
hari sudah mulai sore, anita pun mengajak sam untuk pulang
mereka pun pulang kerumah masing masing,
sebelum kembali kerumah cepi, idrus menanya kan keberadaan sam kepada sinta
namun sinta tidak mengetahui keberadaan sam
idrus begitu hawatir karna sam belum pulang, sementara kondisi nya masih lemas
tak lama sam pun pulang, dan semua nya merasa tenang
,"sam kamu teh dari mana,papi sama nenek tuh hawatir,",
,"maapin sam ya pih,karna sam tidak ijin sama kalian,",.
,"ya udah sekarang kamu bersih bersih, makan lalu istirahat, tp jangan lupa obat nya di minum ya,",
,"iya pih,nek,",
idrus pun pamit untuk kemusolah, dan sekalian kerumah cepi
,"papi kerumah om cepi nya bersama om jajang,",
,"iya sin, om jajang dan om asep pun akan kesana,",,
,"kamu kerumah anita ya, temani dia, takut nya papi dan om jajang nginep di rumah om cepi",
,"iya pih,",
sinta mengabari intan dan clara untuk mengajak mereka
tp clara tak menghirau kan ajakan dari sinta
sinta heran dan penasaran kenapa clara tidak membalas chat nya
clara teringat dengan kejadian tadi, dia merasa di bohongi oleh anita dan sam
karna masih sore sinta memutus kan untuk kerumah anita
di perjalanan sinta berpapasan dengan intan
sinta menanyakan tentang clara yang tak menjawab chat dari nya
intan tidak bisa mencerita kan apa yang sebenar nya terjadi kepada clara
,"kamu mau kerumah clara kan,",
,"iya sih,",
sinta pun ikut bersama inta kerumah clara , dan mereka pun sampai di rumah clara
,"assalamualaikum,2x,"
clara tidak menjawab panggilan dari sinta dan inta
dia tetap berada di dalam kamar, dengan perasaan sedih dab kecewa
__ADS_1
karna tidak adak jawaban dari clara, sinta dan intan pun memutus kan untuk pergi
namun nampak nya intan tau kalau clara sengaja
tidak ingin menemui nya,terutama sinta,
karna clara berpikir kalau sinta tau tentang hubungan sam dan anita
anita sampai di rumah, di saat bersamaan jajang akan pergi kerumah cepi
,"assalamualaikum,",
,"wa'alaikum salam,",
,"neng, kamu teh dari mana,",,
,"dari depan pak,",
,"kamu teh masih marah sama bapak ya,",
,"anita sudah tidak marah sama bapak ko,",
,"karna anita selalu teringat dengan ucapan sam,
,"dia teh selalu bilang sama anita, tidak baik kalau seorang anak marah terlalu kepada orang tua nya,",,
mendengat ucapan anita membuat jajang terdiam
,"bapak kemusolah ya, dan kemungkinan bapak dan om idrus akan menginap di rumah om cepi",
,"untuk berjaga jaga takut nya jenazah tante mimin dan ibu datang,",
assalamualaikum,"
,"wa'alaikum salam,",
anita masuk kekamar nya, jajang terlihat sedih melihat sikap anak nya tersebut
saat jajang akan berangkat sinta dan intan pun sampai
,"assalamualaikum,",
,"wa'alaikum salam,",
,"sinta intan,",
,",om, anita nya ada,",,
,"ada di dalam, kalian masuk aja ya, om mau kemusolah",
,"iya om,",
melihat jajang pergi, sinta dan itan merasa kasihan jajang
namun itan juga tidak bisa menyalah kan sikap anita
tak lama anita pun keluar saat mendengar suara intan dan sinta
__ADS_1
,"intan, sinta,",,
namun anita nampak nya menyari seseorang
dan membuat sinta dan intan sedikit heran dengan anita
,"anita, kamu teh cari siapa,",,
,"kalian hanya berdua,",,
,"iya anita,",
,"tp tadi sebelum kemari kita teh sudah kerumah clara, namun seperti nya dia teh tidak ada,",,
,"ya udah gak apa apa ko, kita masuk yo,",,
clara masih merasakan kesedihan atas kejadian tadi siang
dia begitu kecewa dengan anita dan sam,dia merasa di bohongi oleh kedua nya
intan yang tau akan kejadian tadi siang, bahkan dia tau alasan clara menghindar
intan berniat untuk menanya kan semua nya kepada anita
namun waktu nya tidak tepat, akhir nya dia berpamitan kepada sinta dan anita
namun dengan alasan yang lain,tp sebenar nya dia ingin menemui clara
popon masih setia menemani pebi di rumah nya
dia tidak ingin meninggal kan nya, meski pebi di temani oleh amel dan el
popon menyayangi pebi bukan karna anak dari sahabat nya
tp keluarga popon memang sudang menjadi kan mimin bagian dari keluarga nya
maka begitu besar rasa sayang popon kepada pebi
begitu pun dengan babe naim, bapak dari popon
dia begitu menyayangi pebi layak nya cucu sendiri
babeh naim pun dengan setia menemani pebi dan cepi di rumah nya
di jalan menuju rumah cepi, jajang dan idrus membicara kan soal anak anak
bahkan jajang mencerita kan tentang sikap anita
namun idrus hanya diam mendengar keluh kesah sahabat nya tersebut
idrus sangat tau kalau sikap anita dan jajang sama sama keras kepala
idrus sangat paham kalau jajang tidak pernah mau mengakui kalau dirinya salah
idrus mengajak jajang untuk segera pergi kerumah cepi
intan kini berada di rumah clara, intan berusaha untuk menenang kan nya
__ADS_1
intan pun tau betapa kecewa nya clara terhadap anita dan sam
karna mereka sudah membohongi nya