Jatuh Cintanya Sang Pangeran.

Jatuh Cintanya Sang Pangeran.
#eps 04


__ADS_3

Di luar kediaman kaisar.....


"Apa kalian mengerti"


"Mengerti tuan"


"Baik laksanakan"


"Siap"


Sebuah rombongan yang berisikan 5 orang sedang lewat di kediaman kaisar.


"Cheon yu" panggil salah seorang dari rombongan itu.


"Hormat yang mulia" ucap yu.


"Kalian semua pergilah dulu" perintah Yuan jun.


"Baik"


"Apa yang kau lakukan disini" tanya Jun.


"A-anu hamba sedang menunggu nona Chu" jawab yu.


"Apa ibuku didalam" tanya Jun.


"Benar yang mulia"


"Mmm baiklah bagaimana perasaan mu!" Tanya yuan Jun.


"Hamba baik-baik saja tuan ku"


"Syukurlah" ucap Jun.


"Terima kasih tuan" ucap yu seraya menatap lekat wajah Jun.


"Sama-sama" balas Jun dengan senyuman.


Yu tersenyum membalas senyuman Jun dengan sangat manis membuat Jun terdiam. Tiba-tiba ada persaan yang aneh didalam hatinya persaan yang tak pernah pangeran Jun rasakan.


"Persaan apa ini" batin Yuan jun.


Malam harinya di kediaman pangeran Jun.


"Jiyan, boleh kah aku bertanya" ucap Jun.

__ADS_1


"Silahkan tuan ku" jawab jiyan.


"Siang ini aku melihat seorang wanita tersenyum pada ku, lalu jantungku berdegup dengan kencang dan ada persaan yang aneh didalam diri ku. Apa kau tau apa yang terjadi" tanya Jun.


"Maaf tuan ku, mungkin kah tuan ku jatuh cinta pada wanita itu" ucap jiyan hati-hati.


"Itu tidak mungkin" jawab Jun.


Di kediaman selir Chu.


"Pangeran ke enam tiba"


"Salam hormat yang mulia"


"Anak ku ada apa, apa yang membuat mu datangg kesini?" Tanya selir Chu.


"Keluarlah" pinta Jun pada pelayan yang ada di ruangan.


"Ibu aku ingin bertanya"


"Katakanlah anak ku"


"Siang ini aku beretemu Cheon yu pelayan pribadi ibu di depan kediaman ayahanda"


"Lalu apa yang ingin kamu tanyakan"


"Itu artinya kau jatuh cinta pada Cheon yu"


"Itu tidak mungkin"


"Mungkin saja"


"Tapi bagimana ibu, dia seorang pelayan ayah pasti akan menentang ini"


"Tenang lah nak, yakin lah jika ia memang untuk mu kejar dia, masalah ayah mu biar ibu yang mengurusnya"


"Terima kasih ibu"


Pagi harinya saat selir Chu hendak berjalan-jalan. Ia melihat seluruh pelayan tengah sibuk menghias istana.


"Cheon apa ada sesuatu" tanya selir Chu.


"Malam ini ada acara penyambutan keluarga kerajaan baru nona"


"Siapa itu"

__ADS_1


"Putri kedua permaisuri pangeran kedua putri dari dinasti Ming sedang mengandung nona"


"Oh haha baguslah berarti aku bisa mengendong cucu"


"Haha iya nona"


Malam harinya saat acara dimulai....


"Mari kita mulai acaranya" ucap sang kaisar.


Saat prta berjalan Cheon merasa sangat ngantuk dan lelah.


"Cheon pergilah istirahat"


"Tapi nona..."


"Sudah tidak apa-apa pergilah"


"Baik nona"


Cheon yu berjalan menuju kamarnya saat menuju kamarnya ia melihat kunang-kunang yang sangat indah dan cantik, ia mengikuti kunang-kunang itu hingga kepinggir sungai, disitu banyak kunang-kunang yang sangat indah.


"Sedang apa kau disini" ucap seseorang.


"Ah tuan Jun" jawab yu.


"Apa yang kau lihat"


"Itu tuan hamba melihat kunang-kunang tadi jadi hamba mengikutinya" ucap Cheon yu sambil menunjuk kunang-kunang yang sangat indah.


"Indah" guman Jun.


Yu menatap kunang-kunang itu dengan sangat kagum, diam-diam Yuan jun menatapnya.


"Cantik, ia sangat cantik" batin Jun.


*


*


*


*


*

__ADS_1


like komen dan jangan lupa klik ❤️ nya ya kakak.


salam dari author 😘


__ADS_2