
Dita mengikuti Niko ke lantai 20
lantai demi lantai dia lalui menggunakan lift tanpa berbicara sepatah apapun padahal di lift tersebut hanya ada mereka berdua
"aduh bagaimana ini !! aku sudah terlanjur menyetujui hal gila ini,ahhh perset** sama ide bodoh ini"Dita menjerit-jerit dalam hatinya
Dita merutuki ide gilanya
Ting !! suara lift terbuka menandakan tujuan mereka sudah sampai di lantai 20
"ayo nona Dita ikuti saya,karena tempat bunuh dirinya berada atas gedung jadi kita harus menaiki tangga untuk mencapainya"Niko berbicara sambil menyeringai
"hmm baiklah"jawab Dita sambil bergetar menjawabnya
mereka menaiki tangga satu persatu
dan tibalah di sebuah atap gedung rumah sakit
mungkin tingginya 160 M
siapa saja yang jatuh dari gedung tersebut sudah di pastikan kondisinya bak tape
"nona Dita kita sudah sampai, bolehkah anda terjun dari gedung ini saya sudah tidak sabar menangani pasien yang patah tulang"Niko menatap Dita sambil tersenyum jahat
__ADS_1
"eh beneran dong ini, ternyata dibalik wajah tampannya dia psikopat..
ahh gimana ini"Dita memikirkan bagaimana dia terjun dari gedung ini,sudah di pastikan nyawanya akan melayang
"ayoo nona Dita tunggu apalagi katanya anda mau bunuh diri dan anda menyuruh saya untuk menyaksikannya,sudah saya tepatin lhoo janji saya"Niko menatap Dita sambil tersenyum miris
Dita berpikir sejenak.bagaimana dirinya harus bunuh diri atas ide gila dia,yang awalnya hanya untuk mengancam Niko untuk membantunya malah Dita yang kena batunya
Dita kembali teringat kejadian orangtuanya berniat untuk menjodohkan dirinya dengan pria tua Bangka rekan bisnis ayahnya
hal itu membuatnya sakit hati akibat perlakuan ayahnya
dengan pikirannya yang kalut tanpa pikir panjang Dita melangkahkan kakinya ke tepi atap gedung untuk mengakhiri hidupnya
apa aku bukan anak kalian sehingga kalian memperlakukanku seperti ini
kalau begitu aku harus pergi dari kehidupan kalian,agar aku bisa tenang tanpa harus melaksanakan keinginan kalian"
Dita melangkahkan kakinya dengan kaki gemetar serta di penuhi pikiran yang membuatnya down
Niko kaget melihat aksi Dita,karena menurutnya Dita tidak akan bertindak bodoh sampai harus melakukan bunuh diri
dengan satu langkah kaki lagi Dita akan jatuh dari gedung rumah tersebut
__ADS_1
dan... tiba-tiba lengannya di tarik oleh Niko sehingga tubuh Dita terhuyung ke dalam pelukannya niko
"lepaskan aku dok"Dita meronta-ronta serta memukul dada Niko agar dia di lepaskan oleh Niko
tetapi Niko malah mengeratkan pelukannya agar gadis tersebut tidak melakukan hal gila yang mengancam nyawanya
"kenapa anda menghalangi saya dok,ini kan yang mau anda?saya terjun dari gedung ini dan disaksikan oleh anda
Dita menangis sejadinya sambil mencoba melepaskan pelukannya niko
Niko tidak melepaskan Dita,karena dia tahu kalau gadis ini tidak main-main dengan ucapannya
"ku pikir gadis ini hanya menggertak ku saja ternyata dia benar-benar dengan ucapannya
apa yang harus aku lakukan"Niko tengah berpikir agar gadis tersebut tidak melakukan percobaan bunuh diri
"sepertinya aku harus membantu dia,dari kondisinya memang gadis ini tengah butuh bantuan seseorang"gumam Niko
"baiklah aku akan membantu nona Dita kalau perlu kau bisa tinggal di apartemen ku untuk sementara waktu ini"ucap Niko
mendengar ucapan Niko Dita langsung mendongkak kan mukanya menatap Niko
dengan raut wajah berbinar
__ADS_1
"kau serius dengan ucapan mu itu dok"Dita bertanya dengan wajah gembira walaupun masih ada sisa air matan di pipi mulusnya