
Andi yang baru sampai di rumahnya tersebut langsung disambut oleh ayah ibu dan kakaknya dini dengan Tatapan yang menakutkan lalu ayahnya pun bertanya.
"kemana saja kamu?"
Andi yang sudah ketakutan dan lelah itupun menjawab pertanyaan ayahnya dengan suara pelan.
"maaf yah, tadi aku sama faiz mencari barangku yang hilang, jadi pulangnya agak kemalaman"
ibunya Andi yang sudah tidak tega melihat Andi diajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut, menyuruh suaminya untuk berhenti dan memaafkan andi.
"Yah sudahlah biarkan andi istirahat terlebih dahulu"
Ayah Andi yang menyadari bahwa Andi memang terlihat kelelahan pun memaafkan andi dan menyuruh andi untuk beristirahat di kamarnya terlebih dahulu.
dengan langkahnya yang pelan Andi pun pergi ke kamarnya untuk beristirahat, tetapi ketika ia sampai di kamarnya ia menulis sesuatu dibuku diarynya tentang kejadian yang terjadi seharian itu.
Setelah dia menulis tentang kejadian-kejadian yang terjadi padanya seharian itu, ia pun ke tempat tidurnya tetapi ia masih belum bisa tidur, dan ia masih kepikiran dengan apa yang akan diceritakan si kakek penjaga tentang gelang tersebut.
__ADS_1
ketika ia sedang melamun tentang siswi pemilik gelang itu tiba-tiba saja ia kepikiran untuk mencari tau alamat si kakek penjaga gerbang, bahwa si Kakak itulah yang tahu tentang siswi pemilik gelang.
sampai keesokan harinya di pagi hari itu tepatnya di jam 05.00 pagi Andi pun langsung bersiap-siap menuju ke sekolahnya tapi kali ini dia pergi dengan menggunakan motor yang ada di garasi rumahnya.
dipenuhi dengan rasa semangat dan rasa ingin tau Andi pun langsung mencari tahu tentang alamat si Kakek penjaga itu dari penjaga baru yang membuat dia marah kemarin.
ketika Andi sampai di depan gerbang Andi pun melihat si penjaga gerbang baru itu sedang duduk menikmati kopinya.
setelah Andi memakirkan motornya Ia pun mendekati si penjaga gerbang tersebut dan bertanya tentang alamat si Kakek penjaga gerbang sebelumnya.
"Hallo selamat pagi kak, saya andi yang kamarin mau bertanya, bisa tidak?"
"hal apa yang ingin kamu tanyakan pada saya?"
sebelum Andi menjawab pertanyaan yang diajukan oleh si penjaga baru itu tiba-tiba saja pundak Andi ditepuk dari belakang oleh Faiz.
"pagi ndi, pagi kak penjaga"
__ADS_1
Andi yang merasa Faiz mengganggu obrolan mereka berdua seketila menyuruh Faiz untuk pergi dari mereka, tapi tentu saja itu tetap tidak bisa membuat faiz pergi, sampai kertas dilempar kembali kearah mereka bertiga.
kertas yang dilempar secara Mendadak itu membuat Faiz kaget dan berlari menjauh dari kertas tersebut.
Andi yang mengetahui bahwa kertas itu mungkin dari orang yang sama, memilih untuk membuka kertas tersebut dan membacanya.
"Aku mengawasi kamu"
membaca kata-kata yang ada di kertas itu membuat Andi merasa bahwa kertas-kertas yang dilempari ke arahnya, bisa digunakan sebagai petunjuk untuk bisa menemukan siswi misterius pemilik gelang.
setelah membaca kertas yang dilempari itu Andi pun langsung menyimpan kertasnya di dalam tas dan melanjutkan pertanyaan tentang alamat sikakek penjaga ke sipenjaga baru.
tapi belum saja Andi melontarkan pertanyaan, si penjaga tiba-tiba langsung memberikan andi pertanyaan yang membuat andi berpikir kembali untuk menemui sikakek, dengan pertanyaan.
"Apakah kamu ingin mencari tahu tentang seorang siswi pemilik gelang kemarin?"
mendengar pertanyaan itu Andi sempat terdiam beberapa saat lalu menjawab Iya dengan semangatnya.
__ADS_1
melihat Andi yang sangat bersemangat untuk mendengarkan latar belakang tentang siswi pemilik gelang yang ditemukan olehnya tanpa berpikir panjang langsung menceritakan kisah dari siswi misterius tersebut.
...****************...