
sam sampai di tempat anita, dia melihat anita hanya sendirian
,"anita, clara na teh mana,",
,"dia teh sudah pergi sam,",
,"sam, clara sangat marah sama kita dia begitu kecewa dengan kita,",
sam mencoba menenang kan anita yang sangat sedih dengan apa yang terjadi
sam juga menyakin kan anita kalau kemarahan clara hanya sementara
intan dan sinta menghampiri kedua nya untuk menanya kan semua nya
,"ka, clara nya teh bagai mana,",
,"dia kelihatan nya masih marah sama kita berdua, sin, intan,",
,"ya udah kalian teh tenang ya, biar nanti intan yang bicara sama dia,",
,"sinta juga akan membantu menjelas kan semua nya ka
,"tp sinta mohon kalian jelas kan semua nya sama sinta tentang hubungan kalian,",
namun sam meminta kepada sinta dan intan agar tidak ikut campur dengan masalah nya
sinta dan inta memaksa untuk tetap membantu nya
namun anita dan sam pun tetap tidak ingin intan dan sinta masuk terlalu jauh dengan masalah nya
mereka tidak ingin sinta dan intan kena akibat nya dari hubungan kedua nya
saat jenazah sedang di siap kan untuk di solatkan
isah pun turun dari mobil dengan kondisi lemah
jajang merasa sangat senang karna masih bisa melihat istri nya
yang kini berada di hadapan nya, meski kondisi nya sedang tidak baik baik saja
,"ya tuhan neng, aa seneng banget kalau kamu teh bisa dengan kondisi selamat,",
,"isah juga senang a, bisa berkumpul kembali dengam aa,dan anita,",
kini di rumah cepi di balut dengan kesedihan dan kebahagian menjadi satu
__ADS_1
doktor mechelle yang di siap siaga kan oleh pak ustad
segera melaku kan pemeriksaan kepada isah
pak ustad pun meminta kepada nek ojoh dan doktor mechelle untuk membawa isah kerumah nya
meski sebenar nya isah masih ingin melihat kondisi dari anak nya mimin
namun dia tidak bisa berbuat apa apa karna kondisi nya saat ini
akhir nya isah pun bersedia untuk pulang, namun dia meminta agar jajang tetap berada di sana
isah pulang bersama nek ojoh dan doktor mechelle
dani, elisa, amel dan teman teman sekolah nya yang di dampingin para guru
datang berkunjung kerumah pebi untuk mengucap kan duka cita nya
namun saat semua nya sampai dani merasa ragu saat melihat asep
asep yang tidak suka anak nya dekat dengan dani
melihat kedua nya datang bersamaan asep hampir terpancing emosi
tapi yani menenang kan nya dan menyadar kan suami nya
di saat el dan teman teman nya masuk bersama guru mereka
asep menarik tangan dani, el yang mengetahui apa yang di lakukan oleh papa nya,el memperhati kan papa nya
asep membisika sesuatu kepada dani, namun kelihatan nya el curiga dengan apa yang di bisikan papa nya
asep ternyata menagih janji yang sempat di ucap kan oleh dani
tanpak sengaja el mendengar nya
,"janji, janji tentang apa pa,",
asep berkelit saat elisa menanya kan tentang janji yg di bicarakan
beruntung nya saat itu ibu dan bapak nya dani sudah pulang
jadi tidak akan ada keributan anak ibunya dani dan asep
di perjalanan pulang clara masih terlihat dingin kepada anita dan sam
__ADS_1
dia pun terus menerus menghidari sam dan anita
clara lebih memilih untuk pulang dan meninggal kan semua nya
anita merasa kan tidak enak hati dengan semua nya termasuk clara
atas hubungan nya dengan sam yang dia tutupi
sam mencoba menenang kan anita dan berjanji akan menjelas kan semua nya kepada clara
sam mengajak anita untuk pulang agar dapat bertemu ibu nya dengan cepat
namun intan tidak ikut bersama mereka
clara sampai di rumah nya, dan dia segera masuk ke kamar nya
dan di dalam kamar dia meluap kan ke sedihan dan ke kecewaan nya
dia manatap ke arah poto nya bersama teman teman nya
,"kenapa kamu teh tega bohongi clara anita, harus nya teh kamu tuh jujur kalau kamu dan sam sudah menjalin hubungan,",
,"mungkin clara teh akan membuang semua perasaan ini, dan akan menerima hubungan kalian,",
setelah selesai pemakaman yani mengajak asep kerumah jajang
karna dia sangat ingin bicara dengan isah
asep sempat berniat untuk mengajak anak nya pulang
namun yani melarang nya dan membiar kan yani bersama teman teman nya menemani pebi
asep sempat kesal dengan keputusan yani,
dia sangat takut kalau anak nya terus dengat dengan dani
tapi yani terus memaksa asep untuk kerumah jajang
dan akhir nya asep pun ikut dengan yani kerumah jajang
anita, sinta dan sam sampai di rumah nya
melihat ada beberapa warga di rumah ya anita pun segera masuk
saat anita melihat ibu nya dia segera memeluk nya
__ADS_1
isah yang baru di periksa oleh doktor, karna senang melihat anak nya dia menahan rasa sakit yang di rasakan nya,