Jatuh Cinta DiPertemuan Pertama

Jatuh Cinta DiPertemuan Pertama
Bermakna


__ADS_3

Melanjutkan eps sebelumnya...


andi yang menuliskan kata-kata diatas kertas yang dilempar ke arahnya.


"Tenang saja aku pasti akan Menemukanmu dan mencari kebenaran dari tuduhan banyak orang padamu, tolong jaga dirimu baik-baik sampai aku bertemu denganmu" kata-kata andi yang ditulis untuk Slavia.


setelah membalas kertas yang dilempar oleh Slavia, Andi pun meletakkan kertas itu di atas sebuah batu dan melanjutkan perjalanannya menuju ke rumah Faiz.


melihat Andi sudah pergi menjauhi kertas yang dilempar olehnya, slavia pun muncul dari semak-semak dan mengambil kertas yang sudah dibalas oleh andi tadi.


"Dia ingin menolongku?" slavia yang membaca balasan dari andi.


setelah ia mengetahui bahwa masih ada orang yang ingin menolongnya Slaviapun menangis terharu dan langsung pergi ke tempat tinggalnya menggunakan sepeda.


kembali kepada andi yang sudah sampai dirumah faiz.


"Iz buka pintunya! gw udah didepan rumah lu" andi yang teriak dari depan rumah faiz.


mendengar teriakan andi yang keras itu membuat faiz panik dan bergegas keluar dari kamar mandi tanpa membasuh wajahnya yang sudah dipenuhi busa-busa sabun.

__ADS_1


"Tunggu!! gw nggak bisa lihat jalan" faiz yang menuruni tangga dengan langkah pelan sambil meraba-raba tembok rumahnya.


andi yang mendengar balasan faiz yang mengatakan "nggak bisa melihat jalan" memilih untuk mendobrak pintu saja.


"Iz lu lama buka pintu gw dobrak juga ni" andi yang sudah tidak sabar menceritakan kisah slavia.


Ketika faiz mengetahui andi ingin mendobrak pintu, membuat ia tambah panik dan ia pun terpeleset, jatuh dari tangga rumahnya.


"Oh tidak! ARGHHHH!!!" Teriakan faiz yang jatuh.


mendengar teriakan faiz, membuat andi tanpa berpikir panjang langsung mendobrak pintu rumah faiz.


Setelah mendobrak pintu rumah orang lain, andi seketika kaget melihat faiz sudah tergeletak di lantai meringis kesakitan.


"HAHAHA!! lu ngapain berciuman dengan lantai iz?" andi yang sambil membantu faiz berdiri.


"Diam lu! orang udah jatuh masih diketawain juga parah lu, hiks" faiz yang menahan rasa malu.


sambil menahan rasa ingin tertawa, andi pun mengantarkan faiz kekamar mandi agar faiz bisa membersihkan sabun yang ada diwajahnya.

__ADS_1


"Gw tunggu dikamar lu ya" kata andi sambil meninggalkan faiz dikamar mandi.


setelah mengantarkan faiz ke kamar mandi, andi pun pergi ke kamar faiz untuk menyiapkan catatan-catatan tentang slavia, siswi pemilik gelang yang harus mereka cari.


selesai dari kamar mandi, ketika faiz hendak menuju ke kamar, tiba-tiba saja pandangannya tertuju pada sosok berpakaian putih yang masuk ke rumahnya.


seketika faiz langsung kabur ke kamarnya, mengunci pintu dan langsung menempel pada andi.


andi yang melihat faiz ketakutan itupun bertanya padanya.


"Lu kenapa iz? udah kayak lihat hantu saja"


"I IYAA!! gw lihat hantu ndi, hantu itu.. berpakaian putih dan melayang" faiz yang berbicara sambil gemetaran ketakutan.


mendengar perkataan faiz yang tidak masuk akal itu, menyuruh faiz untuk menunjukkan dimana tempat ia melihat hantu tersebut.


dan baru saja andi berdiri, ia dan faiz mendengar barang jatuh yang berasal dari lantai bawah.


dengan pikiran khawatir bahwa yang masuk kerumah tanpa pintu itu adalah pencuri, andi menyuruh faiz mengambil tongkat bisbol sebagai senjatanya melawan pencuri.

__ADS_1


setelah faiz memberikan tongkat bisbolnya kepada andi, mereka pun turun dengan hati-hati menuju kelantai bawah sumber dari suara barang jatuh berasal.


...****************...


__ADS_2