Istriku Pasienku

Istriku Pasienku
kesembuhan dita


__ADS_3

hari demi hari telah di lalaui oleh gadis cantik bernama Dita di rumah sakit


setiap hari Dita rutin di periksa oleh dokter Niko maupun dokter lainnya


dengan perawatan yang cukup baik serta rutin meminum obat-obatan dan makanan yang mengandung vitamin Dita berangsur-angsur sembuh


hari ini hari terakhir Dita di rawat di rumah sakit tersebut,akan tetapi dia dilema dengan pikirannya karena ia bingung setelah ini mau kemana


Dita tidak mungkin kembali ke rumah orangtuanya, mengingat kejadian dia akan di jodohkan oleh orangtuanya Dita enggan pulang kerumahnya


"hmm kemana aku harus pergi, sedangkan aku tak punya uang sepeserpun untuk menjalani kehidupanku selanjutnya, jangankan uang temanpun aku tak tau dimana"


Dita berpikir keras bagaimana caranya dia menyambung hidup tanpa bantuan orangtuanya


ditengah pikirannya sedang kalut tiba-tiba dokter Niko datang menemuinya untuk memeriksa Dita kalau dia benar-benar pulih dengan kondisi tubuhnya


"selamat pagi nona Dita,saya akan memeriksa anda dulu yaa, sebelum anda beranjak dari rumah sakit ini" sapa Niko sambil tersenyum kepada Dita


"ehh Iyah pagi dok.silahkan dok"jawab Nita sembari tersenyum paksa, karena dia masih dalam mode pikiran tidak tenang


dokter Niko tengah memeriksa Dita dengan telaten, tiba-tiba Dita punya ide gila menurutnya karena hanya ide ini yang bisa di pakai saat ini menurutnya

__ADS_1


hiks hiks Dita menangis secara tiba-tiba,tidak ada angin tidak ada hujan dia menangis tanpa sebab


Niko yang melihatnya kaget karena dia merasa tidak membuat pasiennya kesakitan sedangkan dia hanya memeriksa tensi darah, apakah itu menyakitkan "dalam hati Niko berkata


"eh nona Dita kenapa anda menangis,apa karena ini anda kesakitan"Niko menunjukkan alat periksa tensi darah


Dita menggeleng dengan cepat


"lalu karena apa anda menangis nona Dita?


Niko dibuat bingung oleh pasiennya


"aku menangis karena tidak tau harus kemana dok, sedangkan aku tak punya siapa-siapa di sini"Dita bercerita mengenai dirinya kepada Niko


"keluargaku mengusirku karena aku beban menurutnya"Dita terpaksa berbohong kepada Niko agar rencananya berhasil


"bolehkah aku ikut denganmu dok"Dita memohon kepada Niko sambil berkaca-kaca menatapnya


"maaf nona Dita saya tidak bisa membawa anda ke rumah saya"ucap Niko dengan tegas


karena menurutnya itu hanyalah akal-akalan Dita saja agar pasiennya ikut dengannya

__ADS_1


"etdah susah banget sihh ngebujuk orang ini"Dita berkata dalam hatinya


Dita tidak menyerah begitu saja agar dokter Niko mau membantunya


"kalau begitu aku mau bunuh diri saja lagipula dokter tidak mau membantu saya.saya pikir hidup saya sudah tidak ada gunanya lagi di dunia ini"


Dita sambil menangis dibuat-buat


"silahkan saja nona Dita itu hak anda saya tidak berhak melarang kemauan anda,toh saya di sini hanya dokter bukan siapa-siapa anda"jawab acuh Niko


Niko tidak mempedulikan Dita Karena menurutnya gadis itu memang memiliki niat terselubung baginya


"astagaaa ini dokter ga ada rasa manusiawinya sama sekali "dalam hati Dita mengumpat dokter Niko


mau ga mau dita harus membuktikan kalau dirinya tidak main-main dengan omongannya


"baiklah aku akan melakukannya,kalau perlu anda yang menyaksikan kematian ku"Dita berbicara dengan Niko tegas tanpa ada keraguan dalam dirinya


"baiklah nona Dita,kalau boleh saya rekomendasikan tempat yang cocok buat anda bunuh diri ada tepat di lantai 20,karena lantai tersebut lantai paling atas di rumah sakit ini"


jawab Niko sambil memandang Dita remeh

__ADS_1


"baiklah kalau begitu, tolong antarkan saya ke lantai tersebut"jawab Dita dengan mantap


__ADS_2