
melanjutkan eps sebelumnya...
sesampainya mereka berdua dirumah faiz. faiz menyuruh andi untuk membawa mobilnya saja untuk andi balik pulang ke rumahnya, tetapi andi menolak hal tersebut karena takut mobilnya faiz akan dicari ayahnya.
setelah beberapa kalimat tolak-menolak yang mereka keluarkan, pada akhirnya faiz dipanggil oleh ayahnya yang memang sudah menunggu faiz di depan rumah.
mendengar panggilan ayahnya, faizpun menyuruh andi untuk berhati-hati dan masuk kedalam rumahnya.
dengan dipenuhi banyak pikiran tentang slavia, langkah demi langkah andi berjalan ditepi jalanan berharap sesuatu dari slavia muncul lagi.
baru beberapa langkah andi berjalan dan memiliki harapan sesuatu dari slavia muncul kembali, tiba-tiba saja langkah andi terhenti ketika ia melihat burung merpati yang berhenti didepannya dengan gulungan kertas dikaki burung tersebut.
andi yang melihat hal tersebut tanpa berfikir panjang lagi, mengambil gulungan kertas itu dan membacanya.
"Kamu hebat! semangat ya.. pangeranku" isi gulungan kertas yang dibawa oleh burung merpati.
membaca isi pesan yang sudah diketahui oleh andi adalah tulisan slavia, seketika jantung andi berdegup hebat dengan pipinya yang memerah andi perlahan tersenyum dan semakin semangat lagi untuk membantu slavia.
pada keesokan harinya setelah 2 hari libur sekolah andi dan faizpun bertemu kembali disekolahnya.
__ADS_1
disekolah seperti biasa mereka belajar pada saat jam pelajaran faiz yang sibuk dengan kegiatan osis disekolah, andi yang sibuk bersembunyi dari kejaran fans-fans wanitanya.
pada saat jam pulang sekolah faiz mengalami hal sial dimana ban mobilnya bocor yang membuat ia harus meminta andi untuk mengantarkannya.
"ndiii gw nebeng sama lu ya.. hehe" kata faiz.
andipun mengizinkan Faiz untuk naik ke atas motor dan mengantar faiz pulang ke rumahnya.
setelah mengantar faiz kerumah, andi dengan bensin motornya yang sudah mau habis memilih untuk berhenti sejenak dipom bensin dan mengisi bensinnya.
pada saat andi sedang menunggu bensin motornya penuh, dari kejauhan andi melihat sosok berpakaian putih sedang melihat kearahnya. melihat sosok tersebut seketika membuat andi berpaling dan mengganggap bahwa yang ia lihat hanyalah mimpi.
sesampainya andi dirumah, andi pergi kekamarnya untuk tidur sejenak.
beberapa jam kemudian andi terbangun dengan jam yang sudah menunjukan jam 7 malam, keheningan sangat dirasakan andi pada saat itu, dengan langkah yang pelan, andi turun dari tangga rumahnya dan pergi ke dapur untuk mencari makan.
ketika didapur andi membuat pasta, roti panggang dan susu.
andi pada saat itu sendiri saja dirumahnya dikarenakan ayah, ibu, dan kakaknya seperti biasa.. lembur ditempat kerjanya masibg-masing.
__ADS_1
sesudah mengisi perut, andi pergi kekamarnya lagi untuk beristirahat, tidur, dan masuk kedunia mimpi.
dimimpi andi bertemu dengan sosok putih yang sebelumnya ia lihat pada saat dipom bensin.
dengan dipenuhi rasa takut andi perlahan mendekati sosok tersebut dan benar saja, pada saat andi menyentuh sosok itu. tangan andi malah menembus sosok tersebut.
andi yang ketakutan ditambah kaget lagi dengan perkataan yang keluar dari sosok tersebut.
"Bantu dia" kata sosok tersebut.
setelah mendengar 2 kata yang keluar dari sosok itu, seketika mimpinya berubah, dimana andi sedang berada didepan sebuah rumah sakit terbengkalai.
dimimpi itu andi sama sekali tidak bisa mengerakan badannya apa lagi untuk melangkah.
dan pada posisi tidak bisa bergerak itu, andi melihat bayangan' seperti manusia berlari kesana kemari dengan disertai teriakan dan seseorang yang berkata "bukan dia".
hal-hal tersebut tentu saja membuat andi sangat pusing dan terbangun dari tidurnya.
...****************...
__ADS_1