
tuti mulai mencerita kan apa yang dia dapat kan dari teman teman nya
kabar tentang istri istri mereka semua nya
,"tadi sehabis solat subuh saya mendapat kabar kang,",,
,"kabar apa cek,",,
,"kemungkinan besar siang ini isah dan mimin akan di pulang kan,",,
mendengar kabat tersebut jajang dan cepi merasa senang
namun ternyata kabar yang di terima masih belum selesai
namun saat tuti kembali menjelas kan nya lagi
raut wajah semua nya nampak begitu tegang dan hawatir
,"maap kang, sebenar nya cek isah masih belum di perboleh kan pulang,
,"namun karna mimin akan di pulang kan, cek isah pun meminta untuk pulang,",,
jajang dan yang lain nya heran karna kabar awal yg di dapat kondisi isah jauh lebih baik dari mimin
,"cek tolong jelas kan apa maksud nya, bukan kah kemarin cecek bilah isah jauh lebih baik dari mimin,",
semua di buat tegang oleh kabar yang akan di berikan oleh tuti
pak ustad pun sudah meminta hansip untuk datang kerumah idrus
semua nya semakin tegang saat kehadiran hansip
,"pak ustad ada apa ini, kenapa hansip datang kemari,'",
,"kalian semua tenang dulu ya, biarkan tuti menjelas apa yang mau dia jelas kan,",,
pak ustad mempersilah kan tuti untuk menjelas kan semua nya
,"cek isah pulang untuk mengantar kan jenazah mimin,",
,"astagfirullahhalazim,",
,"innalilahi wa'inailaihirajiun,",
,"ya tuhan,",,
di saat bersamaan pebi pun datang kerumah nya idrus
semua nya kaget mendengar kabar kematian mimin
begitu pun dengan pebi dia sangat syok mendengar kabar tersebut
,"tidak,,,, ",
,"pebi,", ucap semua nya
,"pebi,", ucao elisa
__ADS_1
el pun segera menghampiri pebi yg terlihat syok
begitu pun dengan anita dan teman teman nya
melihat pebi mereka segera keluar dari rumah nya
,"ya tuhan,pebi,",,
karna begitu syok pebi pun pergi meninggal kan semua nya
elisa segera mengejar pebi, begitu pun dengan anita dan teman teman nya
sam pun ingin ikut mengejar pebi namun tidak di ijin kan oleh nek ojoh
karna kondisi sam yang masih sangat lemah
akhir nya sam menyruti apa yang di ucap kan oleh nenek nya
,"pebi tunggu peb,"panggil el
karna hawatir dengan pebi semua nya ikut menyusul
dani dan amel yang belum sampai di rumah idrus
mereka melihat pebi yang lari sambil menangis
,"dani, itu teh pebi bukan,",,
,"iya mel itu pebi,",
,"dia teh kenapa ya,",
di tambah lagi mereka melihat elisa, dan di ikuti pula oleh anita dan teman teman nya
yg membuat dani dan amel semakin hawatir
dani pun sepertinya tau kemana arah yg pebi tuju
dani mengajak amel untuk mencegah pebi di jalan yg lain
tak berjalan lama dani bisa mencegah pebi pergi lagi
,"pebi tunggu,",,
el senang melihat dani yang berhasil mencegah pebi pergi
begitu pun dengan anita dan yang lain nya,
sinta mengajak anita dab clara untuk kembali kerumah nya
karna dia sangat ingin tau kabar tentang ibu nya
idrus menanya kan kabar tentang istri nya kepada tuti
tuti menjelas kan kepada idrus,bahwa kemungkinan besat ika pergi ke singapur
tuti pun menenang kan idrus dan keluarga nya
__ADS_1
dia juga sudah mengerah kan teman teman nya untuk mencari ika di singapur
sinta yang baru saja datang mendengar kabar tersebut
begitu syok nya sinta mendengar kabar tersebut
nek ojoh yang melihat sinta begitu sedih nya dia meminta anita dan clara membawa nya ke kamar
anita dan sinta berusaha menenag kan sinta di kamar
sam yang tidak begitu jelas mendengar kabar tersebut
dia memutus kan keluar kamar dan menemui
,clara dan anita
yang sedang bersama sinta di kamar nya
clara panik saat melihat dan menemui mereka
,"ya ampun sam ngapain kamu teh keluar dari kamar, harus nya kamu tuh istirahat di kamar,",
,"sam tidak apa apa ko ra,",,
sam heran melihat sinta yang sedang menagis
sam mencoba menghampiri sinta dan menanya kan sesuatu
melihat sam,sebenarnya anita merasa kan kehawatiran
namun anita mencoba untuk biasa saja di depan semua ya
,"sin, kabar apa yang di berikan oleh tante tuti tentang mami,",
namun sinta tidak menjawab pertanyaan sam begitu pun dengan anita
sammudra pun semakin penasaran dengan kabar yang di dapat mereka
karna tidak ada jawaban daru sinta dan anita, sam memutus kan untuk keluar
untuk menanya kan nya langsung kepada tante tuti
tp saat dia akan keluar, papi, nek ojoh,jajang abah masuk
pak ustad dan yang lain nya sudah pergi dari rumah nya
tak lama terdengar suara dari masjid yang memberita kan tentang kematian mimin
semua nya nampak sedih dan berduka, kini kampung mereka tlah berduka
sam menanya kan kabar tentang mami nya kepada sam
namun sebelum idrus membari tau nya dia mengajak sam untuk kekamar
sementara jajang meminta kepada anak nya untuk pulang
namun anita masih ingin menemani sinta,dan tidak mau ikut pulang bersama jajang
__ADS_1
jajang berusaha untuk membujuk anita pulang dengan bermacam alasan