
Akhirnya jam makan siang pun telah tiba dan kini Anya dan Park sedang makan ditempat favorit mereka saat mereka masih bersama dulu sedari tadi park selalu mencoba membuat Anya mengingat kenangan mereka ditempat tersebut namun Anya hanya diam karena sedari tadi ia hanya memantau suaminya itu di ruang rapat dan tiba-tiba maxsim mendapatkan panggilan masuk dari seseorang terlihat jelas percakapan ke dua orang yang berusaha untuk menjebak suaminya itu siapa lagi dalang dibalik semua ini Annando vers telah membuat jebakan untuk suaminya dengan mengajak minum dan ia juga telah memesan hotel dan ia tak lupa telah menyiapkan seorang wanita penggoda untuk menjebak suaminya Anya mulai geram ia tidak bisa diam saja tak lama Anya pun tersenyum bahagia karena ia akan membuat Nando sipria brengsek itu bertekuk lutut untuk meminta maaf kepada suaminya
" menarik sekali kau akan masuk kedalam jebakan ku bedebah " ucap Anya tak sengaja park begitu bingung dengan perkataan Anya
" kau kenapa apa kau sedang sakit dan itu apa mengapa banyak sekali tanda merah di leher mu " tanya park penasaran
" oh ini kau tahu bukan suami ku begitu bergairah sehingga membuat ku menjadi seperti ini hehehehe kau tahu ia begitu hebat ketika kami di ranjang pokoknya aku paling cinta deh sama dia " sahut Anya sehingga membuat park begitu kesal mendengar jika Anya abis berhubungan dengan suaminya itu
" seperti apa suami mu apakah dia pria yang baik apa kau begitu mencintai nya sehingga kau menolak ku " park pun menberikan pertanyaan kembali kepada Anya karena ia begitu cemburu
__ADS_1
" kau tahu dia laki-laki yang begitu baik ia selalu lembut kepada ku ia orang yang paling ku cintai selama nya tak akan ada yang bisa menggantikan posisinya karena dia selalu memberikan apapun yang aku ingin kan dia selalu setia kepada ku dan ia tidak pernah meninggalkan ku sedikitpun pokoknya aku adalah wanita paling beruntung karena telah bertemu dengan nya " sahut Anya menceritakan kebahagiaan nya telah memiliki maxsim dan Anya pun merasa sudah kenyang ia pun bangkit dan karena ia ada pekerjaan lagi.
" tidak bisakah kita seperti dulu lagi seperti apa pria mu itu tak akan ku biar kan dia bahagia begitu saja dengan mu akan ku pasti kan dia akan merasakan apa yang ku rasakan " ucap Park dengan penuh arti namun Anya hanya bisa tersenyum karena ia tak ingin berdebat siang ini
" terserah kau saja tuan saya sangat berterimakasih atas traktiran mu siang ini dan apa tadi kau bilang membuat suami ku merasakan apa yang kau rasakan, dengar kan aku baik-baik seburuk apapun dia ku selalu menerima nya dengan hati ku karena cinta nya selalu membuat nyaman didekatnya dia selalu ada untuk ku dan ku sangat minta maaf jika semua sikap ku membuat mu seperti ini aku hanya ingin kau melupakan aku kau bisa mencari wanita yang lebih baik dari aku dan kau asal kau tahu disini ia didalam hatiku hanya ada nama suami ku mengerti jadi tolong lupakan lah aku Park kau bisa memulai hidup mu tanpa aku kau pasti akan bahagia aku pamit dulu " Anya pun bangkit dan berlalu pergi ia sudah muak harus berbicara pelan lagi kepada park pria yang telah ia lupakan.
anya berjalan meninggalkan cafe tersebut dengan terburu-buru karena ia harus menyusun rencana selanjutnya ia pun menghubungi sahabatnya siapa lagi kalo bukan nana, ia pun mulai mencari nomor telpon nana dan akhirnya ketemu dan ia pun langsung menekan tombol berwarna hijau tersebut.
Anya calling......
__ADS_1
ketika ia melihat siapa yang menelpon nya akhirnya ia meminta izin untuk mengangkat telpon tersebut
"tuan Zen maafkan saya meminta izin untuk mengangkat telpon dari teman saya terlebih dahulu boleh kah " ucap nana
" tentu saja boleh biar saya yang melanjutkan cepat angkat " sahut tuan Zen adalah seorang CEO dari perusahaan Mz grup siapa yang tidak mengenal perusahaan tersebut adalah perusahaan no 2 setelah perusahaan yang dipegang oleh maxsim Zen adalah sahabat karib maxsim dan juga park sampai sekarang sifat Zen tidak seperti sifat kedua orang tuanya yang angkuh dan sombong Zen pernah kehilangan wanita yang begitu ia cintai namun semenjak kejadian 8 tahun yang lalu membuat ia terpaksa membenci keluarga nya sendiri karena hilang nya wanita tersebut disebabkan keluarga Zen sendiri yang tidak merestui hubungan mereka sehingga Zen nekat tetap mempertahankan hubungan nya dengan wanita tersebut.
" Hallo ada apa Anya kau menghubungi ku apa kau tahu aku sedang ada meeting dengan klien penting kau ini selalu saja menghubungi ku saat waktu yang tidak tepat bodoh " ucap Nana dengan nada kesal sedang Anya hanya terkekeh geli mendengar sahabatnya itu marah-marah kepada nya
" iya maaf deh sepertinya kau begitu bahagia aku mengerti karena boss mu yang tampan itu bukan hehehehe, kau tahu ada hal penting dan kau harus membantu ku malam ini kita bertemu di rumah mu saja Oke nana kalo begitu aku tutup dulu yah bay... " sahut Anya belum sempat nana menjawab sambungan telepon pun ditutup sepihak dan nana pun tambah kesal dengan tingkah sahabatnya tersebut.
__ADS_1
" menyebalkan dia sendiri yang menelpon dia sendiri yang mematikannya Hu... sabar nana " guman nana pun melanjutkan aktivitas nya kembali dan memasuki ruangan tersebut.