangun hiks...hiks..." ucap ji pun memeluk sang ibu
" sayang jangan menangis kau tidak boleh menangis ibu hanya sedang lelah kau tidurlah ibu ingin tidur besok pagi kita bertemu ayah oke " sahut jesika
" benarkah ibu asik kalo gitu aku tidur ya ibu miss you ibu " ji pun berlari meninggalkan jesika karena bocah itu begitu bahagia karena untuk pertama kalinya ia bertemu dengan ayahnya
__ADS_1