
Fian yg saat itu mencoba mengambil hp nya, dari saku celana nya dan mencari nama dokter cici di sana, akhrir nya iya dapat dan lasung menelpon, sedang kan cici yg saat itu bersantai sedikit karna selesai memeriksa pasien nya, tiba - tiba hp nya berbunyi di atas meja.
kring..... kringg
" *ya halo,
ada apa yah, pak fian telpon saya..
" gini, dokter cici kalau bisa sekarang anda ke restoran **Ag** , pa brian ingin ktemu anda.
(ucap fian)
"aaaaah,
emang nya ada apa, persan aku tdk buat masalah deh, barusan kali ini pa brian ingin bertemu sama saya. atau sasah yg buat masalah ( ucap cici yg penasaran)
" bkn soal buat masal dokter cici !!!!! tapi pa brian ingin membicarakan saham kepada anda , kamu **** ternyata yah........
" apaaa...
kamu bilngi aku **** kamu yg sinting..... emang slah kalau org bertanya ???
( ucap cici merasa kesal)
" ya sudah dokter cici aku, tdk mau berantam sama kamu skrg!!!!!!
kamu di tunggu di rumah makan Ag sekarang*.
fian lansung mematikan hp nya.
" kamu gila sekarang .....
tiitttttitttt...... (panggilan terputus)
kuran ajar belum slesai aku bicara dia sudah matikan panggilan nya.
dasar singah.......uhhhh
cici yg saat itu mengabil hp dan jg tas nya pergi keluar kantor dan menuju parkiran mobil, dia pun lansung membawa mobil nya menuju jalan yg sdh di beritau yaitu rumah makan Ag .
sedang kan brian dan fian jg sudah menuju kesana.
di dalam mobil yg menuju rumah makan Ag
" bos, apakah cici mau terbuaka *tentang, sepupu nya itu ( ucap fian )
" betul juga yg kamu bilang,,,, gini aja kt ancam dia akan mengambil semua saham kt yg di rumah sakit nya, dan akan menghancur kan rumah sakit nya kalau dia tdk memberi tau tentang sasah (tasya)
" baik bos (ucap fian)
" berapa menit lagi kita tiba di sana
" 15 menit lg pa
" kamu telpon menejer restoran, lalu bilang sama , dia siap kan meja dan sabut dokter cici yg datangQ
" baik bos (ucap fian yg menelpon slah satu menejer di rumah makan)
__ADS_1
"halo pak fian, ada yg harus saya kerjakan. ( ucap menejer restoran)
" iya sekarang kamu siap kan meja dan sambut tamu pa brian dia dokter cici yg akan segera, tiba di sana, dan sebentar lagi saya dan pak brian akan tiba jg di sana.
" baik pak*..
panggilan pun terputus...
Cici yg sudah berada, di depan restoran Ag , langsung masuk, betapa kaget nya dia karna dia di sambut seakan-akan dia org penting yg masuk di restoran ternama itu.
" anda dokter cici kan ,( salah stu pelayan di situ)
"oh iya mba betul. ( ucap cici heran)
" anda slakan kemeja nomor 15 di sana bu, sebentar lg pak brian sampai,
" oh iya makasi mba
Cici yg heran di tunjukan meja yg org lain tdk bisa pakai karna itu, meja hanya untuk pemilik restoran saja...
" *jagan bilang ini restoran brian lg,,, hum tdk heran si kalau ini restoran dia, dia se orang ceo ternama sih,,, tp knp yah dia panggil aku, katanya mau bicarakan saham tp biasa bicara nya lansung di rumah sakit atau kantor ,, pnasaran aku...... ( sambil mengeleng kan kepala nya)
Tidak* terasa 15 menit terlewati, brian dan fiann lansung masuk ke restoran Ag.
brian yg saat itu di sambut ramah oleh semua pegawai nya. mata brian tertuju di meja 15 yg saat itu, cici tempati.
" siang *dokter cici ( ucap brian sambil menyalami cici)
" siang pa brian ( ucap cici membalas salaman brian dan fian)
" apa anda sudah pesan makan ( ucap brian)
" oh ok fian pesan 2 kopi untuk kt ( ucap brian)
Fian yg saat itu memanggil, pelayan dan memesan 2 kopi karamel dingin. sedang kan merekA menunggu kopi datang. mereka mulai membuka pembicaraan.
" *pak brian, sebenar nya ada hal apa????
anda memanggil saya datang ke sini.... (ucap cici)
" bgni saya mau membicarakan soal sasah sepupu kamu itu.
(ucap brian)
" emang nya sasah telah berbuat salah,,, pak brian ( sambil melihat pa brian)
" dia tdk berbuat salah tapi, kayak nya kamu menyembunyikan sesuatu tentang sepupumu itu. karna sy tdk habis pikir se org beiby sister telah megerjakan desain yg saya saja mengerjakan nya 3 hari, sedang kan dia btuh waktu 3 jam. ( ucap brian yg menatap ke arah cici*)
di sana fian mengeluar kan leptop dan gambar desain yg sasah buat.
" ini adalah gambar desain dari sasah, dan lebih heran nya lagi klain kt di jepang stuju akan desain ini, ( ucap fian menatap cici)
Cici yg saat itu merasa gelisa dan takut karna dia rasa, terpojokan oleh dua laki-laki laki harimau itu, tampa sadar cici lansung menghabis kan minuman nya dg skali tegukan.
" aduh tasya knp kamu bisa buat aku di pojokan kaya begini mati aku ( ucap cici dalaam hati)
brian dan fian yg saat itu melihat cici, gelisa dan takut mresa mereka telah menyembunyikan sesuatu yg sagat besar.
__ADS_1
"Dokter cicii.... ( ucap brian dgn tegas dan sedikit membesarkan suara nya)
kalau boleh anda jujur siapa sasah sebenar nya.
"sasah *spupu saya pak, brian. ( ucap cici panik)
" iya saya tau dia spupumu, tp saya tau juga kalau anda menyembunyikan sesuatu tentang sasah kepada saya.
" tdk pa brian sya tdk menyembunyikan apa-apa tentang sasah. mungkin bapa salah.. ...
tentang spupu saya.
" ok kalau anda tdk memberi tau saya tentang sasah, saya akan menggunakan intel saya mencari tau tentang sasah, dan kalau saya tau anda menyembunyikan se suatu tentah sasah, saya pastikan saham yg saya simpan di rumah sakit anda, saya tarik dan saya jg akan menghancur kan rumah sakit anda ( ucap brian tegas dan lansung berdiri*)
Cici merasa takut karan ucapan brian tdk pernah main -main, dan dia takut rumah sakit peninggalan ayah nya yg dia rintis akan hancur. maaaf kan aku tasya aku harus membongkar rasia mu....
"Tunggu pak brian ( ucap cici yg menahan brian yg akan meninggal kan nya)
ok, saya akan menceritakan semua nya tentang sasa, slakan anda duduk kembali.
Brian dan fian melirik kan mata mereka ke arah masing - masing dan tersenyum, karna rencana mereka berasil untuk mengancam cici dan membuka suara.
" slakan bicara dokter cici ( ucap fian)
kami akan mendegarkan.
" sebenar nya sasah adalah tasya...
dia bersal dari kota A, dia bukan spupu aku melain kan sahabat ku, dia anak pintar makanya dia mendapat kan beasiswa di paris slama di paris dia di kenal se bagai maha siswa yg teladan dan pintar membuat desain-desain yg cemerlang dia jg sering ikut lomba balapan, mau mobil atau motor kadang jg dia menyanyi ke kafe-kafe agar menghidupi dia di paris, tp sayang nya keluarga nya terlilit utang, makanya dia di suru pulang dan menikah hi, se orang laki-laki kaya dan pasti , pak brian akan kaget kalau tau siapa laki-laki yg tasya nikahi dia adalah Rino broon.
Belum selesai cici menceritakan fian dan brian merasa kaget bukan main dia lansung memotong cerita cici.
"*maksud kamu Rino broon .yg ini ( fian pun menunjukan foto rino dari hp nya)
"iya pak fian, dia adalah mantan suami dari tasya. emang rino brroon ada bnyak.
kamu bodo atau **** sih, aku mau lanjut cerita atau tdk nih ( cici merasa kesal dgn cerita nya di potong)
" iya slakan lanjut dokter cici( ucap brian yg dari tadi berusaha tenang)
Rino* broon tlah, membohongi, tasya dgn pernikahan itu. surat yg di tandatangani tasya di surat itu, tertulis bahwa rino yg akan membayar utang kluarga dari, tasya. sdang kan tasya tdk tau kalau di surat itu tertulis jg kalau slama 3 tahun dia menikah dia akan berpisah tapi kalau slama 3 tahun dia tdk bsa memiliki anak maka dia akan menggantikan uang yg di pakai membayar utang dari keluarga nya, betapa kaget nya tasya saat tiga tahun tasya menikah dia mempunyai se org ank yg cantik nama nya clara, tp dia tdk habis pikir ternyata mereka smua sudah merencanakan tasya.
tasya yg saat itu melawan karna dia tdk mau sampe anak nya di bawa sama ibu dari broon, tiba - tiba semua bodigrd rino memegang dan membius tasya. hingga aku menemukan tasya berada di jembatan xxx, dia terlihat sngat kucil penampilan nya tdk sama seperti tasya yg aku kenal, karna rino tdk perna membiarkan tasya berdandan atau memakai pakian yg biasa dia kenakan semasa dia kuliah dulu, tasya slalu memakai pakean yg biasa pembantu pake , dia jg bekerja di rumah pak brian untuk mengumpul kan uang spaya dia bisa mengambil anak nya kmbali, dia sama skali tdk bermaksud apa-apa dia sdh menganggap ayla kaya clara.
dia itu pa troma dgn semua laki-laki yg di pikiran nya skarang bagai mana bisa dia harus mengambil anak nya.
" ( kayak nya kalau soal dia pintar berkelahi aku jgn bongkar deh biar kan itu jd rahasia. ucap cici dalam hati)
" itu semua tentang tasya tdk ada yg saya sembunyi kan lg.
Fian yg saat itu melihat bos nya hanya tersenyum tipis merasa, aneh dgn tingkah bos nya.
" ok *trimakasi dokter cici atas infor masi nya saya tdk akan membongkar smua rahasia ini dan saya akan membantu sahabat anda mendapat kan anak nya kembali, itu janji saya. ( ucap brian)
" trma kasi pa. kalau bgt saya akan kembali ke rumah sakit lagi karna saya ada pasien yg sedang gawat darurat.
" ok.
__ADS_1
Cici pun meninggal kan para harimau itu dan kembali ke rumah sakit, cici berpikir apakah pak brian mencintai tasya tp dia senang kalau itu terjadi,,,,
bersambung*....