Jagoan Yang Terhebat

Jagoan Yang Terhebat
BAB V Anjing Penjaga Yang Agresif


__ADS_3

Tapi Boby tidak tahu kapan pemegang saham baru ini bisa membuat semua pemegang saham menjual saham mereka kepadanya. Bob berpikir


bahwa pemegang saham baru ini pasti orang penting.


Gedung Grand WD bernilai empat koma dua triliun, bahkan mereka bisa mendapatkan milliaran hanya dari sewa gedung. Tidak ada orang biasa yang dapat mencapai hal seperti itu.


Bob memeriksa informasi yang berhasil dia dapatkan tentang pemilik gedung baru ini, Elvis Grey, pria berumur dua puluh lima tahun.


Nomor kartu tanda penduduknya adalah ****** Nomor teleponnya adalah ****** tetapi tidak ada alamat rumah. Bob bisa saja menyuruh seseorang


untuk memeriksa latar belakang


Pemilik baru ini, tetapi dia tidak berani, Sebagai manajer properti dia tidak bisa sembarangan dengan seseorang yang mampu membeli seluruh saham gedung. Sepertinya hanya keluarga terkaya di Kota Wale yang bisa dibandingkan dengan pemilik baru Gedung Grand WD ini, pikirnya


Elvis terdengar tenang, Saya berada di alun-alun sekarang, Bob ketakutan begitu segera dia bertanya, Di alun-alun Mengapa Anda tidak naik ke sini ?? mendengarnya Elvis menatap dua satpam yang mendekatinya, jadi dia mundur selangkah dan berbicara di telepon, Ada dua ekor anjing agresif di alun-alun tengah yang menghalangi


jalanku. Mereka juga menggonggong padaku, jadi aku tidak berani masuk ke dalam.


Bob berkeringat ketika mendengar apa


yang dikatakan Junior, Apa? Apa ?


anjing-anjing itu menghalangi jalan Anda"


Bob berpikir, Jika atasan baru digigit anjing ini, bisa-bisa aku akan mendapatkan masalah besar.


Setelah mengakhiri teleponnya dengan Elvis , Bob segera menelpon nomor lain, Saya akan mengirim


orang untuk mencari tahu apa yang terjadi, Tuan Elvis. Anda harus percaya saya, sebelumnya hal seperti ini tidak pernah terjadi di gedung ini.


Mohon tunggu sebentar dan lindungi diri Anda. Saya akan segera turun Tuan.


Ketika telepon diangkat, Bob langsung berteriak, Elton, berengsek! Apa yang sedang kalian lakukan Bagaimana mungkin kalian tidak tahu ada dua


ekor anjing agresif di alun-alun tengah Anjing-anjing agresif Di alun-alun tengah Seorang pria berusia tiga puluhan sedang mencium seorang wanita yang memakai riasan tebal, di ruang kontrol utama.

__ADS_1


Dia bingung mendengar apa yang Bob katakan kepadanya. Dia tidak berani membuang waktu lagi


dengan wanita itu. Segera, menyambar walkie-talkie di atas meja dan berteriak,


Berikan aku beberapa orang dan bawa tongkat-tongkatnya. Segera ke alun-alun tengah di gerbang depan. Ada beberapa ekor anjing


agresif di sana. Selain itu, orang-orang yang berada dekat dengan alun-alun harus pergi


memeriksa situasi terlebih dahulu.


Pria yang ada di walkie-talkie tertawa, Bos, apakah kamu bercanda tentang anjing-anjing di alun-alun


Sialan. Aku baru saja dibentak oleh bos, dia bilang aku tidak berguna dan semacamnya. Aku sedang tidak ingin bercanda dengan kalian.


Berhenti membuang waktuku, pergilah ke alun-alun di gerbang depan sekarang. Aku akan


memberimu pelajaran jika kamu terlambat. Baik, bos. Kami sedang menuju


kesana. Tidak ada seorang pun yang berani


Bob berdiri di depan lift, peluh dingin telah memenuhi keningnya. Dia terus memandang ke nomor lantai yang tertulis di atas pintu lift, berbisik, Cepat! Cepat!


Lima orang satpam berlari ke luar dan berkumpul di depan pintu lobi lantai satu Gedung Grand WD.


Bos, di mana anjingnya? Kapten memberikan perintah dengan serius dan mendorong pintu untuk menerobos keluar, Keluar! Keluar dan


periksa!


Elvis terus mundur ke belakang, karena kedua satpam itu terus mendesaknya,


Kapten tiba di alun-alun, dan berteriak kepada anggota-anggotanya, Kapten melihat seorang pemuda dengan tampang yang kumuh berdiri


di kejauhan, jadi dia mengacuhkannya. Lalu, ia berkata dengan suara yang berat, Jangan


membuang waktu untuknya. Bos menemukan anjing di sini. Apakah kalian berdua melihat anjing

__ADS_1


Kedua satpam itu tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Kapten, Anjing ?? Saya tidak melihat seekor anjing pun di sini.


Hanya orang-orang yang lewat.


Mungkin Anda salah dengar Kapten memukul kepala kedua satpam itu, kemudian berseru, Berani kalian mengatakan aku salah dengar Itu Bos sendiri yang bilang. Bagaimana mungkin bisa salah Cepat cari anjing-anjing itu. Bos sedang dalam perjalanan Kemari..


Bob Berlari dengan tergesa-gesa keluar gedung, lalu bertanya kepada kapten itu, dimana anjing-anjing itu, Apakah di antara kalian ada yang menemukan anjing itu?


Kapten yang dari tadi kebingungan, menjawab dengan jujur, Bos, kami sudah memeriksa semua tempat di alun-alun, tapi tidak menemukan


anjing-anjing itu.


Bob yang bingung langsung melihat ke sekeliling alun-alun, Tidak ada anjing Itu tidak mungkin! Pemilik baru gedung ini memberitahu aku bahwa di hadapannya ada anjing. Elvis melihat pria paruh baya dengan jas yang dikelilingi oleh satpam. Dia tersenyum dan mengerti siapa pria paruh baya itu, lantas Junior berjalan ke arah mereka. Satpam yang tinggi dan pendek segera menghadang Junior dan menatapnya dengan agresif, Bukankah aku sudah suruh kamu pergi Mengapa masih di


sini Apa kamu mau dihajar !! Satpam yang tinggi mengangkat tinjunya bersiap untuk memukul Elvis.


Bob memerhatikan apa yang sedang terjadi, lantas dia melirik ke arah asal suara itu. Dia tertegun, raut wajahnya pun berubah. Dia buru-buru berteriak, Berhenti !!


Hentikan apa yang kamu lakukan sekarang!


Satpam yang tinggi segera berhenti dan memandang Bob dengan wajah yang bingung.


Wajah Bob menjadi pucat, segera dia berlari mendekati satpam yang tinggi dan menampar keras-keras wajah satpam itu.


Kapten merasa kasihan pada Alistair dan Elton setelah melihat raut wajah mereka yang menyedihkan. Ketika kapten hendak membela stafnya, dia tercengang ketika melihat sikap Bob.


Apa aku salah tentang ini tanya Kapten.


Bob menatap dua lelaki itu dengan agresif, tanpa berbicara sepatah kata pun, dia langsung berjalan


menghampiri Elvis seraya tersenyum tipis. Dia membungkuk rendah kepada Elvis, Tuan Elvis. Saya tidak mengajar staf saya dengan baik. Saya


minta maaf atas semua yang terjadi kepada Anda." Sang Kapten tersontak kaget dan


berpikir, Pemuda yang tidak mengesankan ini adalah bos dari Tuan Bob.

__ADS_1


__ADS_2