Jatuh Cintanya Sang Pangeran.

Jatuh Cintanya Sang Pangeran.
#07


__ADS_3

Di rumah kediaman kang.


"Ibu ibu aku pulang" teriak min yun sambil berlari-lari.


"Hei pelan-plan saja" ucap ibu yun cemas.


"Ibu aku diterima kerja"


"Wah benarkah itu bagus"


"Tentu saja besok aku akan bekerja"


"Baguslah kalau begitu mari kita makann"


Di rumah kediaman keluarga Heo.


"Maaf tuan muda, ada yang ingin bertemu dengan anda"


"Siapa? Suruh dia masuk"


"Baik tuan"


Ruang tamu.


"Disana tuan muda"


"Ouh ya baiklah...."


"Hmm oh ternyata jin yun"


"Selamat pagi tuan muda"


"Haha jangan seperti itu aku kan, teman mu lupakan saja"


"Baik lah Heo soo jung.


"Ada apa"

__ADS_1


"Aku kesini hanya ingin melihat mu dan membawakan mu ini" ucap jin Yun seraya menyerahkan sebuah tempat yang berisi makanan.


"Wah terima kasih" kata Soo Jun.


"Sama-sama"


"Oh iya, jin Yan apa yang kau kerjakan sekarang" tanya Soo Jun.


"Aku sedang mengerjakan sejarah dinasti Yuan" jawab Yan.


"Benarkah apa yang kau dapatkan"


"Masih belum dalam tapi aku mendapatkan beberapa sebab runtuhnya dinasti Yuan"


"Mmm benarkah, salah satunya"


"Dari yang kupelajari, aku menemukan silsilah keturunan kerajaan, dan menurut sejarah dan silsilah itu. Putra mahkota sang kaisar Yuan yang terakhir tidak memiki keturunan yang bisa menjadi penerus dan itu membuat dinasti Yuan runtuh. Dan sebelum itu kematian pangeran ke enam juga membuat pertahanan kerajaan menjadi lemah, karena selama ini pangeran ke enam lah yang memperkuat pertahanan dinasti" jelas Yun panjang lebar.


"Mmm kenapa seperti itu, apa yang mbuat pangeran ke enam meninggal" tanya Soo Jun penasaran.


"Hmm sungguh tragis"


"Ya benar, tapi sebelum gadis yang ia cintai meninggal pangeran ke enam bersumpah, bahawa di kehidupan selanjutnya ia akan menemukan gadis itu dan akan hidup bersama "


"Siapa nama pangeran itu??" Tanya Soo Jun.


"Namanya pangeran Yuan Jun" jawab jin Yun,


Seketika dunia terasa berhenti saat jin Yun menyebutkan nama Yuan Jun, Heo Soo Jun merasa sangat terkejut dan janggal.


"Jin Yun apa kau sudah dapat semua informasi tentang Yuan Jun itu"


"Belum kami sedang mendalaminya"


"Bagaimana kalau kau memberitahu saat kalian menemukan informasi terbaru tentang dinasti Yuan dan Yuan Jun"


"Hmm baiklah"

__ADS_1


Malam harinya di kediaman keluarga Chu.


"Tidaaakkk jangan bawa dia, dia hidup ku. Aku mohon jangan bawa dia hiks hiks"


"Pangeran jangan bersedih hiduplah dengan bahagia, berjanji lah pada ku"


"Cheo Yun, aku berjanji di kehidupan berikutnya kita akan bersatu dan tak akan ada yang akan memudahkan kita. Itu janji ku"


"Aku akan menunggu mu, hamba mencintaimu pangeran"


"Buang dia ketengah hutan"


"Baik tuan"


"Tidak jangan bunuh aku"


"Tidaaakkk"


Hah, Ming yan membuka matanya. Seluruh tubuhnya basah karena keringat, ia menatap didnding kamar nya dengan tatapan kosong.


"Hah mimpi apa itu...."


"Ya Tuhan kenapa aku slalu bermimpi seperti itu" ucap Ming yan seraya memegang kepalanya.


*


*


*


*


*


like komen dan klik ❤️ nya ya kakak, jangan lupa vote ya.


salam dari author 😘

__ADS_1


__ADS_2