
Mereka tlah tiba di kota A. Tapi setiap tempat kawasan rumah elit yang mereka datangngi tdk ada yang bernama padavid. malah mereka tlah pergi di salah satu swalayan pa david pula tidak ada yang mengenal nya, karna bukan pa david lagi yang memiliki tempat itu. tasyasudah bingung rumah yang di janji kan pada hari dia menikah degan rino ternyata cuma bohong blaka dia sudah pusing mau cari di mana lagi bapa dan ibu nya, akhir nya sudah jam 12:00 ,tasya memutus kan untuk mencari mesjid karna waktu untuk shollat, FIan yang saat itu di minta mencari mesjid pun mengikut saja, akhir nya mereka tiba di salah satu mesjid di kota A.
" sayang kalau begitu saya masuk sohllat dulu yah .( ucap tasya yang keluar dari mobil)
" aku ikut sayang, skalian aku juga mau sohllat(ucap brian)
Mereka yang tidak percaya degan perkataan brian kaget dan menatap brian serentak, seakan tidak percaya degan apa yang di katakan brian.
" bos,
apakah bos tidak slah bicara ,,
" aku tidak pernah salah bicara,
sudah menatap ku... kaya pencuri yang mau mengambil uang kalian (ucap brian)
" sayang,
coba kamu periksa brian kamu kan bawa alat rumah sakit mu di dalam tas kaya nya ada se suatu di kepala nya (ucap fian untuk cici)
" jagan begitu Fian,
apa salah nya kalau orang mau shollat, kamu tu yang tidak bisa berubah, ini semua karna sahabat aku yang bawa perubahan degan suami nya betul kan syah. .... ( ucap cici)
" sudah dong ayo mari masuk, bagai mana kalian cici, fian apa mau masuk sama kita kalau tidak tunggu di mobil, jagan tambah buat aku pusing,,,, nanti ku makan kalian mauuuu!!!!!! ( ucap tasya yang melirk satu pasang kekasi itu)
" iya...
kita masuk
(ucap cici dan fian)
mereka pun akhir nya masuk kedalam mesjid, butuh berapa menit akhir nya mereka slesai sohllat, tasya yang duduk di tangga untuk memakai sepatu di kaget degan kedatangan sese orang yang mengenal nya.
" tasya....
kamu nona tasya kan
" iya bu saya tasya....
apa saya perna mengenal anda.
" saya ibu siska nona
yang perna kerja di swlayan pa david..
" oh maaf
bu siska, saya lupa degan anda.
" tidak apa-apa nona
lagi pula kan udah lama juga maklum kalo anda tidak mengenal saya.
" apa kah anda, masi kerja sama pa david
bu siska
" oh maaf bukan saya lancang,
tapi swalayan itu buka lagi milik pa david
karna pa david sendiri lah yang telah menjual nya.
__ADS_1
" APAAA!!!!!!!
di jual ,ada hal apa sampe bapa saya menjual swalayan milik nya. itu tidak mungkin bu bapa saya tidak mungkin menjual swalayan nya.
" tapi itu yang terjadi nona,
itu semua karna ibu anda sering sakit - sakitan memikir kan anda yang menghilang apalagi terdegar kabar dari rino anda tlah bunuh diri terjun ke sungai entah tidak tau di mana anda, makanya dia tambah pusing dan streees, nona saya saja kaget melihat nona yang masi sehat dan tidak apa-apa.
" KU RANGAJARRRR
berani skali kau rinooooo
hizzz,,,, hizzz,,,, hizzzz
(tasy pun menagis sejadi jadinya)
Rombongan tasya yang mendegar tasya menagis lasung berlarian menuju ke arah tasya, brian, fian, cici dan alex panik degan apa yang terjadi degan tasya, mereka pun lansung menghampiri tasya.
" ada apa tasya coba katakan.
( ucap brian yang panik)
" iya sayang coba katakan, jagan buat ayah tambah panik,,,, ( ucap alex)
" syahhh, tenang dulu jagan buat kita jadi ikutan panik coba, bicara sedikit liat ayla dia sedikit takut melihat kamu syahh,,,,,,
Bu siska yang terlihat juga ikut panik dia tidak tau harus bicara apa, akhir nya brian dan yang lain menatap nya
" maaf tuan amaf nona
tadi saya hanya mengatakan kalo pa david menjual swalayan nya dan ibu nya sakit - sakitan, tambah lagi pa rino dan keluarga nya perna bilang kalo nona tasya sudah lama meninggal karna terjun ke sunggai. ( ucap bu siska yang gemetar)
" ayah kita harus mencari ibu ayaahhhhh...
hiss,,, hisss,, hiskksss( tasya masi saja terus menangis)
" iya na
tapi ayah mohon tasya tenang dulu yah. jagan nangis terus
" iya ayah tasya nggak akan nangis lagi, bu siska apa bisa bu siska antar kami ke rumap bapa saya sekarang.
" iya nona saya akan mengantar kalian kerumah pa david
" kalau begitu ibu naik ke mobil saya saja, dan brian bawa masuk tasya kedalam mobil kita akan jalan sekarang. ( ucap alex)
" iya ayah ,
ayo fian kita jalan
(ucap brian)
Brian dan yang lain masuk di dalam mobil tasya yang dari tadi hanya diam dan tidak banyak bicara membuat brian dan cici merasa cemas.
" syah
jagan berfikir aneh-aneh dulu
pasti tante sehhat kok??????
" iya ci pasti ,
ibu aku kuat tidak mungkin terjadi apa-apa sama dia ,
__ADS_1
kalau sampe terjadi apa - apa sama ibu ku rino aku pasti kan aku sendri yang akan membunuh mu pake tangan ku sendiri, jagan kamu pikir aku lemah slama ini aku lemah di mata mu karna clara tapi sekarng kau sudah bermain-main kepada ku. ucap tasya dalam hati.
" sayang,
coba tenang yah
betul kata cici pasti iibu sehat lagi pula kan masi ada pa david bersama nya. ( ucap brian yang memeluk istri nya)
" iya, sayang
cuman butuh 15 menit akhir nya mereka tiba di rumah kumu yang tidak lain milik pa david rumah yang tidak pantas di tingali orang seperti pa david, syapa yang tidak kenal degan padavid di kota B dia mempunyai swalayan terbesar di sana. tasya pun keluar dari mobil berlari menghampiri rumah tersebut tiba - tiba se orang laki - laki yang kusam dan agak tua keluar wajah nya masih tampan walaupun terlihat kusam karna tidak terawat,
" bapa,
ini betul bapa ( ucap tasya)
" kamu tasya,,
aku pikir kamu sudahhh
belum selesai dia berbicara tasya lansung memeluk nya.
" aku masi hidup bapa, semua itu bohong rino telah membuang saya di jalan tapi sukur sahabat saya yang menyelamat kan saya bapa.
" sukur lah na,
(David yang meliahat sosok yang di cari slama ini ada di blakang tasya kaget, degan apa yang di kihat. )
kamu alex kan,
" iya david ini saya alex , sahabat kamu dulu...
David pun lansung memeluk alex
" ayah kenal degan pa david, dari mana ayah kenal degan david ayah..
" begini tasya, sebelum ayah mu pergi ayah mu meninggal kan saya swlayan yang dia miliki untuk menjaga kalia dan itu juga semuat untuk kamu, dia tidak mau kalian mendapat masalah karna diri nya dulu di cari sama semua anggota mafia dan dia jugalah yang menyuruh bapa untuk menjaga kalian , tapi karna satu kesalahan di mana saat itu warga yang melihat kita berdua di dalam rumah ,makanya kami di nikah kan. tapi bapa sudah menelpon ayah mu dan berbicara kalau saya harus menikah degan ibu mu dia pun setuju tapi saya harus berjanji tidak menyentuh ibu dan menjaga kalian seperti anak ku. tapi di saat beberapa tahun kami hilang konta.
" tapi apa semua ini ibu juga tau..
" iya nak ibu mu juga tau, tapi semenjak ada kabar kamu menghilang dan meninggal ibu mu jadi sakit - sakitan apa lagi kami tlah di tipu degan rino terpaksa kami harus menjual restoran dan swalayan yang ayah kamu berikan. (ucap pa david)
" ayah terimakasi,
slama ini tasya salah menilai
ayah, ayah slalu ada bersama kami terima kasi ayah, apa kah rumah yang di janji kan rino juga itu bohong...
" iya nak itu cuman bohong blakang dia bilang dia akan menanam saham untuk mengembalikan kestabilan swalayan dan restoran kita tapi semua itu bohong, kita juga terus menayakan mu tapi tidak pernah di jawab.
" kurang ajar kau RINO BROOOONNNN
di mana ibu bapa
" dia di dalam
lagi mandi, karna kita mau pergi ke rumah sakit untuk periksa.. .
Brian, fian dan cici terharu degan keluarga ini betapa besar coban yang harus mereka tempuh cici pun tidak sadar air mata nya kekuar.....
*ahhh siapa sih yang taro bawang merahdi depan ku aku kan jadi meleleh nih ucap cici dalam hati
**Bersambung***,,,,,
__ADS_1