
Elvis tidak peduli dengan apa yang dipikirkan oleh Tuan Walker. Dia langsung kembali melaju menuju apartemen sewaannya.
Teman-teman sekamarnya belum pulang dari tempat mereka bekerja, Elvis agak bosan dan kesepian di rumah.
Elvis mulai membuka-buka media sosial di ponselnya.
Dia menyukai seorang penyiar yang berkelas, setiap sore penyiar itu selalu siaran langsung selama tiga jam.
Gadis penyiar itu selalu mengenakan pakaian yang bagus dan klasik, dia akan menari dan bernyanyi.
Tapi dia menari bukan untuk memamerkan tubuhnya dan menarik perhatian orang-orang.
Penyiar itu menyanyikan lagu-lagu klasik, dan membuat Elvis merasa sangat damai.
Ketika bepisah dengan pacarnya, suasana hati Elvis sangat buruk. Dan dia selalu menenangkan diri dengan
mendengarkan lagu-lagu yang dinyanyikan penyiar itu.
Penyiar itu adalah gadis yang pendiam, gayanya cocok dengan lagu-lagu yang dibawakan.
Dia selalu menyapa semua orang, lalu fokus memainkan musiknya.
Dia tidak memamerkan tubuh atau membuat lelucon. Itu sebabnya dia tidak punya banyak pengikut.
Dia juga tidak bercakap-cakap dengan pengikutnya. Para pengikutnya hanya mendengarkan lagu-lagu dengan tenang, mereka juga jarang mengirimkan hadiah.
Elvis membuka aplikasi siaran langsung dan menemukan ruang percakapan gadis itu.
Gadis itu masih memainkan lagu-lagu yang biasa dia putar.
Elvis memejamkan mata, lagu-lagu itu terasa menenangkan.
Tiba-tiba terpikir oleh Elvis, penyiar itu telah banyak membantu menenangkannya, tetapi dia tidak pernah menunjukkan rasa terima kasih dalam bentuk apapun.
Dulu dia miskin, tapi sekarang dia punya uang untuk menunjukkan dukungan kepada penyiar kesukaannya itu.
Elvis sudah menambahkan dana di rekeningnya.
Tapi dia bingung karena dia bahkan tidak mendaftarkan rekeningnya di aplikasi itu.
Tanpa registrasi, ia tidak bisa menambah dana. Tanpa itu, dia tidak dapat menunjukkan dukungan kepada si gadis penyiar.
Apa yang aku tunggu Daftar sekarang!
pikirnya.
Saat hendak mendaftar, ponselnya tiba-tiba berdering.
Di layar muncul nama Oliver Potter.
Dia adalah salah satu teman sekamar Elvis.
Dia mengangkat telepon dan bertanya,
__ADS_1
Ada apa, Oliver
Elvis, kamu di mana
Di rumah.
Bagus. Michaela ingin makan
barbekyu, dan dia akan mentraktir kita. Sampai bertemu di restoran yang biasa, ya.
Michaela adalah teman sekamar Elvis juga.
Elvis melihat ke luar jendela, dan melihat matahari sudah terbenam.
Dia tidak melanjutkan pendaftaran, lagi pula dia tidak terburu-buru untuk itu.
Elvis masuk ke dalam mobil dan segera pergi ke restoran itu.
Food Street selalu sibuk di malam hari.
Banyak yang berjalan-jalan di sana meskipun matahari belum sepenuhnya terbenam.
Mobil Elvis tidak bisa masuk ke area food street.
Tapi di luar disediakan tempat parkir yang sangat luas.
Elvis memarkirkan mobilnya perlahan.
Mobil sport-nya menjadi sorotan kemana pun dia pergi.
Apakah itu mobil yang menjadi viral di Internet Aku tak menyangka akan melihatnya di sini.
Aku ingin mengenal pemiliknya. Aku tidak yakin apakah pemiliknya pria atau perempuan. Jika pemiliknya adalah seorang pria baguslah, aku bisa
menikah dengannya.
Aku tidak peduli apakah pemiliknya pria atau perempuan. Aku ingin mengenal orang itu.
Pujian terdengar dari mana-mana, tapi tak ada yang berani mendekat. Mereka khawatir kalau nanti mereka tak sengaja menggores mobil itu.
Tetapi beberapa orang gadis telah menghampiri mobi itu untuk berfoto.
Mereka tidak peduli jika sampai menggoresnya. Jika itu terjadi, maka mereka akan menikahi pemiliknya sebagai permintaan maaf.
Pemilik mobil lain tidak berani memindahkan mobilnya, mereka hanya menunggu Elvis memarkirkan mobilnya.
Setelah Elvis memarkirkan mobilnya, mobil-mobil itu mulai keluar masuk tempat parkir.
Tapi tempat kosong di sebelah mobil Elvis tidak ada yang mengisi, karena mereka semua takut.
Sungguh, tidak ada orang yang berani mendekati mobil itu.
Tapi selalu ada pengecualian.
__ADS_1
Setelah Elvis keluar dari mobil, dia melihat seorang gadis kecil berusia lima tahunan, yang mengenakan gaun merah muda, berlari menghampiri
Elvis dan mobilnya.
Gadis kecil itu merentangkan tangannya dan berlari ke bagian depan mobil Elvis, lalu berbaring di atas Koenigsegg dan menikmatinya.
Orang-orang dewasa yang ada di dekatnya terkejut
Mereka bertanya-tanya di mana keluarga gadis kecil itu.
Elvis tersenyum dan hendak menggendong gadis kecil itu. Seorang perempuan berpenampilan menarik berlari ke arah mereka, tampaknya dia
adalah ibu si gadis kecil itu.
Perempuan itu menggendong anaknya dan meminta maaf kepada Elvis, Aku minta maaf. Aku benar-benar minta maaf. Anak ini cepat sekali larinya, jadi aku tidak bisa terus mengawasinya. Maaf sudah merepotkan.
Elvis tersenyum, Tak apa-apa. Anak ini lucu.
Ayah gadis kecil itu pun datang dan meminta maaf kepada istrinya.
Keduanya panik karena mereka tahu mobil itu sangat mahal. Jika anak mereka menggores mobil itu, mereka tidak akan mampu membayar uang ganti rugi. Si ibu menggendong anaknya, tetapi gadis kecil itu bersikeras untuk meraih dan menyentuh mobil Elvis.
Si ibu memukul pantat anak itu dan menceramahinya, Berhenti membuat kekacauan, gadis kecil.
Gadis kecil itu kesal dan memonyongkan bibirnya. Dia mulai menangis, air matanya menetes.
Elvis menganggapnya lucu, jadi dia bertanya, Kamu suka mobilku
Gadis kecil itu berhenti menangis dan mengangguk, Ya.
Elvis bertanya lagi dengan lembut,
Kenapa kamu suka mobilku
Gadis kecil itu menatap Elvis lekat-lekat, tatapannya membuat
Elvis sangat bahagia, Indah! Keren! Aku belum pernah melihat mobil seperti ini!
Aku minta maaf. Anak perempuanku tidak suka boneka. Dia seperti anak pria yang menyukai semua jenis mobil, ayahnya menjelaskan dengan perasaan malu.
Anak Anda lucu sekali.
Elvis menyukai gadis kecil itu, dan berkata, Jika kamu sangat suka mobilku, aku akan membiarkanmu naik dan meminta ibumu untuk memotret, ya
Gadis kecil itu sangat senang lantas mengulurkan tangannya kepada Elvis, Baik. Terima kasih banyak!
Elvis sangat bahagia
Orang tua gadis kecil itu agak khawatir anak itu akan merusak mobil. Tapi Elvis bersikeras bahwa hal itu baik-baik saja, lalu dia mengambil
anak itu dari ibunya dan menaruhnya di atas mobil.
Gadis kecil itu mencoba beberapa pose, dan ibunya segera mengeluarkan ponsel untuk mengambil gambar, setelah ia melakukan berbagai pose, anak itu seperti enggan untuk meninggalkan mobil itu, tampak dari raut wajah nya ia bercita cita ingin memiliki nya suatu saat nanti.
__ADS_1
Anak itu melambaikan tangannya dan mengucapkan selamat tinggal kepada Elvis dengan berat hati, mata nya pun terus memandang mobil mewah tersebut, lalu si ibu langsung menggendongnya ke Food Street, mereka terus berjalan sampai hilang dari pandangan mata Elvis.