
berbisik ke telinga "l love you"
"hei Wiliam, apa yang kau katakan !"sambil menghindar
"apa yang ku katakan emmm aku bilang kau jelek sekali!"
"apa?!!"
"hei berhentilah berbohong aku tau kau berbohong !"
"kalau begitu apa yang ku katakan tadi? kau gak bisa jawabkan berarti apa yang ku bilang benar aku bilang kau jelek! haha..*sambil tertawa kecil"
"hei baiklah ! kau tadi bilang I love you!"
"apa? aku bilang begitu ? jangan jangan isi hatimu yang pengen bilang gitu ke aku!"
"hei , hemm apa kau bilang?!"
"tenang saja muti jangan malu malu kalau kau memang suka aku aku sih gak keberatan gak papah! "
__ADS_1
"hei!"
"tapi jika kau bersikeras ingin menjadi pacarku yah apa boleh buat aku menerimamu!"
"hei aku belum bilang apa apa loh!"
'hei muti jangan pura pura aku tau di hatimu itu cuma ada aku kan?"
"kau terlalu berharap! lagian cowok impian aku itu haruslah orang yang jenius!"
"tunggu aku jenius!"
"baiklah cepat lanjutkan!"
"dia harus jenius, emm jago bertarung"
"aku jago bertarung!"
"kalau begitu yang terakhir dan tidak mungkin ada ciri cirinya *sambil menyantap dengan tatapan yang mencengkram
__ADS_1
"apa itu!"
"dia haruslah seseorang yang belum pernah pacaran sekali pun! haha kau pasti pernah pacaran kan!"
"tidak aku belum pernah!
"hei kau belum pernah pacaran sekalipun,!'
"sekalipun tak pernah!"
"yup!"
"tapi kau adalah pangeran kerajaan!*menatap dengan wajah kesal
" hei mengapa kau menatapku dengan wajah begitu? apakah kau kecewa karena aku memenuhi ciri ciri pria idaman mu itu?"
"tidak"*dengan wajah yang kesal
"kau kesal!"
__ADS_1