
melanjutkan eps sebelumnya...
faiz yang ingin menjawab pertanyaan andi, tentang bagaimana andi berada di tempat tidur, kenapa faiz ada dirumah andi, dan siapa yang menulis kertas itu.
dengan lancar tanpa terputus-putus faiz menjawab semua pertanyaan andi, dimana faiz mengatakan bahwa ia kerumah andi karena ingin mengembalikan dompetnya yang ketinggalan dan faiz jugalah yang mengangkat andi dari lantai ke tempat tidurnya, tapi ada satu pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh faiz.
"oke.. tapi kertas ini? siapa yang tulis?" tanya andi kepada faiz.
faiz yang tidak tau siapa yang menulis kertas tersebut, menjawab "tidak" pada andi, dan tentu saja andi tidak percaya dengan apa yang dikatakan faiz, karena jika bukan faiz siapa lagi yang bisa menulis kertas itu dan diletakan dekat dengan posisi andi berada.
seketika suasana panas mengisi ruangan itu, yang membuat andi memukul faiz, dan entah apa yang terjadi pada diri faiz, membuat faiz tiba-tiba saja berteriak seperti seseorang yang kerasukan mahkluk halus.
melihat tingkah aneh faiz, membuat andi melakukan pukulan berkali-kali sampai membuat faiz pingsan dengan harapan jika mungkin tingkah aneh faiz memang disebabkan oleh mahkluk halus, dengan cara memukul fisik faiz itu juga akan berpengaruh pada jiwa faiz yang sedang dirasuki.
tak lama kemudian faizpun sadar, dan ia merasakan sakit luar biasa di sekujur tubuhnya.
__ADS_1
"Iz! ini lu kan?" tanya andi untuk memastikan.
faiz dengan tatapan kebingunan diam beberapa saat dan memukul andi tepat diwajahnya, untuk memastikan bahwa ia tidak berada didunia mimpi.
"LOHHHH ini dimana ndi?" tanya faiz yang bingung.
andi yang dipukul oleh faiz sampai terjatuh dari kursinya, bangkit dan mengatakan sesuatu yang membuat faiz semakin bingung.
"lu dirumah gw iz" kata andi.
melihat sikap faiz yang penakut dan lawak seperti sebelumnya, merasa belum puas dengan jawaban faiz, seketika andi kembali mengajukan pertanyaan'nya.
"iz! sekarang gw tanya lagi!, lu kenapa ke rumah gw?, siapa yang mengangkat gw?, dan siapa yang menulis kertas ini?" tanya andi.
mendapatkan pertanyaan tiga sekaligus tanpa diketahui oleh faiz membuat faiz pusing dan mengatakan sesuatu pada andi dengan berbisik disamping telinganya andi.
__ADS_1
"semalam saat jam 7:39pm gw melihat sosok perempuan di tengah jalan, dan setelah melihat itu gw sudah tidak mengingat apa-apa" kata faiz yang berbisik.
mendengar bisikan faiz itu tentu saja membuat andi terkejut, mengingat sosok hantu perempuan keluar dari rumahnya andi pada jam 7:30pm dan itu artinya faiz telah bertemu dengan sosok hantu tersebut sesudah ia.
setelah mendengar semua kejadian semalam dari faiz yang memang hanya mengingat sebagian dari kejadian yang menimpanya, andi mulai berfikir dan menyimpulkan bahwa yang selama ini sosok perempuan yang dilihat oleh faiz dan dirinya adalah bukan manusia maupun hewan melainkan mahkluk halus atau sering disebut dengan hantu.
beberapa saat kemudian andi kembali mengambil buku catatannya tentang slavia, andi ingin mencari tau apa sosok hantu perempuan yang dilihat olehnya ada kaitannya dengan slavia.
sayangnya berlembar-lembar catatan yang ada dibuku itu, tidak ada yang menjelaskan tentang sosok hantu, tapi ada satu catatan yang andi ingat bahwa catatan itu bertuliskan tentang slavia yang pernah dituduh membunuh teman sekelasnya, tapi anehnya catatan itu sudah tidak ada dibuku andi, yang membuat andi menulis berulang-ulang kali sampai ia menulisnya ditembok rumah agar ia tetap mengingat bahwa slavia pernah dituduh membunuh teman sekelasnya.
setelah menulis banyak kalimat slavia yang dituduh membunuh dimana-mana, faiz yang sudah tidak pusing lagi izin ke andi untuk pulang kerumahnya takut kalau ayah dan ibunya khawatir.
ingin memastikan faiz pulang dengan selamat, andipun mengantarkan faiz pulang dengan mobil yang faiz bawa.
...****************...
__ADS_1