
Andi setelah mendengarkan kabar bahwa ayah dan ibunya tidak akan pulang, dan kakaknya yang harus mengurus beberapa hal pernikahan dirumah calon suaminya, mulai melakukan kegiatan gabutnya lagi yang dipenuhi dunia fantasi.
kegabutan andi dimalam hari itu ia gunakan dengan membuat rumahnya seolah-olah TKP pembunuhan dimana korbannya adalah boneka, darahnya adalah saos tomat milik sang ibu yang dituang kelantai.
bukan hanya itu saja bahkan setelah itu membuat rumah berantakan dengan saos tomat, andi melanjutkan kegabutannya dengan menjadi penghulu pernikahan dimana ia menikahkan boneka dengan boneka.
malam hari itulah boneka-boneka kakaknya menjadi korban kegabutan andi yang aneh itu.
saat ia sudah lelah ia pun tertidur disofa ruang tamu.
...(Keesokan harinya)...
"ANDII!! APA YANG LU LAKUIN HAH?"
Kakak andi yang baru pulang dipagi hari itu kaget dan berteriak bertanya kepada andi dari arah pintu, melihat kekacauan yang terjadi didalam rumah.
andipun bangun dan melihat banyak boneka-boneka kakaknya sudah disobek-sobek dan dipenuhi telapak tangan lumpur diseluruh sudut rumah.
andi yang baru bangun langsung menyadari ada yang aneh, mengingat bahwa ia tidak keluar rumah dimalam hari itu, tapi tiba-tiba didalam rumah ada banyak telapak tangan lumpur, dan ditambah lagi boneka kakaknya rusak disobek padahal ia merasa tidak pernah merusak barang kesayangan kakaknya.
lalu andi menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya kepada kakaknya.
__ADS_1
"kak! kakak mungkin salah paham, ini semua bukan gw yang lakukan, kakakkan tau gw dari kecil tidak pernah merusak barang kakak ya kan?"
kakaknya yang tau hal tersebut pun langsung memaafkan andi dan menyuruhnya untuk membersihkan rumah yang sudah kotor.
"yaudah cepat sekarang kamu bersihkan semua kekacauan ini kakak mau istirahat"
"iya siap kak"
jawab andi dengan semangatnya.
disaat andi sedang membersihkan rumah terutama diruang tamu, ia menemukan bulu berwarna putih diatas boneka yang sudah disobek, tapi andi tidak memikirkan hal tersebut dan lanjut membersihkan ruang-ruang yang ada dirumah.
didalam pikirannya itu mungkin adalah faiz yang mengajak ia kesekolah bersama seperti biasa, tapi disaat ia membuka pintu rumahnya.
ternyata yang membunyikan rumahnya adalah tukang pos yang mengirimkan andi surat.
andi yang mendapatkan surat tersebutpun langsung tertawa terbahak-bahak yang membuat si tukang pos pun terheran-heran.
Tukang pos yang melihat andi tertawa aneh itupun langsung kabur, lalu faizpun datang dan melihat andi tertawa sambil melihat kearah kertas yang ia dapat.
melihat hal tersebut, faizpun langsung mengambil kertas itu dari tangan andi, dan langsung membacanya yang membuat andi berhenti tertawa seketika.
__ADS_1
isi surat itupun langsung dibaca oleh faiz.
"tolong kembalikan gelang punyaku, dimana kamu menyembunyikannya?, apapun yang kamu inginkan akan aku berikan tapi asal kamu beritahu keberadaan gelangku terlebih dahulu"
isi surat yang mengarah kearah gelang yang hilang, membuat andi terdiam dan panik bahwa gelang itu sudah tidak ada padanya sedangkan pemilik gelang itu sudah mencarinya.
faiz yang beberapa saat terdiam langsung menyadari soal andi yang mencari gelang waktu pulang sekolah kemarin, langsung bertanya kepada andi.
"ndi apa ini gelang yang lu cari-cari kemarin itu?"
dijawab oleh andi
"iya, kan sudah gw bilang, gw tu dapat gelang, tapi hilang makanya gw kemarin menyuruh lu tunggu-tunggu tapi lu nggak percaya"
"ya maaf, gw kiranya lu lagi halu"
dijawab faiz dengan rasa bersalahnya.
setelah itu mereka pun langsung bergegas kesekolah berharap mereka akan menemukan gelang yang hilang itu disekolah.
...****************...
__ADS_1