
Tak lama setelah meninggalkan Distrik Asok, Elvis menerima pesan video dari Roger.
Dalam video itu, Roger sangat bersemangat, dan dia berteriak-teriak di depan Koenigsegg Elvis.
"Aku akan terus mengingat semua yang kamu lakukan untukku!"
"Aku bahagia sekarang, semua karena kamu!"
"Elvis, perkenalkan pacarku, Rosie."
Kemudian Roger memutar ponselnya, dan seorang gadis cantik dengan tubuh indah berlekuk muncul dalam bidikan kamera.
Gadis cantik itu tersenyum ke arah kamera, dia terlihat ramah, Halo, Elvis.
Elvis tersenyum, Aku ikut senang untuk kalian berdua.
Elvis senang bahwa Koenigsegg-nya membantu pasangan itu untuk bersatu.
Maaf tidak bisa menemanimu makan siang hari ini. Aku akan mentraktirmu makan beberapa hari lagi, ujar Roger dengan gembira.
"Tak perlu terburu-buru. Nikmati saja waktu dengan pacarmu. Kita pasti bertemu nanti."
"Ya sudah. Jika kamu punya masalah di Kota Wale, beritahu aku. Aku akan melakukan apapun untuk membantumu!"
"Rosie ikut berbicara, Kamu juga punya aku! Aku dan Roger akan membawamu ke banyak tempat di Kota Wale."
"Elvis senyum sebelum dia mengakhiri panggilannya, Baiklah. Kami akan memintamu untuk bergabung."
Dia kembali memacu Ferrari-nya menuju Taman Permaisuri. Dia ingin menonton siaran langsung, tetapi penyiar favoritnya tidak siaran hari ini.
Dia masuk di ruang siaran langsung sebentar, lalu menutup aplikasi.
Ketika dia sedang memikirkan apa yang harus dilakukan, dia menerima sebuah pesan.
"Elvis tersenyum ketika melihat pesan itu, Elvis, kamu Iagi apa ?."
Orang yang mengirim Elvis pesan adalah Anson. Elvis dan Anson tumbuh bersama. Mereka biasa mengejar gadis yang sama dan membolos untuk berkelahi bersama, Mereka selalu bersama.
Tetapi setelah masuk sekolah menengah, Elvis pergi ke Kota Wale untuk sekolah, dan Anson tinggal di kampung halaman mereka.
Setelah Anson mendapatkan pacar, mereka tidak Iagi saling menghubungi sesering dulu, tetapi hubungan mereka tetap baik.
"Tidak ada. Aku sedang bosan, Hidupmu sangat mudah dan nyaman."
"Kamu punya waktu untuk bosan?."
Anson berkata, Aku mengunjungi orang tuamu tempo hari. Mereka baik-baik saja, tapi mereka selalu memikirkanmu. Mereka menyuruhmu membawa pulang pacar secepatnya.
"Urusan semacam ini tidak bisa terburu-buru."
"Kamu sudah tidak muda lagi. Orang tuamu menginginkan cucu."
__ADS_1
"Elvis tertawa, Baiklah. Akan aku percepat."
Elvis melanjutkan, Jangan hanya berbicara tentang aku. Kamu sudah pacaran bertahun-tahun. Kapan akan menikah ?.
"Itulah kenapa aku kirim pesan singkat padamu hari ini. Aku akan menikah bulan depan. Aku ingin pergi ke Kota Wale untuk membeli beberapa perabotan dan bertemu denganmu."
"Selamat ya! Akhirnya menikahi juga."
"Kapan kamu datang ?."
"Beberapa hari lagi. Kita belum tahu tanggal pastinya. Aku perlu memastikan waktu dengan pacarku.”
Elvis berkata dengan murah hati, Baik. Beritahu aku setelah kamu menentukan tanggalnya. Aku akan menjemputmu dan mengurus semua biaya selama kamu di sini.
Anson terkejut dan berkata, Hebat.
Kamu pasti sudah mapan di Kota Wale. Aku tidak akan sungkan-sungkan. Aku ingin dijamu dengan istimewa besar!
Tunggu aku, ya! Anson sudah seperti kakak bagi Elvis, jadi dia tidak akan berpura-pura sopan di depan Elvis.
Baik. Aku tunggu di sini. Uang bukan masalah!
Waktu makan malam sudah tiba ketika Elvis menutup percakapan telepon Anson.
Tidak ada Sicily, jadi dia harus menyiapkan makanan sendiri.
Elvis merindukan masakan buatan Sicily, tapi ia merasa malu jika harus mengganggu Sicily lagi.
Elvis teringat penjaga keamanan berbaju hitam di tempat parkir Hotel Weston sore itu.
Dia merasa perlu menyewa dua penjaga keamanan agar memberikan kesan yang baik.
Dia juga merasa perlu menyewa pelayan. Rumah itu terlalu besar untuk satu orang.
Dia tidak bisa memasak, jadi hanya bisa memesan makanan jadi saja.
Bahan makanan yang dibeli Sicily pasti akan rusak suatu hari nanti.
Setelah memesan makanan dari aplikasi, Elvis beristirahat dengan nyaman di sofa dan menikmati pemandangan danau.
Pandangan itu terlihat selalu berbeda setiap harinya, dan ia tidak pernah bosan melihatnya.
Dia menunggu-nunggu telepon dari pengantar makanan, karena mereka tidak diizinkan masuk ke kompleks pemukiman itu. Dia harus mengambil makanan itu sendiri.
Telepon tidak kunjung berdering, dan Elvis mulai penasaran, Saat itu bel pintu berbunyi. Itu membuat Elvis, yang sedang berpikir serius, merasa takut.
Sangat menakutkan tinggal di rumah sebesar ini sendirian. Rumah ini terlalu besar. Aku harus menyewa beberapa satpam dan pelayan secepatnya, pikirnya.
Dia bertanya-tanya siapa yang datang itu, karena dia tidak mengenal banyak orang di kompleks pemukiman ini.
Dan tidak ada yang bisa naik ke atas tanpa izin dari Elvis, karena lift menuju lantai ini adalah lift pribadi Elvis.
__ADS_1
Dia membuka pintu sambil bertanya-tanya dalam hati, Elvis tercengang melihat seseorang yang tidak disangka-sangka akan datang.
Seorang wanita yang sangat seksi dan cantik berdiri di depan pintu.
wanita itu membawa makanan pesanan dan tersenyum pada Elvis.
“ Elvis merasa aneh dan berkata, Ashley Sedang apa di sini Dan kenapa kamu yang mengantar makananku !.”
Tatapan Ashley membuat Elvis takut, Tuan Grey, saya kepala pelayan pribadi Anda. Melayani Anda adalah tugasku, jadi mengantarkan makanan Anda juga bagian dari tugas saya.
Elvis mengulurkan tangan untuk mengambil makanan, Begitu, ya ?.
Terima kasih. Terima kasih. Berikan makanannya kalau begitu.
Ashley tiba-tiba menyembunyikan makanan itu di belakang punggungnya dan berjalan mendekati Elvis.
Elvis nyaris kehilangan keseimbangan dan wajahnya nyaris terbenam di dada Ashley.
Untung dia bereaksi cepat, dan meraih pegangan pintu untuk menyeimbangkan diri, tetapi tangannya terluka.
Ashley memperlihatkan wajah memelas dan berkata dengan lembut, Tuan Grey. Mengapa Anda tidak mengundang saya untuk sejenak beristirahat ketika saya mengantarkan makanan Anda
Dia mengintip ke dalam dan mencoba melangkah masuk. Elvis bersandar di pintu dan mengayunkan bahunya yang terasa sakit. Wajahnya tanpa ekspresi, Tidak perlu. Itu tidak pantas.
Elvis tidak peduli seberapa seksi dan cantiknya Ashley. Dia tidak punya perasaan terhadap wanita itu.
Ashley menggigit bibir dan menggerakkan tubuhnya dengan cara yang seksi, Bagaimana kalau kita mengobrol di sini saja.
Tubuh Ashley sangat berlekuk dan seksi. Tidak ada pria yang bisa mengatakan tidak pada Ashley.
Tapi Elvis disahkan oleh Sistem sebagai pria sejati, jadi dia tidak akan tergoda oleh Ashley.
Dia berkata tanpa emosi, Kamu hanya kepala pelayan pribadiku. Tidak ada yang perlu kita bicarakan. Silakan pergi. Aku akan mengabarimu saat aku membutuhkan bantuanmu.
Kemudian dia mengulurkan tangannya untuk mengambil makanan.
Ashley tidak berani main-main karena Elvis terlihat marah, Dia tidak ingin mendapat masalah.
Dia ingin Elvis menjadi pacarnya, jadi dia tidak ingin membuat Elvis marah.
Sebelumnya Ashley sudah bertemu banyak pria melalui kencan buta yang diatur oleh keluarganya. Semua pria itu tidak melepaskan tatapan mereka dari Ashley. Ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan pria seperti Elvis, yang tidak memperlihatkan emosi padanya.
Semakin dingin sikap Elvis padanya; semakin Ashley ingin mengambil hati Elvis.
Aku bisa mendapatkan semua pria yang aku inginkan! Tidak ada orang yang bisa melepaskan diri dariku! Tapi aku tahu bahwa aku tidak bisa terburu-buru. Aku akan mendekatimu perlahan, selangkah demi selangkah, dan meluluhkan hatimu suatu hari nanti! pikirnya.
Ashley juga berpikir mereka tinggal di lingkungan yang sama pula, dan dia adalah kepala pelayan pribadinya, jadi dia masih punya banyak alasan dan kesempatan.
*Bersambung*
__ADS_1