Istriku Anak Angkat

Istriku Anak Angkat
Hilang Sudah


__ADS_3

"Apa kalian mau membuat ku menunggu? " dengan suara dingin pria itu menatap kedua nya dengan tatapan tajam karna dia harus di buat menunggu.


Tanpa berta banyak merlinda mengikuti evy yang sudah berjalan terlebih dahulu Mungkin bawaan dari keteampanan Joshua


Mereka mulai menyantap hidangan yang di buat evy tadi dengan ketenangan. Tak ada satu kata pun yang krluar dari mulut mereka hanya ada dentungan sendok


Canggung yang di rasakan Evy dan Merlinda membuat keduanya memakan makan mereka dengan cepat agar bisa pergi dari sana sebelum suasana bertambah dingin


Setelah di rasa cukup mengisi perut mereka bergegas menuju tempat masing tanpa mengeluarkan sepatah kata.


Evy yang berlenggang menuju kamar dan Joshua yang memilih untuk bersantai di balkon apertemen Merlinda


Sedangkan Merlinda memilih untuk Membersikan piring dan meja makan yang tadi mereka tempati.


Setelah ia rasa sudah cukup ia memilih tidak mengikuti evy ke kamar melainakan ia ingin bersantai sejenak sambil membaca majalah yang ada.


"Untuk apa kau kemari" Ucap Merlinda yang masih terus menatap mejalah di tangan nya


"Apa urusan mu" jawab pria itu sembari menduduki diri nya di samping merlinda


"Ini apartment ku" jawab Merlinda ketus sembari melempar majalah untuk Kembali ke tempatnya


"Dan ini punya orang tua ku" jawab Joshua dengan sorot mata yang tak bisa di baca


"Cihh. Baik ini punya kalian, Apa kau datang kemari meminta ku untuk pergi dari sini? " tanya nya sambil membalas tatapan tajam Joshua


"Jika kau bersedia maka pergilah" jawab Joshua santai


.


Tanpa membrikan jawaban atau pertanyaan kembali Merlinda bangun dari duduk nya.

__ADS_1


Baru ingin melangkah pergi Joshua sudah menarik nya untuk Kembali duduk entah Apa yang di mau sebetulnya dari pria ini.


"Apa? " dengan suara yang menantang Joshua


Pria itu tidak menjawab sama sekali dia hanya bersandar pada sandaran sofa dan tetap memegang tangan merlinda entah Apa yang ingin di lakukan


"Pergilah dari keluarga ku, menghilanglah sebisa kau"


Merlinda yang mendegar ucapan Joshua tadi hanya bisa diam mematung dan mencernah baik - baik kalimat yang di lontarkan Joshua tadi.


Tanpa aba - aba dari sang pemilik, air mata yang tidak di undang pun jatuh membasahi Pipi mulus merlinda


"Apa yang membuat Anda membenci saya Tuan" karna terlalu kesal sampai Merlinda menggunakan kata formal di tengah isak tangis


Tidak ada jawaban yang di berikan Joshua.


Merlinda menepis tangan Joshua dan menyeka air mata nya.


"Ayo pergi dari sini ey" sambil menahan sesak di hati nya Merlinda mengambil koper milik nya


Sontak Evy yang melihat itu langsung tergerak tanpa meminta penjelasan dari merlinda Dia tau betul pasti sahabat nya ini masih susah untuk di tanya.


Setelah di rasa semua sudah di bawah, merlinda dan evy keluar dari kamar .


Langkah merlinda terhenti di depan Joshua


"Katakan pada Ayah dan ibu jaga kesehatan mereka, jangan terlalu sibuk mencari uang pentingkan kesehatan mereka" Setalah mengucapkan kata itu tanpa menunggu jawaban dari Joshua ia langsung menarik kopernya dan bergegas keluar


Joshua hanya bisa menghela napas panjang dan menghembusakan dengan kasar


Entah apa yang membuat nya berprilaku seperti itu pada Merlinda.

__ADS_1


"Ikuti merlinda" dia menelpon seseorang entah siapa


"Baik Tuan muda" jawaban dari sebrang


Cukup itu yang di bicarakan, Joshua langsung melempar ponsel nya ke sembarang arah.


🚶‍♀


"Linda Kita ke apertemen ku saja yah sekarang" mencoba membuka obrolan sambil mengemudi


"Aku mau pergi ke London" menjawab tanpa ekspresi


"Apa?! Sudah Gila yah kau"


"Memang apa yang harus aku lakukan disni hah? Aku sudah tidak mempunyai siapa - siapa lagi disini "Tidak kalah teriak


"lalu aku siapa mu Merlinda "


"Bukan begitu ey, aku perlu liburan Setalah ini semua, tidak Mungkin kan aku besok harus pergi bekerja setelah dia mengusir ku. Lagian aku disana juga ada Arny kan, kau tidak perlu cemas pada ku, kalau kau Libur nanti pergi lah menemui kami, aku akan pulang bersama Arny nanti" berusaha menenangkan evy sambil memesan tiket lewat aplikasi yang ada di ponsel nya


Karna evy tau Arny memiliki sifat yang acuh seperti Merlinda dan dingin jadi dia membiarkan saja toh mereka seperti robot jika bertemu orang asing.


Tanpa banyak berdebat akhirnya merlinda menyetujui biar pun dia Merasa kesepian nanti nya.


"Antar aku sekarang, penerbangnya 2 jam lagi dari sekarang "


Seperti tidak terjadi apa - apa Merlinda dan Evy berjalan menuju lobby bandara


"pergilah, jangan malas bekerja, Aku tau anak buah Joshua sekarang sedang membututi kita, anggap biasa saja. Aku yakin mereka akan mengikuti ku sampai sana, jangan memberitahukan tentang kepergian ku pada siapa pun, biar anak buah nya yang memberkan sendiri dan sesampainya disana aku akan mengelabuhi mereka aku tau pasti ada yang sudah menungguku disana.


..

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2