Istriku Pasienku

Istriku Pasienku
percobaan bunuh diri


__ADS_3

Dita mengikuti Niko ke lantai 20


lantai demi lantai dia lalui menggunakan lift tanpa berbicara sepatah apapun padahal di lift tersebut hanya ada mereka berdua


"aduh bagaimana ini !! aku sudah terlanjur menyetujui hal gila ini,ahhh perset** sama ide bodoh ini"Dita menjerit-jerit dalam hatinya


Dita merutuki ide gilanya


Ting !! suara lift terbuka menandakan tujuan mereka sudah sampai di lantai 20


"ayo nona Dita ikuti saya,karena tempat bunuh dirinya berada atas gedung jadi kita harus menaiki tangga untuk mencapainya"Niko berbicara sambil menyeringai


"hmm baiklah"jawab Dita sambil bergetar menjawabnya


mereka menaiki tangga satu persatu


dan tibalah di sebuah atap gedung rumah sakit


mungkin tingginya 160 M


siapa saja yang jatuh dari gedung tersebut sudah di pastikan kondisinya bak tape


"nona Dita kita sudah sampai, bolehkah anda terjun dari gedung ini saya sudah tidak sabar menangani pasien yang patah tulang"Niko menatap Dita sambil tersenyum jahat

__ADS_1


"eh beneran dong ini, ternyata dibalik wajah tampannya dia psikopat..


ahh gimana ini"Dita memikirkan bagaimana dia terjun dari gedung ini,sudah di pastikan nyawanya akan melayang


"ayoo nona Dita tunggu apalagi katanya anda mau bunuh diri dan anda menyuruh saya untuk menyaksikannya,sudah saya tepatin lhoo janji saya"Niko menatap Dita sambil tersenyum miris


Dita berpikir sejenak.bagaimana dirinya harus bunuh diri atas ide gila dia,yang awalnya hanya untuk mengancam Niko untuk membantunya malah Dita yang kena batunya


Dita kembali teringat kejadian orangtuanya berniat untuk menjodohkan dirinya dengan pria tua Bangka rekan bisnis ayahnya


hal itu membuatnya sakit hati akibat perlakuan ayahnya


dengan pikirannya yang kalut tanpa pikir panjang Dita melangkahkan kakinya ke tepi atap gedung untuk mengakhiri hidupnya


apa aku bukan anak kalian sehingga kalian memperlakukanku seperti ini


kalau begitu aku harus pergi dari kehidupan kalian,agar aku bisa tenang tanpa harus melaksanakan keinginan kalian"


Dita melangkahkan kakinya dengan kaki gemetar serta di penuhi pikiran yang membuatnya down


Niko kaget melihat aksi Dita,karena menurutnya Dita tidak akan bertindak bodoh sampai harus melakukan bunuh diri


dengan satu langkah kaki lagi Dita akan jatuh dari gedung rumah tersebut

__ADS_1


dan... tiba-tiba lengannya di tarik oleh Niko sehingga tubuh Dita terhuyung ke dalam pelukannya niko


"lepaskan aku dok"Dita meronta-ronta serta memukul dada Niko agar dia di lepaskan oleh Niko


tetapi Niko malah mengeratkan pelukannya agar gadis tersebut tidak melakukan hal gila yang mengancam nyawanya


"kenapa anda menghalangi saya dok,ini kan yang mau anda?saya terjun dari gedung ini dan disaksikan oleh anda


Dita menangis sejadinya sambil mencoba melepaskan pelukannya niko


Niko tidak melepaskan Dita,karena dia tahu kalau gadis ini tidak main-main dengan ucapannya


"ku pikir gadis ini hanya menggertak ku saja ternyata dia benar-benar dengan ucapannya


apa yang harus aku lakukan"Niko tengah berpikir agar gadis tersebut tidak melakukan percobaan bunuh diri


"sepertinya aku harus membantu dia,dari kondisinya memang gadis ini tengah butuh bantuan seseorang"gumam Niko


"baiklah aku akan membantu nona Dita kalau perlu kau bisa tinggal di apartemen ku untuk sementara waktu ini"ucap Niko


mendengar ucapan Niko Dita langsung mendongkak kan mukanya menatap Niko


dengan raut wajah berbinar

__ADS_1


"kau serius dengan ucapan mu itu dok"Dita bertanya dengan wajah gembira walaupun masih ada sisa air matan di pipi mulusnya


__ADS_2