
Beberapa menit kemudian ilham pun tiba dikantornya yang berwarna putih keabuan berlogo orange tersebut .
Dengan langkah cepat ia keluar dari mobilnya
*******
"Akhirnya lho sampai juga."
"Ada apa sih? Kayaknya penting banget."ucap ilham yang berusaha mengatur nafasnya
"File kasus lho hilang."
"Ha!hilang! Kok bisa bukankah itu sama anggi gue suruh dia print kan kemarin."
"Iya, tapi!! anggi gak sengaja ke delete filenya."
"ke delete!! Mana angginya."
"Tuh kan gue bener, ni orang pasti marah." gumam jhon
Tok....tok...
Krekkkkk
"Tepat sekali! Ini kenapa bisa terdelete?"
"Jadi gini ham, aku itu rencananya mau hapus file lama aku, gak tau nya aku malah kedelete file punya kamu, benar ham ini murni aku refleks."ucap anggi dengan bercucuran keringat dingin di dahi mengkilatnya itu
"Gimana ini!" tanya ilham
"Aku ketik ulang aja gimana ham sebagai ganti ruginya, aku beneran minta maaf."
"Ini bukan masalah ganti rugi atau gimana gi, tapi ini masalah waktu, file itu akan dibahas pada persidangan 2 hari lagi."
"Ya ampunn, kenapa ceroboh sekali aku ini."
Gumam anggi dalam pikirnya
"Udah-udah kalau pikiran kita lagi kacau begini, kita gak akan menemui solusinya, mending kita berpikir tenang dulu."
*******
Krekkkkkk
"Permisi."
"Iya ada apa."
"Pak ilham anda dipanggil pak chris keruangannya." ucap sekretaris berambut panjang setingkat bahu dengan rok ketat hitam tersebut.
"Iya, saya akan segera kesana."
Setelah perempuan itu pergi, ilham bingung harus bagaimana jika chris menanyakan file tersebut.
"Ham!" ucap jhon yang heran melihat ilham mondar-mandir gak jelas.
Tengok ilham kearah jhon!
"Lho percayakan sama gue, lho harus ingat, ini jhon!!masalah sebesar apapun bisa gue hadapi oke, tenang saja brother serahkan semuanya ke gue."Tepuk jhon kepundak ilham
"Thnks ya jhon, ya udah gue kesana dulu."
"fighting."
******
"Bagaimana ini jhon? Aku jadi merasa bersalah sama ilham." Tangis anggi pecah dihadapan jhon
"Tenang, semarah-marahnya ilham dia itu gak bakal kok marah sampe melebihi batas, tenang aja."
"Yang bener jhon."
"Iya."
"serahkan saja sama ahlinya."ucap jhon menepuk dadanya dengan bangga.
"Hehehe thnks ya jhon."
"asiyappp."
*Diruangan Chris*
"Ini pak daftar kasusnya."sekretaris chris menyodorkan beberapa berkas diatas meja kaca tersebut
"Ada perlu apa pak, anda memanggil saya?"
"Begini ilham, ada salah satu kerabat saya meminta kamu untuk menjadi pengacaranya."
"permasalahannya tentang apa pak?"
"Dia ini adalah kaka sepupu saya, yang mana sudah lama ingin menuntut suaminya karena masalah KDRT."
"Maaf,Bukankah bapak adalah keluarganya, kenapa beliau meminta tolong saya pak?
"Hehe saya sudah menduga kamu akan menanyakan itu, ya? Kaka sepupu saya ini ngefans sama kamu katanya."
"Wah bapak ini bisa saja."ucap ilham dengan senyum sumringahnya
"Ya sudah, bagaimana? Apakah kamu bersedia mengambil kasus ini?"
"Baik pak, saya bersedia."
"Bagus, saya suka semangat kamu ilham."
"Terima kasih pak, kalau begitu saya permisi dulu."
"Silahkan."
*Diruangan ilham*
Krekkkk
"Gimana ham, apa kata pak chris?" ucap jhon sudah lama menunggu
"Mmmmm."
"Ham aku minta maaf, jika kamu dimarahi pak chris."ucap anggi yang meringis menangis tersedu-sedu
"Aku dapat kasus baru lagi!!!!"
__ADS_1
"Benarkah?yeee."ucap jhon yang kegirangan mendengar itu
"Tapi?bagaimana dengan file itu ham, apakah pak chris tidak marah?"
"Tenang aja gi, beliau tidak membahas itu kok, untuk file tersebut nanti aku pikirin lagi."Ucap ilham yang berusaha menenangkan anggi
"benarkah, nanti aku akan berusaha juga mencarinya lagi dileptopku siapa tau terselip."
"Iya iya."
"Ham, gue pulang dulu ya."ucap jhon memutus pembicaraan mereka
"Lah mau kemana?"
"Biasa, siap siap untuk dinner nanti malam brother."
Ilham hanya geleng geleng geli melihat tingkah sahabatnya itu, yang pergi begitu saja tanpa beban dosa dimukanya.
Ting!
"Sayang kamu jadi gak sih, nanti malam jemput aku makan malam?"isi chat dari monika
"Maaf sayang, kayaknya aku gak bisa karena nanti malam aku bakalan lembur." balas ilham
Tak ada balasan hanya centang biru yang terlihat,tampaknya monika begitu kesal dengan ilham, karena pergi begitu saja Meninggalkanya.
Tepat jam 4 sore ilham pun segera berkemas, setelah semua urusan pekerjaannya dikantor selesai
"Gi kamu gak pulang, udah sore nih."Ucap ilham yang menyapa anggi yang sedang fokus didepan leptop dimeja kerjanya
"Pulang aja duluan ham, nanggung nih."
"Beneran nih,bareng aja gi, nanti aku antarkan kamu pulang."
"pulang aja duluan ham, denis dan clara juga lembur disini, jadi nanti aku pulang bareng mereka aja."
"Oh oke oke, aku pulang dulu."
"oke."
******
"Aku harus mencari betul-betul dimana file tersebut, gak enakkan sama ilham." gumam anggi
Setelah beberapa lama kemudian, akhirnya ia menemukan didalam flashdisk satunya, yang mana ia baru ingat kalau file tersebut sudah ia copy ke 2 flashdisk lainnya kemarin lalu.
"Akhirnya."
*Diperjalanan*
karena terasa begitu kering tenggorokannya
Ilham pun mampir kesebuah minimarket untuk membeli minuman dingin.
Ketika tengah mencari minuman segar, mata ilham tertuju dengan kue kering kesukaan ayla yang mana selalu tampak didalam toples dirumahnya, kakinya terhenti berulang kali ketika ia ingin menuju tempat kasir, lagi dan lagi ia kembali ketempat kue itu tertata.
"huh Bodo amat lah ham, kenapa juga memikirkan perempuan kampung itu."gumam ilham
******
Setelah semua selesai, ia pun kembali kemobilnya, melihat sekilas ke jam tangannya yang mana sudah menunjukan hampir jam 5 sore, dengan kecepatan yang stabil ia pun tiba dirumahnya.
Mata ilham tak bisa diam melihat kekiri kanannya yang mana ia tak menemukan sesosok orang yang sering ia perlakukan layaknya bukan seorang istri.
Dan benar hampir tiba sholat isya ilham tak mendengar ada suara ayla keluar dari kamarnya, kekhawatiran menghantui pikiran ilham,hingga membuatnya tak bisa diam.
Tepat didepan kamar ayla, ilham lagi lagi grogi dan malu untuk mengetoknya.
"Ahhhhhh kamu tidak peduli sama dia ilham, kamu hanya jaga jaga siapa tau dia kenapa-kenapa nanti kamu yang repot."ucap ilham berbicara sendiri
Tok....tok....
Beberapa menit ilham mengetok tak juga ada sahutan dari dalam, ia pun mencoba mengetok sekali lagi
Tok...T..
"Eh."grogi ilham karena betapa kagetnya ia ketika ayla membuka pintu secara tiba-tiba
terkejutnya ayla bukan main melihat suaminya didepan kamarnya yang mana sudah 2 bulan lamanya, ia tak pernah melihat semua ini.
"Mas ilham, ada apa mas?" ucap ayla dengan lemah lembutnya
Mata ilham tertuju kebibir memucat itu, ia menatap ayla dengan mata tegasnya, yang mana tampak begitu sayu mata gadis itu dipandangnya.
"Apakah ia sakit?"gumam ilham
"Apakah kamu sakit?" tanya ilham
"Ya allah apakah mas ilham peduli sama aku." gumam ayla memandang suaminya dengan kuat
Ya? Mereka berpandangan didepan pintu kamar ayla,
"Gak kok mas, ayla sehat aja kok."ucap ayla berusaha menutupinya
"Oh."Ilham pun meninggalkan ayla tanpa ada rasa peduli
"apa aku kasar ya."gumam ilham gelisah dikamarnya
******
"Aku salah ternyata, aku kira mas ilham khawatir sama aku." gumam ayla berusaha menahan air matanya
Ketika ilham merasa bosan dikamarnya, ia pun memilih untuk turun, dan tak sengaja!
"Brukkkk."
Platzzzzz!!!
Mata mereka kini tertuju satu sama lain,tangan yang kekar yang tampak urat membiru itu kini tepat dibelakang punggung ayla,mulut mereka saling membisu,jantung mereka berkejaran satu sama lain, namun dengan cepat ilham mengalihkan tangan dan pandangannya.
"Maaf." ucap ilham yang langsung pergi meninggalkan ayla
"Aku yang minta maaf mas."
seketika langkah kaki ilham terhenti dan berpaling mengarah ayla, namun ayla sudah menuju kamarnya, dan mata ilham fokus dengan warna menyala dirok berwarna moca terang tersebut.
"Ayla!"
Dengan melihat arah panggilan tersebut.
__ADS_1
"Apa dirokmu itu?"
Dengan terdiam dan terkejutnya!
"Darah."cengang ayla
Ayla langsung pergi menuju kamarnya dengan cepat, dan berusaha menutupi darah tersebut tanpa dilihat ilham.
"Brakk."
"aduh ayla kenapa kamu gak tau hal seperti itu akan datang mendadak begini."ucap ayla yang berusaha menahan malunya
*******
"Tadi apa ya, apa? Aaa sudahlah itu urusan perempuan." gumam ilham yang penasaran
*POV AYLA*
hari ini aku bangun lebih pagi sekali dari biasanya,karena kejadian tadi malam membuatku tak sanggup harus ketemu langsung dengan mas ilham.
Tak tak tak
"Masih jam 4 subuh, ini kesempatan untuk cuci baju dan segera masak."Tengokku ke jam dinding kamar bergambar hello kitty tersebut.
Dengan langkah pelan namun pasti aku menuju dapur, untuk mencuci pakaian, ketika beberapa lama akhirnya selesai.
"Saatnya memasak nih, lagipula mas ilhamkan biasanya bangun jam 6 pagi, jadi masih aman." gumam ayla
******
Namun yang dibayangkan ayla salah,
Tap tap tap......
"Krettttt."
Hampir saja piring ditangannya jatuh, namun terbantu dengan tertahannya tubuhnya yang tidak seimbang dimeja dapur.
"Mas ilham,pagi sekali dia bangun."terkejut ayla melihat suaminya tengah mengambil makanan ringan dilemari dapur
Dengan sekilas ilham menengok ayla, namun segera pergi lagi seolah kembali kesifat awalnya. ya?es batu.
*Dikamarnya ilham*
"Kenapa aku selalu memikirkan ayla beberapa hari ini."
"Ahhh mungkin ini hanya pikiran kosong saja."
Dengan menghadap leptopnya, dan tumpukan berkas dimejanya, ditemani makanan ringan kesukaannya, ilham melanjutkan pekerjaannya lagi.
Tak....!!!
"Huh kenapa aku gak fokus lagi."
Ilham pun mencoba mencuci mukanya, dan segera melanjutkan pekerjaannya.
******
Tak terasa matahari sudah tembus ditirai kamarnya, dan arah jam yang sudah menunjukan jam 6 pagi, Ilham segera bergegas mandi.
Tap!
"Mas ilham! Aku bikinin kamu bekal ini mas."
"Aku kenyang."
"Kamukan belum makan mas."
"Kata siapa? Aku sudah makan tadi." sahut ilham langsung pergi meninggalkan ayla dan masuk mobilnya
Dengan cepat ayla menyusul ilham.
"Mas aku takut kamu sakit."
"Aku gak suka masakan kamu, kenapa sih maksa banget."
Mendengar itu langkah ayla pun terhenti, hatinya jadi diam, matanya tampak kosong.
"Ma,maaf mas."
Mobil yang bergaya station berwarna silver mengkilap itu pun melaju pergi meninggalkan ayla.
******
Ting!
"sayang kamu dimana?"isi chat monika
"apakah monika sudah gak marah lagi?"gumam ilham
Bssssstt!!!
Ilham pun berhenti sebentar untuk membalas chatnya.
"Aku dijalan, sebentar lagi aku akan ketempat bekerjamu."
....
"Temui aku dicafe samping perusahaan aku aja yank, kamu tau kan, cherry cafe?"
"Oh oke, tunggu ya sebentar lagi aku sampai."
"Iyaa sayang."
Sekitar 15 menit akhirnya ilham tiba didepan cafe, tampak monika sedang duduk dibalik jendela transparan itu yang sudah melambaikan tangan kearah ilham.
"Lama yak nunggunya?"kejut ilham
"Eh, dikira siapa? Nggak kok yank."
"Tumben ngajak kesini, biasanya ditempat kerja."
"Ada yang pengen aku bahas yank."
"Apa?"tanya ilham
"Soal pernikahan kita."ucap monika
"Uuhukkk hukkk."terkejut ilham hingga membuatnya tersedak.
__ADS_1
"Sayang, kebiasaan deh gak pelan-pelan minumnya."
"Menikah?"ucap ilham