Istriku Anak Angkat

Istriku Anak Angkat
Merlinda kacau


__ADS_3

"hhnmmmm.... Oke baik aku pergi, setelah itu jangan menyuruh ku untuk berurusan lagi dengan gadis itu" ucap Joshua sambil berlalu naik ke atas kamar untuk bersiap


Sudah pukul 09.00 malam, Joshua sudah berada di dalam lift yang menuju ke tempat merlinda


"Gadis ini, baru hari ini aku kembali dia sudah menggemparkan kami semua "Gerutu Joshua


Sempai nya di depan pintu apertemen Merlinda, Joshua menekan sandi kamar untuk masuk ke dalam.


Apa yang tidak ia tau tentang merlinda sampai sandi saja Joshua tau entah Dari mana dia tau yang terpenting sekarang dia harus melihat sacara langsung apa yang membuat orang tua nya begitu mencemaskan nya.


Dengan perlahan Joshua masuk yang dia lihat sekarang hanya tataan barang dan pemilihan posisi yang bagus setelah ia masuk lagi ia mendengar suara ribu di sebuah ruangan.


Tak lama Joshua mendapat apa yang dia cari, dengan telingga yang tajak dan mata yang tajam Ia mendengar dan melihat secara saksama.


"linda hey? Cukup jangan kau teruskan lagi minumnya dan patahkan rokok nya Merlinda " kata seseorang yang Sedang bersama merlinda


Yah tidak salah lagi merlinda sudah banyak menghabiskan 4 botol wine dan 1 setengah bungkus rokok .


Joshua yang melihat itu tersenyum licik entah apa yang di pikirkan. Ia menghampiri Merlinda dan Evy. Yah gadis yang bersama merlinda itu evy.


"biarkan saja dia begitu" Ucap Joshua sembari berjalan menghampiri mereka


"siapa kau" Tanya evy dengan tatapan Binggung


"Joshua prasatyo" ungkap Joshua dengan nada sombong


"hehh" desah evy mendekati Joshua dengan tangan yang di lipat di dada dan senyum menantang


"Joshua prasatyo?? Lelaki yang tak punya hati? Apa itu kau? Tak salah merlinda seperti sekarang " senyum mengejek yang di berikan evy membuat lawan rahang menggeras


"Apa maksud mu menggataiku tak punya hati huh??" Joshua melihat evy dengan tatapan elang


"apa kau tersinggung dengan kata kata ku Tuan Joshua? Oke mari saya jelaskan.

__ADS_1


Anda membuat batin sahabat saya hancur kembli, yang anda harus tau dia sedang dalam tahap penyembuhan dalam kecanduan nya mengomsumsi minuman keras dan rokok, Tapi apa! Anda datang dan membuat dia kembali!!...huhhh asal kau tau?? Dia berjuang untuk sembuh dari kecanduan nya, dia tak pernah di minta kasihani dari pak bambang dan Ibu indah Sekali pun bahkan orang tua mu tak tau yang mereka tau pasti Merlinda sedang menangis frustasii sekarang. untuk ia berhenti saja dari ini semua sudah hampir 1 tahun dia tidak mengomsumsi Barang barang ini" teriak evy menjelaskan, dengan masih mengumpulkan napas evy Kembali berucap


"Yang anda harus tau, kalimat yang ada lontarkan kepada nya Tadi itu sudah membuat dia menjadi anak pembawa sial! Dia lemah akan keluarga dia hidup selama ini dari Keluargamu. Pak bambang dan Ibu indah memberikan Dia banyak perlajaran dalam hidup nama dia tidak mengerti jika itu tentang Keluarga yang ia tau sekarang dia hanya mempunyai kami dan orang tua anda. Dia coba melupakan masa lalu nya tapi itu begitu sulit di tambah keluarga nya tidak pernah mencari nya hingga sekarang" ucap evy dengan air mata yang sudah mengenang karna dia begitu menyayangi merlinda


Joshua yang mendegar ucapan evy sedari tadi hanya bisa diam dan kaget. Ternya ini yang Joshua tak tau, Joshua begitu tak enak dan terpukul setelah mendengar itu semua. Ia menatap Merlinda begitu dalam


Tanpa aba aba Joshua pergi ke hadapan merlinda


Joshua duduk di hadapan merlinda tanpa sekata pun entah itu dorongan Dari mana ia melempar semua wine yang bertengker di atas meja depan Merlinda dan tak lupa ia patahkan semua batang batang rokok yang ada di tangan merlinda atau pun di dalam dos nya.


"Berhenti lah" ucap Joshua masih dengan mode dingin dan ego yang tinggi


"heh untuk apa kau kemari "senyum mengejek yang di berikan Merlinda


"tak usa banyak bertanya pergi ke kamar mu dan tidur" ucap Joshua sembari ingin beranjak dari tempat duduk nya..


"hikksss...hikksss...hikksss...hikksss kau breng***" tangis merlinda pecah


"kau terlalu breng*** jadi laki laki, kau tak tau apa yang aku rasakan Selama ini enak kau berucap namum kata kata mu merusak batin Ku. Sungguh kau tak punya hatii" lontaran dan makian yang di berikan merlinda untuk Joshua


"Seenaknya saja" Gerutu Evy sambil mengangkat tubuh Merlinda ke kamar


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Suara kicauan burung di pagi hari mulai terdengar. Fajar secara langsung mulai menampakan cahayanya masuk ke cela cela gordeng mulai membangunkan penghuni apertemen itu.


Perlahan si empunya mengerjap kedua matanya ia merasakan pusing yang teramat luar biasa, dengan berusaha ia bangkit dan berjalan.


Ia membawa diri nya menuju kamar mandi untuk Membersihakn diri nya


Setelah ia rasa tubuh nya mulai enakan selama hampir 2 jam ia berendam akhirnya ia keluar. Dengan handuk yang di lilit di kepala nya untuk menutupi rambut nya yang basah. sisa beberapa helai rambut yang belum tertutup oleh handuk membuat sedikit air yang menetes dari rambut menyuntuh kulit putih gadis itu dengan menampakan leher jengjang nya. Ia memberanikan diri untuk keluar dari kamar.


"Apa kau sudah selesai Membersihakan tubuh mu? " tanya seorang dengan suara lembut nya sembari menata makanan yang ia buat tadi

__ADS_1


"Yah! Apa kau semalam tak pulang ey? " Tanya merlinda sembari duduk di hadapan makanan yang sudah di sajikan evy


"Aku menjagamu, lagian hari kita libur kan aku juga sendiri di apertemen " tutur evy sambil berjalan ke arah kamar yang di tempati Joshua


"Apa kau ingin Membersihakan tubuh mu?" tanya Merlinda karna ia merasa heran dengan evy yang berjalan ke arah kamar tamu karna Setau nya Evy jika ingin menginap ia tidak pernah mau tidur sendiri Mungkin hanya membersihkan tubuh nya saja baru dia mau berpisah ke kamar lain


"Tidak aku sudah selesai Membersihakan tubuh ku tadi sebelum kau bangun. Apa kau tak sadar? "tanya evy sambil menyandarkan tubuh di depan pintu


"Tidak, aku juga masih pusing" jawab merlinda yang nampak masih sedikit pusing


"lalu Apa yang ingin kau lakukan disitu, mari kita sarapan " tutur Merlinda yang masih merasa Binggung dengan sahabat nya itu


"Sebentar, kau diam saja disitu" jawab evy santai


Tok... Tok... Tok...Tok


"Keluar lah, mari sarapan" teriak evy pada seseorang di dalam sana


Dengan raut kebinggunan merlinda berjalan ke arah evy sambil memegang kepala nya


"Apa kau sedang sakit? Di sana tidak ada Sapa-Sapa ey"


Tak butuh waktu lama orang yang berada di dalam sana membuka pintu nya


Dengan celana selutut berwarna abu-abu dan baju kaos berwarna hitam dengan rambut yang masih basah yang di biarkan berantakan tak beraturan namun itu terlihat menggoda mata para kaum hawa.


Dengan tangan seblah yang di masukan ke dalam saku celana nya. Ia berjalan melewati dua makluk hidup yang sedang membuka mulut nya lebar tak prcaya dengan Apa yang mereka lihat.


Tanpa aba-aba Merlinda dan Evy memutar tubuh nya secara perlahan melihat ciptaan Tuhan yang sedang berjalanan menuju meja makan.


Banyak bertanya dalam benak Merlinda saat ini. Namun


Beda dengan Evy yang hanya mempunyai satu pertanyaan.

__ADS_1


"Apa kalian mau membuat ku menunggu? " dengan suara dingin pria itu menatap kedua nya dengan tatapan tajam karna dia harus di buat menunggu.


BERSAMBUNG.


__ADS_2