
pagi ini anya sudah siap dengan dandan yang begitu luar biasa sehingga membuat maxsim begitu kesal karena istrinya berdandan tidak seperti biasa pertengkaran kecil terjadi namun maxsim memilih untuk mengalah ia tahu betul sifat istrinya ini jika ia tidak mengalah ia akan didiemi sang istri dengan waktu yang begitu lama maka dari itu ia memilih diam.
" ayah apa kau tahu kami mendapatkan nilai A+ dalam mata ulangan kami ibu bilang jika kami mendapatkan nilai bagus ayah akan memberikan kami apapun yang kami minta apakah betul ayah " ucap ji yang sedang mengunyah roti
" benarkah baik tuan putri kalian ingin liburan kemana nanti ayah akan memesankan tiket untuk kalian " sahut maxsim pun membelai rambut kedua putrinya itu
" kami ingin berlibur ke Jepang ayah kami dengar bulan besok akan ada musim semi ayah dan bunga sakura akan Bermekaran disanah ayah apakah boleh ayah kami kesana kami berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh " ucap mereka bersamaan
" baik-baik ayah akan memberikan tiket pesawat untuk kalian berlibur ke Jepang tapi ingat kalian akan di awasi oleh orang-orang kepercayaan ayah apakah kalian mengerti " sahut maxsim pun tersenyum
" baik ayah jika itu saja kami mau asal kan orang-orang kepercayaan ayah itu tidak akan mengikuti kami terus mereka harus mengawasi kami dari kejauhan " ucap ji
" oke jika itu mau kalian ayah akan bicarakan nya dulu kepada mereka " sahut maxsim pun beranjak dari tempat duduk dan tak lupa maxsim mencium ji dan kwon tak lupa pula ia mencium istrinya itu Anya pun membalas ciuman tersebut sampai-sampai mereka tidak sadar jika disitu ada putri mereka Anya memberikan kode kepada suaminya itu untuk masuk kekamar Anya berjalan menaiki anak tangga diikuti juga oleh maxsim ketika mereka bersamaan masuk maxsim sudah tidak sabar ia merindukan tubuh indah sangat istri Anya pun tak lupa untuk mengunci pintu kamar mereka maxsim mencium setiap inci tubuh sang istri dengan tidak sabaran karena Anya begitu menawan sehingga junior nya dipagi ini pun berdiri tak mungkin ia akan berangkat ke kantor dengan junior yang masih berdiri di sela-sela kegiatan Ranjang mereka tiba-tiba ponsel milik maxsim berbunyi awalnya maxsim tidak menghiraukan nya karena merasa terganggu Anya meminta suaminya itu untuk mengangkat telpon terlebih dahulu
__ADS_1
"arrgghhhhhh..... sial.... " gumam Maxsim pun bangkit dan mengambil ponsel nya ternyata adalah sekertaris jo yang menelpon nya
" hallo pak... anu.... maaf saya mengganggu pagi ini anda ada meeting dengan tuan park pak " ucap sekertaris jo di sebrang sana
" baik.... sebentar lagi saya akan kesanah saya juga sudah tahu tolong jangan ganggu saya dulu mengerti " teriak maxsim belum sempat jo menjawabnya sambungan telepon pun sudah terputus maxsim pun menaruh ponselnya di meja dan ia pun berbalik badan dan berjalan kearah ranjang terlihat Anya tersenyum kepada suaminya yang masih cemberut dengan raut wajah penuh amarah
" ada apa tuan apa ada hal penting dikantor maaf jika aku membuat mu seperti ini seharusnya aku tak menggoda mu maafkan aku " ucap Anya pun menundukkan kepalanya Anya memang benar-benar bersedih dan cemburu ia takut jika maxsim mempunyai wanita lain
" maafkan aku sedikit kesal gara-gara jo kau menjadi sedih seperti ini lihat aku begitu cintai mu maafkan aku jika tadi aku sedikit frustasi karena aku yang memilih mu maka dari itu kau akan selalu menjadi wanitaku maafkan aku sayang jika aku sedikit posesif karena aku tak ingin kehilangan dirimu " sahut maxsim pun mencium lekuk leher Anya hembusan nafas yang begitu bersemangat maxsim begitu mencintai Anya ia tak akan memberikan istrinya itu kepada siapapun cukup sekali ia pernah di sakiti ia tahu jika Anya memang mencintai dirinya maka dari itu ia harus melindungi wanita yang begitu mencintai nya itu
" aku berangkat kerja dulu ya sayang jika kau butuh sesuatu bisa kau hubungi aku mengerti " ucap maxsim pun mengecup pipi sang istri dengan penuh cinta
" baik sayang, eh tuan hari ini aku ada pemotretan untuk iklan untuk makan malam kau ingin makan apa " sahut Anya maxsim pun terkejut bahagia karena Anya memanggil dirinya dengan sebutan sayang
__ADS_1
" jangan takut jika memang kau belum terbiasa dengan memanggil ku seperti itu aku tidak pernah memaksa mu bukan jadi jangan mencoba jika kau belum bisa aku pergi dulu " ucap maxsim pun menutup pintu kamar dengan raut wajahnya yang begitu senang
sepanjang perjalanan maxsim pun masih tersenyum sendiri mengingat perkataan sangat istri membuat dirinya begitu bahagia namun ia tidak bisa Terima dengan jo telah membuat suasana hati istrinya itu buruk pagi ini ia akan menghukum semua orang yang ada dikantor.
#JB GRUP A
maxsim sudah sampai didepan gedung tinggi yang begitu mewah ia pun keluar dari mobil hitam keluaran terbaru tersebut ia berjalan dan diikuti pula dengan beberapa karyawan dan asisten pribadi nya mereka tidak bisa berbicara sepatah kata pun karena takut dengan bos mereka.
lift pun telah terbuka maxsim pun berjalan dan semua karyawan masih belum bisa bicara jo pun masih mengikuti nya tiba-tiba maxsim berhenti dan berbalik badan
" mana jadwal hari ini dan kenapa semuanya belum siap untuk rapat kalian bagaimana hah kerjaan kalian hanya duduk saja dan makan ia cepat pergi ke ruangan rapat sekarang kau jo ikut dengan ku " ucap maxsim yang sedikit membentak kepada semua karyawan nya itu ia berjalan dengan raut wajahnya yang begitu dingin
" ini pak jadwal hari ini tuan park sedang dalam perjalanan menuju kesini dan siang nanti ada acara makan siang dengan tuan jung pak dan malam nanti malam ada acara peresmian resort di kota xx pak " sahut jo yang masih ketakutan dengan masalah tadi pagi
__ADS_1
" kau tahu karena mu istri ku cemburu dia kira kau adalah seorang wanita ia menangis karena aku begitu kesal besok jika ingin memberitahu ku ingatkan aku dari malam mengerti aku tidak suka jika aku sedang bersama istri ku kau mengganggu ku mengerti " ucap maxsim