
" ohhhhhwwwww, hahhaha ( tasya tertawa paksa)
Brian, fian dan cici yg mendegar tasya,, kaget .
" ow, sandiwara anda cukup bagus, sudah cukup sandiwara anda saya sudah tau anda jd saya tdk akan percaya sandiwara anda, apa anda tau tersisa nya tdk ada ayah, m saya di hina di pukuli walau pun saya bsa melawan, dan anda tau syapa yg menghina saya rino broon, tp apa daya saya saat itu dia suami saya, saya juga tdk bisa mengadu, karna sya tdk mempunyai ayah.
"plis, sayang jagan pernah kata kan kamu tdk punya ayah plis, maaf kan perbuatan ayah, apa yg harus ayah laku kan supaya kamu maaf kan ayah. ( ucap alex)
" hm anda kira -kira mau mati kalau aku suru anda mati ( ucap tasya)
Tasyaaaa............
semua teriakan kearah tasya
termaksud, brian, cici dan fian.
PLaaaakkk
tamparan keras di pipi tasya dari alex.
" uh aku yakin ini yg kudapat, tenang saja aku cuman menguji anda , ternyata anda tdk sama seperti ayah yg ku kenal dulu yg mau memberikan nyawa untuk istri dan anak nya.
Tasya pun keluar dari kamar rawat tp belum sempat tasya keluar gerbang anak buah dari ayah nya sudah menghalang nya bgt jg alex, brian, fian dan cici sudah ada di blakang tasya,
" tahan dia ( ucap alex)
" ow, sekarang kamu, mau pke cara kekerasan (ucap tasya) kalian berani menahan ku kalian cari mati,
Tasya pun melawan semau anak buah ayah nya, brian yg melihat itu tdk kuasa ingin memberhentikan tapi di tahan dg fian.
" bos skarang kita, tdk boleh ikut campur antara anak dan ayah. (ucap fian)
" tapi dia istriku fian
__ADS_1
" tapi bos dia jg ayah nya dia tau kemapuan putri nya. dan tdk mungkin melukai putri nya.
Tepat sasaran cuman butuh waktu, 45 meni, semua anak buah dari, alex tersungkur di tanah.
" apa anda masih mau menguji saya lg, apa anda lupa siapa yg mengajar kan ini smua sama saya, anda lupa bahwa saya tdk pernah takut dgn siapa pun kecuali anda saja.
tapi sayang nya ketakutan ku itu sdh hilang menjadi, benci.( tasya yg sebenar nya senang melihat ayah nya dan ingin memeluk nya tp bsar rasa sakit di hati nya tdk bisa hilang)
Alex pun datang dan memberi nya tendangan, tapi di tangkis oleh tasya di sana pertarungan sangat sengit antara, ayah dan anak , brian yg meliahat istri nya kaget dgn apa yg dia lihat, permpuan yg kuat dan cekatan yg menangkis, pukulan dari alex dia saja tdk pernah bisa menangkis nya.
Tiba - tiba alex terkena tendangan tasya,
" hum ternyata kamu sdh jau Lebih hebat dari ayah
( sambil membersikan darah dari bibir nya)
" ini smua anda yg mengajar kan say , utuk harus kuat dan jagan lemah seprti permpuan umum nya, jd saya mohon tgl kan saya sendiru.
" biar kan dia sendiri dulu, saya tau sifat anak saya, biar kan dia menenang kan pikiran nya dulu, ( ucap alex)
" baik tuan alex (ucap brian)
" skarang kamu tdk perlu panggil aku tuan alex, panggil saja aku, ayah karna kamu sdh menikah dgn anak ku, dan yah aku akan beri rino plajaran tlah mempermainkan anak kesayangan ku.
" ( habis kau rino habis dapat anak nya yg hajar skrng ayah nya bisa-bisa jd empek-empek kau)
" bukan saja itu tuan alex skrng cucu anda , di tahan sma rino dan skrg berada di paris. ( ucap brian)
" saya sudah blng sama kamu jgan panggil tuan apakah kamu, sama dgn tasya tdk mau menganggap aku sbagai ayah.
(ucap alex)
" bukan bgt ayah, saya belum terbiasa, ( ucap brian gugup)
__ADS_1
"terbiasalah, dan yah skrg jg kt harus mendatangi rino bron ( ucap alex yg mengepal tangan nya)
" tuan alex, sebaik nya kt istrahat dulu, karna mungkin dia jg skrng pasti masi di rumah sakit, karna tasya bru-baru saja memberi dia pelajaran yg amat menakut kan, kalau and tambah kesana bisa - bisa dia jd bubur lalu bagai mana, kt mau tau keberadan anak tasya. ( ucap fian)
" apa maksud kamu, tentang tasya yg memberi dia plajaran,,,
( ucap alex)
" ayah dia, baru saja menolong ku dari penculikan alya, dan aku yg di pukul babak belur, oleh rino saya tdk bisa melawan karna rino mengancam membunuh, ayla saya pasrah di pukul, untung tasya datang menyelamat kan ku, saat itu aku kaget karna tasya pintar smua macam gerakan Bela diri, dan aku juga perna di kalah kan di paris di maana saat itu saya msh di paris ayah,
(ucap brian)
" hum, bgt lah putri ku brian,!!!! di tdk takut sama siapapun, saya bangga sma dia karna sekarang ilmu bela diri nya melebihi aku... ( ucap alex)
kalau bgt saya akan kembali ke vila ku dulu. untuk beristirahat, jaga lah anak ku brian
" kayak nya saya tdk bisa menjaga nya , karna mungkin dia yg menjaga ku, ke kuatan nya saja lebih dari mu ayah ( ucab brian tersenyum) tapi ayah punya vila di kota xxx
" iya tuan,
tuan alexa mempunyai vila terbesar di kota xxx, ini nama nya vila asyah. ( ucap vian)
" iya itu adalah vila untuk tasyah di mana aku pulang dari paris, mau menghadia kan dia vila itu, tapi aku cari mereka, mereka sudah tdk ada di kota b. ( ucap brian)
" ya sudah kalo bgt kt beristirahat lah dulu, bsk aku akan kemension mu untuk membicarakan soal semua kepala mafia mencari mu, atas apa yg di perbuat tasya sama rino.
" biak ayah.
Mereka pun naik mobil masing - masing dan pergi, beda dgn cici yg masi mengurus pasien di rumah sakit.
sedang kan tasya, masi di mension berian , di dalam ruangan olaraga di sana ada, bantal tinju yg masih terus di pukuli habis - habisan
bersambung---------
__ADS_1