
hei mengapa kau menatapku dengan wajah begitu? apakah kau kecewa karena aku memenuhi ciri ciri pria idaman mu itu?"
"tidak"*dengan wajah yang kesal
"kau kesal!"
"tidak , untuk apa aku kesal ! sungguh tidak penting! *dengan wajah kesal
"baiklah aku menyerah, kau memang sedang tidak kesal! em...bagaimana kalau sekarang kita kerumahku bagaimana "*dengan wajah berseri-seri
"untuk apa aku pergi ke rumahmu!"*dengan wajah lesu
"tentu saja menginap!"
__ADS_1
"apa aku menginap di rumahmu!"
"tidak , untuk apa ?!"
"hei kau itu hilang ingatan atau bodoh sih, kalau kau tidak menginap di rumahku kau mau tidur di mana kolong jembatan ? dan lagi kau juga di usir kan dari rumah presidenkan!"
"tapi... emm"
"jangan ragu ragu lagian di rumahku itu banyak pelayanya lagian pelayan wanitanya juga banyak ! gak usah mikirin yang aneh aneh deh!"
"tuh rumahku udah Deket! ayo "*sambil berlari ke pintu kebelakang rumah
"hei kenapa kita gak lewat pintu depan aja !"*kebingungan
__ADS_1
"kau tau jika kita lewat pintu depan atau berisi maka.....
"pangeran akhirnya kau pulang juga, aku pikir kau telah melewatkan pelajaran sastra!😡
"ketua pelayan Jens , kau tau...itu
"aku yah, kau pasti bermain keluar!!cepat kedalam "*sambil berteriak
"hei pelayan Jens aku ini pangeran bagaimana kau bisa memperlakukanku begini?"
"baiklah pangeran , aku baru ingat bahwa aku di beri wewenang untuk memarahimu dan termasuk menghukumu,*sambil tertawa kecil dan.bagaimana kalau kita potong setengah uang jajanmu😡"
"pelayan Jens aku akan melakukan apapun tapi tolong jangan potong uang jajanku😿
__ADS_1
"baiklah , sebagai gantinya kau di kurung 5 jam di perpustakaan
"apa!!"