
Siang itu terasa panas degan suasan hati juga yang memanas, tasya yang baru melihat ibu nya keluar kamar lansung berteriak memeluk nya.
"IBUUUUUUUU.....
( ucap tasya lansung berlari memeluk ibu nya)
" TASYYYAA..
ini benar kamu sayang, ibu sudah mengira anak ibu tidak mungkin meninggal kan ibu...
HISSS,,,, HISSSSS,,,,,
" Aku berjanji ibu aku
tidak akan perna ninggalin ibu lagi...
aku janji..
" sayang jagan nangis sayang......
ibu akan ada slalu di samping mu dan tetap menjaga mu.
" ibu,
tasya ada sesuatu untuk ibu, pasti ibu sangat bahagia bisa kita keluar di depan
Tasya membawa ibu nya di teras, di mana ada alex dan brian, tasya ingin membuat ibu nya bahagia karna slama ini mencari sosok yang tlah lama hilang, ibu tasya pun ikut betapa terkejut nya dia melihat sosok yang slama ini dia tunggu dan slalu di nanti nya bertahun-tahun dia tidak bisa lagi membendung air mata nya yang lansung pecah melihat orang yang dia sayangi,
" ALEXXXXX....
HISS,,,,, hiksssss,,,,, hiksss
( ibu tasya terus menangis)
kamu slama ini kemana saja ,
kamu sudah membuat aku menunggu lama....
" Maaafff
Maaafff, kan aku sayang gara-agra aku kalian jadi menderita begini bukan maksud aku untuk pergi lama, tapi slama ini aku mau kalian aman, aku tidak pernah berfir kalian akan hancur karna tidak ada aku sayang.....
Tolong maaf kan aku, ( ucap alex yang bersujud di depan ibu tasya)
" Aku tidak pernah marah sama kamu, karna aku tau dari david semua tentang kamu yang pergi meninggal kan kita karna tujuan, untuk melidungi dari bahaya sayang,,,,, ( ucap ibu tasya yang memeluk suami nya)
Tasya pun lansung memeluk ibu dan ayah nya juga tangis mereka pecah sesaat, brian, fian ,david, dan cici terharu degan keluarga kecil di depan nya.
" Ibu aku sampe lupa, ada hal lain juga yang ibu harus tau, ibu ini suami tasya nama nya brian Nan dia adalah orang yang tulus mencintai tasya ibu. (ucap tasya yang menggenggam tangan brian)
" Tapi nak rino...
bagai mana,
bukan kah dia juga sudah keliling mencari kamu nak, bagai mana kalau sampe rino tau kalau kamu menikah lagi sayang.....
__ADS_1
" Dia itu ibu manusia laknat,,,,,
dia bukan mencari tasya justru dia yang membuang tasya di jembatan xxx, sukur ada sahabat tasya yang menyelamat kan tasya, apa ibu masi mengenal cici..
" Ini cici, teman SMA kamu dulu kan.....
yang sering bermain di rumah dan suka nginep itu, bagai mana kabar ibu dan ayah mu sayang.....
( ucap ibu cici )
" iya tante ini saya cici,
ibu dan ayah sudah lama meninggal tante karna kecelakan, untuk saja saat itu aku berada di rumah, ( cici yang mengingat itu lansung menangis)
" Maaf kan tante sayang tante nggak bermaksud, membuat kamu bersedih,,,, ( ibu cici pun memeluk cici)
" nggak papa kok tante, cici bisa kuat ini semua juga berkat anak tante.
" kalau begitu, sekarang anggap kami adalah keluarga kamu, dan cici bisa panggail tante degan sebutan ibu sayang...
" benaran tante,
Upss ibuu
Makasi, aku sayang sekali sama kalian aku akan slalu ada di smping kamu, untuk slamanya...
" iya cici, aku sudah anggap kamu juga kaya adik aku kan,,,,
" jadi kita di sini nggak diangap ni ( ucap fian)
"maaf sayang,
" saya fian tante tunangan cici skaligus asisten dari suami anak tante...
" oh iya,,,
kamu harus janji jaga cici
karna dia anak tante juga....
" siap tante
Mereka pun asik ngobrol mereka tidak tau kalau ada yang mengintai di ruamah david, orang yang mengintai itu mencoba menembak alex, ibu tasya yang melihat ada titik cahaya merah di badan alex pun lansung mendorong nya.
DOOORRR DOOOORRR
Tembakan terjadi mengenai dada ibu tasya, mereka yang asik bicara kaget degan gerakan ibu tasya yang mendorong suami nya agar tidak terkena tembakan, tasya yang melihat orang yang menembak lasung mengabil pistol di pinggang brian, brian heran degan gerakan tasya . sedang kan cici berlari mengambil alat medis nya di mobil.
DOORR... DOOR
Tasya menembak oarang itu tepat di kaki nya hingga dia terjatuh dari pohon, brian dan fian yang melihat itu lansung memburu orang itu, sedangkan tasya meminta kunci motor david,
Dia pun menyalakan motor nya dan memburu orang itu, brian dan fian yang terbuang jau dari orang itu kaget karna tasya menggunakan motor melewati mereka,
Doorr,,,,, Doorrrr
__ADS_1
Tasya, menembak kaki penembak itu lagi
brian dan fian, yang melihat hal itu kaget degan gerakan tasya yang seperti orang alih dalam sgala hal menembak tasya yang jarak jau slalu mengenai sasaran. orang itu sekaran terbaring di jalan karna kedua kaki nya tertembak.
" Kurang ajar,
kau tlah menembak ibu ku sayapa yang menyuru mu bangsattt,
( tasya pun mulai memukul wajah pria itu hingga hancur, akhir nya laki - laki itu menjawab)
" Ampun. ,,
saya cuman di suru kalau saya tidak mengerjakan perintah nya kluarga saya korban nya.
" Siapa yang menyuru kamu, kalau kamu tidak kasi tau pistol ini akan menembus kepala mu sekarang....
Brian dan fian yang sling menatap karna prilaku tasya seperti pembunuh berdarah dingin, brian baru tau kalau istri mempunyai sifat yang sangat menakut kan sebagai pembunuh.
"baik, saya akan kasi tau kamu kalau
rinoo lah yang menyuruh ku...
"RINO KU BUNUH KAUUUUUU
DOORRRRRR
Tasya lansung menembak kepala penembak itu, hingga tidak beryawa. brian dan fian berlari kearah tasya, mereka kaget degan apa yang di perbuat tasya yang tidak segan - segan untuk membunuh.
" sayang....
kamu, apa yang kamu laku kan sayang..
" biar dia tlah menembak ibu ku,
dia harus mendapat gajalan stimpal karna tlah menembak ibu ku, kalian berdua masi mau di sini atau ikut aku kembali kerumah pa david melihat ibu ku. ( ucap tasya yang menyimpan senjata di kantong clana nya)
" saya ikut sayang, (ucap brian)
" dan kamu Fian suru anak buah kamu untuk membawa mayat, itu di depan rumah rino supaya dia tau sedang bermain degan siapa, jagan coba-coba membangun kan singa yang lagi tidur.. (ucao cici yang lansung naik di atas motor yang tlah brian bawa)
" Baik nona..
(suami istri kaya nya pembunuh berdarah dingin ni aku nggak tau kalau tasya sekeji itu, lebih kejihh dari brian yang notaben nya ketua dari mafia, hu abis kau rino bisa mati kau membangunkan srigala bangun, aku saja nggak tau kalau ada srigala cantik yang menerkam kaya istri bos, jgan sampe cici ikut kaya tasya bisa mati aku,,, rasain loh rino membuang orang yang sangat berarti dan berharga, ucap fian dalam hati.)
Tasya pun menelpon cici, karna mereka pergi kerumah padavid tapi ibu dan yang lain tidak ada jadi mereka menelpon cici.
kringg,,,, kringggg
"Halo cici kamu di mana
" di rumah sakit kota A, sebaik nya kamu segera kesini, ibu mu sangat membutuh kan, kamu dari tadi dia memanggil nama mu.
" ok
saya akan segera kesana..
__ADS_1
Panggilan pun terputus, tasya pun lansung memberi tau brian agar menuju rumah sakit kota A.
Bersambung,,,,,,,,