
si Wiliam ini kenapa lagi kenapa lagi mukanya merah kepanasan kali!'*dalam hati
"muti!!!"
"astaga, apa? kau mengagetkan ku!"
"ayo kita masuk ke kafe !"
"baiklah , astaga kau mengagetkan ku!"
"emm ... kau mau pesan apa ?"
"aku gak mau pesan apa apa!"
"baiklah kalau begitu aku yang akan memesankanmu!"
"apa ? hei!"
"mbak saya pesan jus alpukat nya 2 yah!"
__ADS_1
"baik, mas!"
"hei kenapa kau pesankan ku jus alpukat tentu saja karena kau adalah monster!"
"hei apa kau bilang!!!"
"aku bilang kau monster!"*sambil lari
"hei , kau tarik ucapanmu kembali!"
"kalau , kau mau aku menarik ucapanku kejar aku ! "
"hei awas kau kalau tertangkap , rasakan saja pukulanku!"*sambil berlari mengejar
"benarkah, rasakan saja nanti!"*sambil menari baju Wiliam
'brukkkk'*terjatuh
"sekarang kau kena , hahaha rasakan pukulanku.....
__ADS_1
"hei , nona , tuan apa yang kau lakukan pada kafeku!!"
"emangnya kenapa *'ketika melihat sekeliling baru sadar telah membuat kafe berantakan
"hei Wiliam aku pikir kita telah membuat toko ini berantakan deh!"
"aku pikir juga begitu!'mbak ini uangnya , Muti Ayo lari.....'*sambil menarik tangan Muti dan berlari
*ketika sudah jauh dari kafe
"hahaha, Muti apakah kau capek!"
"aku adalah gadis kuat mana mungkin aku capek karena berlari dari sana kesini, tapi apa kau lihat ekspresi mbak mbak tadi?"
"tentu saja ekspresi seperti penjahat buronan , hahaha'
'hahaha'
"piuh aku tak menyangka seorang pangeran akan berlari bersamaku karena di kejar pemilik kafe!"
__ADS_1
"aku juga tidak menyangka akan berlari bersama seorang cucuk presiden negara ini!"
"yang jelas tadi itu ....."