JANGAN TERLAMBAT

JANGAN TERLAMBAT
Masih seperti biasa


__ADS_3

"Ini lipstik! ya beneran ini bekas lipstik."terkejutnya ayla


"astagfirullah alazim, ya allah kuatkan hamba."


...........


"Mas ini bekas lipstik siapa?"tanya ayla kepada ilham yang tengah duduk diruang tengah


Tengok ilham yang heran melihat ayla yang datang dengan tangisannya, matanya tertuju dengan bekas yang ditunjuk oleh ayla, betapa terkejutnya ilham melihat bekas lipstik memerah di jasnya, ia sendiri pun tidak tau ada bekas lipstik itu, ya? Meskipun sudah 3 tahun berpacaran dengan monika, Jangankan melakukan hal hina yang diluar nalar, mencium kekasihnya itu pun ia sendiri tidak pernah, karena bagi ilham ia tetap menjaga kehormatan perempuan.


"Mana aku tau." jawabnya


"Kamu kenapa sih mas, memperlakukan aku seperti ini, salah aku apa?" ucap alya yang sudah kesal dengan ilham


"Aku gak tau !!!! kamu kenapa sih!!"


"kapan kamu sadar dan mencintai aku mas, kapan!"tangis ayla pecah


"kapan? sampai kapanpun aku tidak akan mencintai mu, aku menikahimu hanya karena terpaksa!!!!"


Ucap ilham yang membuat ayla semakin terpuruk perasaannya


Ilham pun pergi dan langsung mengambil kunci mobilnya diatas meja, dan meninggalkan ayla sendirian. Lagi lagi perasaan ayla hancur diperlakukan ilham seperti ini.


*Dijalan*


"Hallo jhon."


"Hallo bro."


"Ini gue akan Otw kekantor."


"Oke."


Dengan kecepatan lumayan tinggi, ilham akhirnya tiba tepat waktu.


"Selamat pagi pa ilham." sapa rekannya


"pagi."


"Ilham!!" sapa jhon dari kejauhan.


"Huh.... Ini penting, lho harus cepat sekarang ke ruangan lho, karena 15 menit lagi pa chris akan menemui lho."ucap jhon terengah engah


"Oke oke, thnks jhon."


Dengan cepat ilham berlari memasuki lift menuju keruangannya dilantai 5.


"Cepat cepat aduhhh." gugup ilham


Ting...


dengan berlari sekencang kencangnya, akhirnya ia tiba didepan ruangannya, dan segera merapikan pakaianya dan duduk ditempatnya, menghadap leptop kerja dan ditambah tumpukan berkas yang membuatnya seperti tampak sibuk, sekitar 3 menit kemudian, chris datang menemuinya untuk membahas kasus permasalahan yang sedang ilham selesaikan.


"Hampir saja aku telat." gumam ilham berusaha mengatur nafasnya yang terasa mau putus


"Ilham! Bagaimana perkembangan kasus kamu kemaren." tanya chris dengan tegasnya


Tentu ilham bingung harus menjawab apa, karena ia 2 minggu ini tidak berangkat kekantor, namun karena sahabatnya itu care kepadanya, jhon memberikan kode kepada ilham, dimana saat ini jhon berdiri tepat dibelakang chris tentu saja chris tidak curiga.


...........


"Mm kasus nya hampir 90% sudah saya kerjakan pak."


"Oke baiklah, kamu ke ruangan saya setelah ini, akan ada rapat."


"Baik pa."


Ketika chris melangkahkan kaki keluar ruangan ilham, akhirnya ilham bisa bernafas lega, melonggarkan dasi berwarna hitam cerah tersebut karena terasa begitu menyesakkan.


"Huhhhh, thnks ya jhon, kalau bukan karena lho kelar dah."


"Iya santai aja bro."


"Biasanya lho pagi banget kekantor, ini kok agak siang."


"Mmm ya ada urusan mendadak,makanya agak terlambat."sahut ilham


"Ooo, etss janji lo mana ham."


"Haduhhh, iya iya sebutin lo mau apa sih."


"Gueee cuma pengen pinjem mobil lho, biasa buat dinner sama gebetan baru guee."


"Yaelah, gak modal lu."


"Mobil gue di bengkel coy, mungkin besok atau lusa bisa diambil, masa gue naik taksi, kan gak mungkin dimana harga diri gue, gue pinjam mobil lho ya."


"Iyaa iya."


"Oke ,thnks brother." ucap jhon merangkul pundak sahabatnya itu


******


Tok...Tok...


"Masuk."


"Saya kira saya terlambat." Ucap ilham


............


Setelah mereka rapat membahas urusan klien, sekitar 30 menit lamanya akhirnya rapat pun selesai.


"Guys ngopi dulu yuk." ucap clara


"Ayo."sahut denis


"Kayanya aku gak bisa, karena masih banyak urusan."Ucap ilham


"Mmm padahal udah lama kita gak ngobrol bareng lagi ham."keluh clara


"Lain kali aja ya, soalnya banyak urusan yang harus aku selesaikan."


"Iya ham, gak papa kok santai aja."ucap denis

__ADS_1


*****


POV Ayla


Hari ini begitu sepi sekali, tetangga di kota semuanya cuek, berbeda dengan keadaan dikampung kalau siang gini pasti ada aja kegiatan.


"Ngapain yak."


"Nonton drakor?ah gak seru deh kalau gak ada ka nilam."


"Apa aku bikin kue aja buat mas ilham, iya ide bagus nih."


*Didapur*


"Wahh ternyata alat pembuatan kue disini lengkap banget, kalau begini sering-sering aja bikin kue." Ucap ayla


Sore ini ia disibukan dengan membuat kue bolu coklat, tentu bahannya sudah lengkap dan komplit, tinggal ambil dan siapkan saja. Sekitar 30 menit pembuatannya pun sudah selesai.


"Tinggal menunggu matang deh."


"Gak sabar, semoga mas ilham suka."


Ting...


"Alhamdulillah akhirnya matang juga."


Tak selang beberapa lama ilham telah tiba dirumah, ayla langsung menghampirinya yang sedang duduk disofa karena kelelahan.


"Mas, aku bikin kue bolu buat kamu."


Ilham yang mendengar suara ayla, langsung menatapnya dengan sinis, tatapannya begitu tajam layaknya penuh kebencian.


******


"Ini mas air putih, kamu pasti haus baru pulang kerja."


"Mas!mas! Aku gak butuh kue kamu, dan aku gak butuh juga air putih dari kamu! aku bisa ambil sendiri, pergi sana ganggu aja!!!"


"Aku selalu salah dimata kamu mas." ucap ayla yang pergi menjauh dari ilham


Malam harinya ketika ayla keluar dari kamarnya, tak sengaja ia melihat ilham yang tengah duduk dimuka televisinya, ia sedang menikmati tayangan berita yang disuguhkan


"Andai aku bisa duduk disamping kamu mas,tapi itu semua kayaknya gak mungkin."


*****


Tak terasa sudah 2 bulan lamanya ayla dan ilham tinggal dirumah ini bersama. Namun belum juga tampak perubahan dari ilham ia semakin dingin dan tidak peduli dengan ayla.


"Brukkkkk."


"Au sakit sekali."


Ilham yang penasaran suara apa yang muncul didapurnya, mencoba untuk memeriksanya.


Ia terkejut melihat ayla terpeselet dari tangga dapurnya.


"Mas, sakit banget tangan aku,tolong aku mas."


"Emang aku peduli apa,bangun aja sendiri manja banget!"Ucap ilham langsung meninggalkan alya yang tengah meringis kesakitan.


*dikamar*


ayla begitu sakit menahan memar ditangannya, tangannya membiru karena lebam, namun tak ada perhatian dari ilham sedikit pun. ayla pun memilih untuk tidur agar rasa sakitnya menghilang.


*POV Ayla*


keesokan harinya, tangan yang sakit ini kini mulai membaik, aku sudah bisa kembali seperti rutinitas aku seperti biasa, ya? memasak, mencuci,bersih-bersih rumah, namun ini pun tetap saja aku salah dimata mas ilham.


Ting nong ting nong


Krekkkkk


"Maaf siapa?"


"Ini siapa ya?"


"Saya ayla."


"Ayla?ini rumah ilham kan."


"Iya,ini siapa?"


"Saya jhon, temannya ilham, kamu siapa? ngapain disini."


"Saya istrinya ilham." ucap ayla


"Hah!!!!! Istri!"


"Kenapa memangnya?"


"Gak papa, ilham ada."


"Ada ia dibelakang, silahkan masuk."


******


"Mas! Ini ada teman kamu."


Betapa terkejutnya ilham melihat jhon tepat berdiri dihadapannya sekarang. Rasanya malu bukan main yang ia rasakan.


"Jhon!"


"Tinggalkan kami, ada yang ingin kami bicarakan." ucap ilham ketus


"iya mas."


............


"Ham! Demi apa lho udah nikah, kenapa gue gak tau."


"Ceritanya panjangnya jhon."


"Oke oke coba ceritakan."


Setelah ilham menceritakan semuanya, akhirnya jhon mengerti mengapa semua ini terjadi.

__ADS_1


"Tapi kalau dilihat lihat cantik juga istri lho ham."


"Hahahha mata lho dimana jhon, yang kampungan gitu."


"Hehe."


******


"Ham gue pulang dulu, oh iya mobil lo yang satunya gue pinjam ya, karena nanti malam gue mau dinner."


"Iya, bawa aja."


Setelah kepergian jhon, tak lama setelahnya ilham pun mengambil kunci mobilnya dan beranjak pergi.


"Mas kamu mau kemana?"


"Aku mau jalan-jalan."


"Sama siapa mas?"


"Tanya lagi, ya sama monika lah."


"Mas..."


*Diperjalanan*


"Kalau diperhatiin cantik juga ayla istrinya ilham." Gumam jhon


Dring......


"Hallo."


"Jhon! kamu dimana?"


"Aku dijalan clara, ada apa?"


"aku mau nanya, berkas kemarin kamu taruh dimana?"


"Oh berkas itu, sudah aku taruh dimeja bu herna."


"Oh begitu, ya udah aku tutup dulu."


............


*Dikantor*


"Jhon!" kamu lihat ilham gak?" tanya rekannya


"Lah dia kan dirumah, mengerjakan tugas kemarin."


"Dirumah? Aduh."


"Kenapa sih gi, panik gitu."


"Filenya hilang!"


"Hilang! Kok bisa."


"Jadi tadi malam aku salah delete file."


"Aduh gimana ini, kalau ilham tau ia pasti marah, secara itu kan file kasus cliennya."


"Kamu bantu aku ya jhon, plisss." ucap anggi


"iya-iya , coba aku pikirin dulu jalan keluarnya."


"Iya-iya."


*Direstoran*


"Makasih ya sayang bunganya."


"Iya sama-sama sayang."


Dring......


"Hallo, ada apa jhon."


"Ham, lho dimana?"


"Gue lagi sama monika,memangnya kenapa jhon."


"Ini penting! Lho harus kekantor sekarang."


"hah! ada apa sih?."


"ya gak bisa dijelasin ditelpon,lho harus kesini sekarang,oke!"


...........


"jhon!jhon!"


"kenapa sih sayang,kok tegang gitu mukanya."ucap monika


"Sayang, aku balik kekantor dulu ya, ada urusan mendadak."


"Kesel deh, selalu aja ada yang ganggu."


"Nanti aku akan beliin kamu sesuatu, gimana?Asal jangan ngambek ya."


"Bener nih yank."


"Iya sayang"


"Hehe sayang deh."


*Diperjalanan*


"aduh apa lagi sih."gumam ilham


Dringggg


"hallo iya ada apa jhon."


"lambat bener lho."

__ADS_1


"iya ini gue otw."


"oke gue tunggu."


__ADS_2